<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291</id><updated>2011-07-08T05:50:08.304-07:00</updated><title type='text'>PesMa_IC</title><subtitle type='html'>Sejenak bersama dalam Da'wah Ilahiyah</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>34</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-4589271215113486766</id><published>2009-10-15T20:32:00.002-07:00</published><updated>2009-10-15T20:45:12.185-07:00</updated><title type='text'>Tafsir Qur'an Surat An-Nur (1/2)</title><content type='html'>Allah (pemberi) cahaya (kepada )langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang didalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tidak tumbuh di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat (nya) yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya diatas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor Ali Ash Shabuni, mufassir terkemuka masa kini memberikan penjelasan mengenai arti ayat diatas dalam kitab tafsir Shofwatut Attafaasir halaman 240, sebagai berikut ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah cahaya bagi langit dan bumi, yaitu Allah sebagai munawwir ( yang menerangi ) langit dan bumi. Allah menerangi langit dengan bintang-bintang yang terang dan menerangi manusia di bumi dengan syariat dan hukum-hukum. Oleh sebab itu di turunkanlah utusan-utusan (rasul-rasul) yang mulia. Arti Cahaya ( Nur) disini adalah ciptaan Allah berupa bintang-bintang atau matahari, sedangkan Cahaya (Nur) bagi penduduk bumi berupa hukum-hukum atau syariat. Dan diturunkan rasul-rasul sebagai Nur yang memberikan pencerahan dari alam kegelapan menuju alam yang terang benderang …minadhz dhzulumati ilan nuur (Al Baqarah ayat 257 ). Pada tafsir ini disimpulkan bahwa cahaya itu ciptaan Allah bukan Allah itu sendiri. Jika demikian arti cahaya sebagai diluar Tuhan (ciptaan) maka kita telah syirik apabila menghadap kepada ciptaanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita lanjutkan dengan pendapat yang lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah berkata Ath Thabari : Allah sebagai Pemberi petunjuk ( Al Hadi ) bagi penduduk langit dan bumi dengan cahayanya menuju kebenaran ( Al Haq ) dan memberikan tuntunan ( isymat ) untuk keluar dari perbuatan yang tercela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah yang menuntun penduduk langit dan bumi dengan berbagai macam cara, berupa ilham, isymat ( tuntunan secara langsung ), sehingga orang keluar dari perbuatan yang tercela menjadi kebaikan. Hal ini terjadi kepada Nabi Yusuf Alaihissalam : Sungguh wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu ) dengan Yusuf dan Yusuf pun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu, andai kata tidak melihat tanda (Burhan/ cahaya/ pencerahan) dari Tuhannya. Demikianlah agar Kami memalingkan daripadanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang berserah diri (Yusuf :24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah memberikan pencerahan (burhan) kepada nabi Yusuf berupa bimbingan dan tuntunan (‘Isymat) agar selamat dari perbuatan yang tercela. Dengan demikian nabi Yusuf telah mendapakan Nur Allah, artinya Yusuf telah mendapatkan ilham dari Allah .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pendapat Syekh Al Qurthuby : Kata Cahaya ( An Nur) bagi orang-orang Arab, sering digunakan sebagai majaz ( perumpamaan ) untuk memberikan makna kepada sesuatu kata yang sulit di ungkapkan, sehingga mereka cukup berkata itu "Nur".