saat itu di islamic book fair solo aku kepincut untuk membeli sebuah buku yang berjudul "Prophetic leadership" yang menurutku bagus dan kududi beli. namun sebelum memutuskan memebeli buku karangan ulama' indonesia ataupun ulama' lainnya, aku selalu membolak-balik buku itu. sampai pada bab kepemimpinan wanita, seluruh perhatianku segera tertuju untuk membaca inti dari bab tersebut....
sungguh lihai penulis merangkai kata, dimulai dengan memberikan pandangan kesamaan hak pahala antara laki-laki dan perempuan, berlanjut pada kemampuan wanita moderen dalam segala bidang yang boleh dikata perempuan sanggup menyaingi bahkan menggantikan peran laki-laki dalam lini kehidupan, dan dengan menyebutkan beberapa pemimpin wanita yang sanggup memerintah sebuah negara, sebutlah bu megawati, gloria macapagal aroyo, dan banyak pemimpin wanita lainnya, penulis buku mencoba mengarahkan pembaca bahwa kenyataan sekarang ini memungkinkan wanita muncul menjadi pemimpin yng sah dan legal. disamping itu juga beliau memperkuat hujjah bahwa matan hadist yang melarang kepemimpinan wanita tidak sejalan dan bertentangan dengan tex al-qur'an yang membenarkan kepemimpinan wanita dalam kasus ini beliau menyitir surat an-naml yang menyebutkan cerita ratu balkis dan nabi sulaiman.
saat membaca pemaparan seperti itu, hati langsung bergejolak. antara membeli buku dan meninggalkannya. namun segera kuputuskan untuk meletakkan begitu saja. ga jadi beli.
dengan meletakkan buku bukan berarti aku sudah tenang, justru aku dibuat semakin pusing untuk memilah mana yang banar dan mana yang harus dihindari...
setelah selesai sholat shubuh... akhirnya Allah membantuku untuk menemukan jawaban setelah semalaman aku menahan demam karena badan udah ngedrop habis perjalanan solo-magelang-semarang dengan pikiran melayang entah kemana cari jawabannya
to be continued
Posting Komentar