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata majaz ini sebenarnya tidak perlu kita fahami sebagai arti yang sebenarnya , sebab kita akan menjadi bingung sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti ungkapan seorang penyair : Engkau bagiku adalah Nur, artinya sebagai penolong dan penuntun.. ada juga orang yang berkata : Si fulan itu cahaya (Nur) bagi Negerinya , sebagai matahari dan bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi orang-orang Arab lumrah saja mengatakan bahwa Allah adalah Nur bagi alam semesta. Disebut demikian karena adanya alam ini berasal dari Allah, bergantung kepadanya, dan yang mengatur segala urusannya dengan ketetapan kudrat-Nya. Maka Allah disebut Nur alam semesta. Kita tidak perlu mengkotak-katik kata majaz ini sebab kita akan tersesat sendiri, seperti pada kalimat "saya mau pergi ke rumah sakit". Kalau kita tidak mengerti kata majaz, kita akan menjadi gila karena tidak akan menemukan rumah yang menderita sakit. Atau ada kalimat "nyiur melambai-lambai", kita cukup mengerti apa yang dimaksudkan tanpa harus mengatakan nyiur kok melambai-lambai, memangnya punya tangan ??. Pada masa Nabi hal itu tidak pernah ditanyakan artinya, karena para sahabat sudah faham maksudnya dan kalimat (majaz /perumpamaan) itu sudah terbiasa di gunakan untuk menjelaskan sesuatu yang sulit dimaknai dengan baik. Seperti pada kalimat "Allah menciptakan langit dan bumi dengan kedua tangannya.", kita tidak perlu membayangkan tangan Allah segede apa ya ..??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Ibnu Athaillah : beliau menafsirkan Nur yaitu " keadaan segala sesuatu pada dasarnya adalah kegelapan ( ketiadaan ), kemudian Allah menerangi dengan Nur-Nya sehingga menjadi tampak / terwujud atau menjadi ada. Kalaulah tidak ada wujud Allah maka tidak akan ada wujud segala sesuatu ini. Sebagaimana hadist Rasulullah Saw : Allahumma lakal hamdu anta nurussamawaati wal ardh waman fihinna ~ Ya Allah, Engkau adalah cahaya bagi langit dan bumi beserta isinya )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya segala sesuatu itu tidak ada, yang ada hanyalah Allah. kemudian semua menjadi ada, disebabkan adanya Allah. maka Allah disebut Cahaya ( Nur ), karena yang memulakan ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Ibnu mas’uud : laisa ‘inda rabbikum lailun wa nahaarun. yang dimaksudkan adalah wujud Allah yang tidak terpengaruh oleh waktu malam ataupun siang, sebab Dzat Allah tidak terikat oleh segala sesuatu, akan tetapi segala sesuatu terikat atau bersandar kepada Dzatullah. Secara tegas beliau mengartikan nurussamawati wal ardh itu adalah Dzatullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Ibnu Qayyim : Allah swt menamakan dirinya Nur. Dan Allah juga menamakan kitabnya Nur, rasul-rasul-Nya sebagai Nur, menghijabi dirinya dan makhluknya dengan Nur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian telah sepakat para mufassir untuk mengartikan Allah Nurussamawati wal Ardh sebagai Al hadi; yang memberikan hidayah, yang menciptakan langit dan bumi beserta isinya. Dalam hal ini tidak ada pertentangan antara Ibnu Mas’ud, Ibnu Qayyim dan yang lainnya. Mereka sepakat bahwa Nur adalah Allah sendiri bukan cahaya-Nya. Sebab kalau cahaya dengan arti yang sebenarnya maka kita telah menyembah bukan Dzat-Nya tetapi ciptaan-Nya sehingga kita termasuk orang yang berbuat syirik. Sama halnya apabila kita menyembah matahari, karena matahari juga disebut Nur, kitab-kitab disebut Nur, ilmu juga disebut nur, hidayah berarti nur, si fulan juga nur bagi negaranya, Muhammad juga nur dst. Akan tetapi yang dibahas pada ayat diatas adalah Allah sebagai Nur, nurun ‘ala nurin. Dia cahaya diatas cahaya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk lebih jelasnya kita lanjutkan bagaimanakah kenyataan Nur yang dimaksudkan oleh tafsir berikutnya : ( matsalu nuurihi ) perumpamaan cahaya Allah dalam hati orang-orang mukmin bagaikan sebuah misykat ( kamisykatin fiha misbahun / cerukan pada dinding yang didalamnya terdapat pelita, yaitu cahaya yang terhimpun di dalam misykat yang mengakibatkan cahaya itu bersinar amat terang sekali .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kitab Tasyhil dijelaskan : Bahwa makna sifat Nur Allah sulit digambarkan oleh pikiran manusia, maka dibuatlah perumpamaan seperti sifatnya misykat yang didalamnya ada pelita yang terang benderang karena sinarnya terhimpun disitu. Misykat itu ibarat hati orang mukmin, sedangkan hidayah itu adalah Nur Allah yang menuntun hati orang mukmin menuju jalan yang haq. Dengan Nur itulah Allah akan membimbing menjadi ‘khusyu’, bertakwa, bergetar hatinya dikala disebut nama Allah, dan menenangkan hati, serta melapangkannya. Nur Allah itu bukan berwarna kuning, biru, atau yang putih berkilauan, sebab itu masih berupa apa yang bisa kita bayangkan. Sedangkan Nur Allah bukan berupa huruf, bukan suara, bukan wujud materi. Seperti disebutkan didalam kitab Masyariq, bahwa Nur, ilham, wahyu, ialah sesuatu yang diberitahukan dalam keadaan tersembunyi dan cepat. Dikehendaki dengan cepat ialah dituangkan sesuatu pengetahuan-pengetahuan kedalam jiwa sekaligus dengan tidak lebih dahulu timbul pikiran dan muqaddimat-muqaddimatnya. Itulah yang dimaksudkan Allah memberikan tuntunan dengan Nur-Nya. Nur di sini berarti ilham atau wahyu , intuisi, naluri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Almishbahu fii zujaajah), pelita itu terbuat dari kaca yang bening, seakan-akan bintang-bintang seperti mutiara, yang minyaknya berasal dari pohon zaitun yang di berkati. Dan mengandung manfaat yang sangat banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laasyarqiyya wa la gharbiyyah ~ tidak tumbuh ditimur dan tidak juga di barat. Ayat ini menggambarkan bahwa Nur itu tidak bisa digambarkan sehingga tidak bisa dikatakan berada dimana dan bagaimana. Tidak barat juga tidak timur berarti tidak ada batas ruang waktu, tidak ada tempat. Diibaratkan berada di ruang yang tidak ada apa-apa, misalnya berada di padang pasir yang luas, tidak ada gunung, tidak ada pohon, tidak ada goa, atau seperti kalau kita berada diruang angkasa, kita berada di luar pengaruh siang dan malam, tidak dibatasi oleh bumi dan planet lainnya maka kita akan berada di wilayah yang tidak ada barat, timur, atas, bawah, utara, selatan, tidak ada kemarin tidak ada akan datang , tidak ada hari senin, selasa , bulan, januari, februari dll, yang ada kekinian atau keabadian .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;……….bersambung ke 2/2 Tafsir surat An-Nur&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-4589271215113486766?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://groups.yahoo.com/group/dzikrullah/message/300' title='Tafsir Qur&apos;an Surat An-Nur (1/2)'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/4589271215113486766/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/10/tafsir-quran-surat-nur-12_15.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/4589271215113486766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/4589271215113486766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/10/tafsir-quran-surat-nur-12_15.html' title='Tafsir Qur&apos;an Surat An-Nur (1/2)'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-8105513316942875102</id><published>2009-10-15T20:32:00.000-07:00</published><updated>2009-10-15T20:37:09.851-07:00</updated><title type='text'>Tafsir Qur'an Surat An-Nur (1/2)</title><content type='html'>Allah (pemberi) cahaya (kepada )langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang didalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tidak tumbuh di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat (nya) yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya diatas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor Ali Ash Shabuni, mufassir terkemuka masa kini memberikan penjelasan mengenai arti ayat diatas dalam kitab tafsir Shofwatut Attafaasir halaman 240, sebagai berikut ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah cahaya bagi langit dan bumi, yaitu Allah sebagai munawwir ( yang menerangi ) langit dan bumi. Allah menerangi langit dengan bintang-bintang yang terang dan menerangi manusia di bumi dengan syariat dan hukum-hukum. Oleh sebab itu di turunkanlah utusan-utusan (rasul-rasul) yang mulia. Arti Cahaya ( Nur) disini adalah ciptaan Allah berupa bintang-bintang atau matahari, sedangkan Cahaya (Nur) bagi penduduk bumi berupa hukum-hukum atau syariat. Dan diturunkan rasul-rasul sebagai Nur yang memberikan pencerahan dari alam kegelapan menuju alam yang terang benderang …minadhz dhzulumati ilan nuur (Al Baqarah ayat 257 ). Pada tafsir ini disimpulkan bahwa cahaya itu ciptaan Allah bukan Allah itu sendiri. Jika demikian arti cahaya sebagai diluar Tuhan (ciptaan) maka kita telah syirik apabila menghadap kepada ciptaanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita lanjutkan dengan pendapat yang lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah berkata Ath Thabari : Allah sebagai Pemberi petunjuk ( Al Hadi ) bagi penduduk langit dan bumi dengan cahayanya menuju kebenaran ( Al Haq ) dan memberikan tuntunan ( isymat ) untuk keluar dari perbuatan yang tercela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah yang menuntun penduduk langit dan bumi dengan berbagai macam cara, berupa ilham, isymat ( tuntunan secara langsung ), sehingga orang keluar dari perbuatan yang tercela menjadi kebaikan. Hal ini terjadi kepada Nabi Yusuf Alaihissalam : Sungguh wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu ) dengan Yusuf dan Yusuf pun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu, andai kata tidak melihat tanda (Burhan/ cahaya/ pencerahan) dari Tuhannya. Demikianlah agar Kami memalingkan daripadanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang berserah diri (Yusuf :24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah memberikan pencerahan (burhan) kepada nabi Yusuf berupa bimbingan dan tuntunan (‘Isymat) agar selamat dari perbuatan yang tercela. Dengan demikian nabi Yusuf telah mendapakan Nur Allah, artinya Yusuf telah mendapatkan ilham dari Allah .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pendapat Syekh Al Qurthuby : Kata Cahaya ( An Nur) bagi orang-orang Arab, sering digunakan sebagai majaz ( perumpamaan ) untuk memberikan makna kepada sesuatu kata yang sulit di ungkapkan, sehingga mereka cukup berkata itu "Nur".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata majaz ini sebenarnya tidak perlu kita fahami sebagai arti yang sebenarnya , sebab kita akan menjadi bingung sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti ungkapan seorang penyair : Engkau bagiku adalah Nur, artinya sebagai penolong dan penuntun.. ada juga orang yang berkata : Si fulan itu cahaya (Nur) bagi Negerinya , sebagai matahari dan bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi orang-orang Arab lumrah saja mengatakan bahwa Allah adalah Nur bagi alam semesta. Disebut demikian karena adanya alam ini berasal dari Allah, bergantung kepadanya, dan yang mengatur segala urusannya dengan ketetapan kudrat-Nya. Maka Allah disebut Nur alam semesta. Kita tidak perlu mengkotak-katik kata majaz ini sebab kita akan tersesat sendiri, seperti pada kalimat "saya mau pergi ke rumah sakit". Kalau kita tidak mengerti kata majaz, kita akan menjadi gila karena tidak akan menemukan rumah yang menderita sakit. Atau ada kalimat "nyiur melambai-lambai", kita cukup mengerti apa yang dimaksudkan tanpa harus mengatakan nyiur kok melambai-lambai, memangnya punya tangan ??. Pada masa Nabi hal itu tidak pernah ditanyakan artinya, karena para sahabat sudah faham maksudnya dan kalimat (majaz /perumpamaan) itu sudah terbiasa di gunakan untuk menjelaskan sesuatu yang sulit dimaknai dengan baik. Seperti pada kalimat "Allah menciptakan langit dan bumi dengan kedua tangannya.", kita tidak perlu membayangkan tangan Allah segede apa ya ..??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Ibnu Athaillah : beliau menafsirkan Nur yaitu " keadaan segala sesuatu pada dasarnya adalah kegelapan ( ketiadaan ), kemudian Allah menerangi dengan Nur-Nya sehingga menjadi tampak / terwujud atau menjadi ada. Kalaulah tidak ada wujud Allah maka tidak akan ada wujud segala sesuatu ini. Sebagaimana hadist Rasulullah Saw : Allahumma lakal hamdu anta nurussamawaati wal ardh waman fihinna ~ Ya Allah, Engkau adalah cahaya bagi langit dan bumi beserta isinya )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya segala sesuatu itu tidak ada, yang ada hanyalah Allah. kemudian semua menjadi ada, disebabkan adanya Allah. maka Allah disebut Cahaya ( Nur ), karena yang memulakan ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Ibnu mas’uud : laisa ‘inda rabbikum lailun wa nahaarun. yang dimaksudkan adalah wujud Allah yang tidak terpengaruh oleh waktu malam ataupun siang, sebab Dzat Allah tidak terikat oleh segala sesuatu, akan tetapi segala sesuatu terikat atau bersandar kepada Dzatullah. Secara tegas beliau mengartikan nurussamawati wal ardh itu adalah Dzatullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Ibnu Qayyim : Allah swt menamakan dirinya Nur. Dan Allah juga menamakan kitabnya Nur, rasul-rasul-Nya sebagai Nur, menghijabi dirinya dan makhluknya dengan Nur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian telah sepakat para mufassir untuk mengartikan Allah Nurussamawati wal Ardh sebagai Al hadi; yang memberikan hidayah, yang menciptakan langit dan bumi beserta isinya. Dalam hal ini tidak ada pertentangan antara Ibnu Mas’ud, Ibnu Qayyim dan yang lainnya. Mereka sepakat bahwa Nur adalah Allah sendiri bukan cahaya-Nya. Sebab kalau cahaya dengan arti yang sebenarnya maka kita telah menyembah bukan Dzat-Nya tetapi ciptaan-Nya sehingga kita termasuk orang yang berbuat syirik. Sama halnya apabila kita menyembah matahari, karena matahari juga disebut Nur, kitab-kitab disebut Nur, ilmu juga disebut nur, hidayah berarti nur, si fulan juga nur bagi negaranya, Muhammad juga nur dst. Akan tetapi yang dibahas pada ayat diatas adalah Allah sebagai Nur, nurun ‘ala nurin. Dia cahaya diatas cahaya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk lebih jelasnya kita lanjutkan bagaimanakah kenyataan Nur yang dimaksudkan oleh tafsir berikutnya : ( matsalu nuurihi ) perumpamaan cahaya Allah dalam hati orang-orang mukmin bagaikan sebuah misykat ( kamisykatin fiha misbahun / cerukan pada dinding yang didalamnya terdapat pelita, yaitu cahaya yang terhimpun di dalam misykat yang mengakibatkan cahaya itu bersinar amat terang sekali .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kitab Tasyhil dijelaskan : Bahwa makna sifat Nur Allah sulit digambarkan oleh pikiran manusia, maka dibuatlah perumpamaan seperti sifatnya misykat yang didalamnya ada pelita yang terang benderang karena sinarnya terhimpun disitu. Misykat itu ibarat hati orang mukmin, sedangkan hidayah itu adalah Nur Allah yang menuntun hati orang mukmin menuju jalan yang haq. Dengan Nur itulah Allah akan membimbing menjadi ‘khusyu’, bertakwa, bergetar hatinya dikala disebut nama Allah, dan menenangkan hati, serta melapangkannya. Nur Allah itu bukan berwarna kuning, biru, atau yang putih berkilauan, sebab itu masih berupa apa yang bisa kita bayangkan. Sedangkan Nur Allah bukan berupa huruf, bukan suara, bukan wujud materi. Seperti disebutkan didalam kitab Masyariq, bahwa Nur, ilham, wahyu, ialah sesuatu yang diberitahukan dalam keadaan tersembunyi dan cepat. Dikehendaki dengan cepat ialah dituangkan sesuatu pengetahuan-pengetahuan kedalam jiwa sekaligus dengan tidak lebih dahulu timbul pikiran dan muqaddimat-muqaddimatnya. Itulah yang dimaksudkan Allah memberikan tuntunan dengan Nur-Nya. Nur di sini berarti ilham atau wahyu , intuisi, naluri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Almishbahu fii zujaajah), pelita itu terbuat dari kaca yang bening, seakan-akan bintang-bintang seperti mutiara, yang minyaknya berasal dari pohon zaitun yang di berkati. Dan mengandung manfaat yang sangat banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laasyarqiyya wa la gharbiyyah ~ tidak tumbuh ditimur dan tidak juga di barat. Ayat ini menggambarkan bahwa Nur itu tidak bisa digambarkan sehingga tidak bisa dikatakan berada dimana dan bagaimana. Tidak barat juga tidak timur berarti tidak ada batas ruang waktu, tidak ada tempat. Diibaratkan berada di ruang yang tidak ada apa-apa, misalnya berada di padang pasir yang luas, tidak ada gunung, tidak ada pohon, tidak ada goa, atau seperti kalau kita berada diruang angkasa, kita berada di luar pengaruh siang dan malam, tidak dibatasi oleh bumi dan planet lainnya maka kita akan berada di wilayah yang tidak ada barat, timur, atas, bawah, utara, selatan, tidak ada kemarin tidak ada akan datang , tidak ada hari senin, selasa , bulan, januari, februari dll, yang ada kekinian atau keabadian .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;……….bersambung ke 2/2 Tafsir surat An-Nur&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-8105513316942875102?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://groups.yahoo.com/group/dzikrullah/message/300' title='Tafsir Qur&apos;an Surat An-Nur (1/2)'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/8105513316942875102/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/10/tafsir-quran-surat-nur-12.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/8105513316942875102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/8105513316942875102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/10/tafsir-quran-surat-nur-12.html' title='Tafsir Qur&apos;an Surat An-Nur (1/2)'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-8721493317734846856</id><published>2009-07-04T05:54:00.000-07:00</published><updated>2009-07-04T05:57:32.234-07:00</updated><title type='text'>Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi, Pahlawan Islam dari Seratus Medan Pertempuran</title><content type='html'>Hingga akhirnya Shalahuddin memancung raja besar tersebut sambil berkata, “Aku adalah duta Rasulullah SAW untuk menolong umatnya.” Kepala Bernas dikirim ke setiap tenda tawanan musuh dan dikatakan pada mereka, “Ini sebab karena dulu ia melecehkan Rasulullah SAW.” Sebelumnya, saat mencegat dan menganiaya rombongan haji, Bernas pernah berkata, “Suruh Nabi kalian datang ke sini agar menolong kalian!”....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sultan Salahuddin Al-Ayyubi, namanya telah terpateri di hati sanubari pejuang Muslim yang memiliki jiwa patriotik dan heroik, telah terlanjur terpahat dalam sejarah perjuangan umat Islam karena telah mampu menyapu bersih, menghancurleburkan tentara salib yang merupakan gabungan pilihan dari seluruh benua Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon guna membangkitkan kembali ruh jihad atau semangat di kalangan Islam yang saat itu telah tidur nyenyak dan telah lupa akan tongkat estafet yang telah diwariskan oleh Nabi Muhammad saw., maka Salahuddinlah yang mencetuskan ide dirayakannya kelahiran Nabi Muhammad saw. Melalui media peringatan itu dibeberkanlah sikap ksatria dan kepahlawanan pantang menyerah yang ditunjukkan melalui "Siratun Nabawiyah". Hingga kini peringatan itu menjadi tradisi dan membudaya di kalangan umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarang sekali dunia menyaksikan sikap patriotik dan heroik bergabung menyatu dengan sifat perikemanusian seperti yang terdapat dalam diri pejuang besar itu. Rasa tanggung jawab terhadap agama (Islam) telah ia baktikan dan buktikan dalam menghadapi serbuan tentara ke tanah suci Palestina selama dua puluh tahun, dan akhirnya dengan kegigihan, keampuhan dan kemampuannya dapat memukul mundur tentara Eropa di bawah pimpinan Richard Lionheart dari Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendaklah diingat, bahwa Perang Salib adalah peperangan yang paling panjang dan dahsyat penuh kekejaman dan kebuasan dalam sejarah umat manusia, memakan korban ratusan ribu jiwa, di mana topan kefanatikan membabi buta dari Kristen Eropa menyerbu secara menggebu-gebu ke daerah Asia Barat yang Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang penulis Barat berkata, "Perang Salib merupakan salah satu bagian sejarah yang paling gila dalam riwayat kemanusiaan. Umat Nasrani menyerbu kaum Muslimin dalam ekspedisi bergelombang selama hampir tiga ratus tahun sehingga akhirnya berkat kegigihan umat Islam mereka mengalami kegagalan, berakibat kelelahan dan keputusasaan. Seluruh Eropa sering kehabisan manusia, daya dan dana serta mengalami kebangkrutan sosial, bila bukan kehancuran total. Berjuta-juta manusia yang tewas dalam medan perang, sedangkan bahaya kelaparan, penyakit dan segala bentuk malapetaka yang dapat dibayangkan berkecamuk sebagai noda yang melekat pada muka tentara Salib. Dunia Nasrani Barat saat itu memang dirangsang ke arah rasa fanatik agama yang membabi buta oleh Peter The Hermit dan para pengikutnya guna membebaskan tanah suci Palestina dari tangan kaum Muslimin".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setiap cara dan jalan ditempuh", kata Hallam guna membangkitkan kefanatikan itu. Selagi seorang tentara Salib masih menyandang lambang Salib, mereka berada di bawah lindungan gereja serta dibebaskan dari segala macam pajak dan juga untuk berbuat dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter The Hermit sendiri memimpin gelombang serbuan yang kedua terdiri dari empat puluh ribu orang. Setelah mereka sampai ke kota Malleville mereka menebus kekalahan gelombang serbuan pertama dengan menghancurkan kota itu, membunuh tujuh ribu orang penduduknya yang tak bersalah, dan melampiaskan nafsu angkaranya dengan segala macam kekejaman yang tak terkendali. Gerombolan manusia fanatik yang menamakan dirinya tentara Salib itu mengubah tanah Hongaria dan Bulgaria menjadi daerah-daerah yang tandus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bilamana mereka telah sampai ke Asia Kecil, mereka melakukan kejahatan-kejahatan dan kebuasan-kebuasan yang membuat alam semesta menggeletar" demikian tulis pengarang Perancis Michaud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelombang serbuan tentara Salib ketiga yang dipimpin oeh seorang Rahib Jerman, menurut pengarang Gibbon terdiri dari sampah masyarakat Eropa yang paling rendah dan paling dungu. Bercampur dengan kefanatikan dan kedunguan mereka itu izin diberikan guna melakukan perampokan, perzinaan dan bermabuk-mabukan. Mereka melupakan Konstantin dan Darussalam dalam kemeriahan pesta cara gila-gilaan dan perampokan, pengrusakan dan pembunuhan yang merupakan peninggalan jelek dari mereka atas setiap daerah yang mereka lalui" kata Marbaid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelombang serbuan tentara Salib keempat yang diambil dari Eropa Barat, menurut keterangan penulis Mill "terdiri dari gerombolan yang nekat dan ganas. Massa yang membabi buta itu menyerbu dengan segala keganasannya menjalankan pekerjaan rutinnya merampok dan membunuh. Tetapi akhirnya mereka dapat dihancurkan oleh tentara Hongaria yang naik pitam dan telah mengenal kegila-gilaan tentara Salib sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentara Salib telah mendapat sukses sementara dengan menguasai sebagian besar daerah Syria dan Palestina termasuk kota suci Yerusalem. Tetapi Kemenangan-kemenangan mereka ini telah disusul dengan keganasan dan pembunuhan terhadap kaum Muslimin yang tak bersalah yang melebihi kekejaman Jengis Khan dan Hulagu Khan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;John Stuart Mill ahli sejarah Inggris kenamaan, mengakui pembunuhan-pembunuhan massal penduduk Muslim ini pada waktu jatuhnya kota Antioch. Mill menulis: "Keluruhan usia lanjut, ketidakberdayaan anak-anak dan kelemahan kaum wanita tidak dihiraukan sama sekali oleh tentara Latin yang fanatik itu. Rumah kediaman tidak diakui sebagai tempat berlindung dan pandangan sebuah masjid merupakan pembangkit nafsu angkara untuk melakukan kekejaman. Tentara Salib menghancurleburkan kota-kota Syria, membunuh penduduknya dengan tangan dingin, dan membakar habis perbendaharaan kesenian dan ilmu pengetahuan yang sangat berharga, termasuk "Kutub Khanah" (Perpustakaan) Tripolis yang termasyhur itu. "Jalan raya penuh aliran darah, sehingga keganasan itu kehabisan tenaga," kata Stuart Mill. Mereka yang cantik rupawan disisihkan untuk pasaran budak belian di Antioch. Tetapi yang tua dan yang lemah dikorbankan di atas panggung pembunuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat pertengahan abad ke-12 Masehi ketika tentara Salib mencapai puncak kemenangannya dan Kaisar Jerman, Perancis serta Richard Lionheart Raja Inggris telah turun ke medan pertempuran untuk turut merebut tanah suci Baitul Maqdis, gabungan tentara Salib ini disambut oleh Sultan Shalahuddin al Ayyubi (biasa disebut Saladin), seorang Panglima Besar Muslim yang menghalau kembali gelombang serbuan umat Nasrani yang datang untuk maksud menguasai tanah suci. Dia tidak saja sanggup untuk menghalau serbuan tentara Salib itu, akan tetapi yang dihadapi mereka sekarang ialah seorang yang berkemauan baja serta keberanian yang luar biasa yang sanggup menerima tantangan dari Nasrani Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah Shalahuddin? Bagaimana latar belakang kehidupannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalahuddin dilahirkan pada tahun 1137 Masehi. Pendidikan pertama diterimanya dari ayahnya sendiri yang namanya cukup tersohor, yakni Najamuddin al-Ayyubi. Di samping itu pamannya yang terkenal gagah berani juga memberi andil yang tidak kecil dalam membentuk kepribadian Shalahuddin, yakni Asaduddin Sherkoh. Kedua-duanya adalah pembantu dekat Raja Syria Nuruddin Mahmud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asaduddin Sherkoh, seorang jenderal yang gagah berani, adalah komandan Angkatan Perang Syria yang telah memukul mundur tentara Salib baik di Syria maupun di Mesir. Sherkoh memasuki Mesir dalam bulan Februari 1167 Masehi untuk menghadapi perlawanan Shawer seorang menteri khalifah Fathimiyah yang menggabungkan diri dengan tentara Perancis. Serbuan Sherkoh yang gagah berani itu serta kemenangan akhir yang direbutnya dari Babain atas gabungan tentara Perancis dan Mesir itu menurut Michaud memperlihatkan kehebatan strategi tentara yang bernilai tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Aziz Al Athir menulis tentang serbuan panglima Sherkoh ini sebagai berikut: "Belum pernah sejarah mencatat suatu peristiwa yang lebih dahsyat dari penghancuran tentara gabungan Mesir dan Perancis dari pantai Mesir, oleh hanya seribu pasukan berkuda".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 8 Januari 1169 M Sherkoh sampai di Kairo dan diangkat oleh Khalifah Fathimiyah sebagai Menteri dan Panglima Angkatan Perang Mesir. Tetapi sayang, Sherkoh tidak ditakdirkan untuk lama menikmati hasil perjuangannya. Dua bulan setelah pengangkatannya itu, dia berpulang ke rahmatullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepeninggal Sherkoh, keponakannya Shalahuddin al-Ayyubi diangkat jadi Perdana Menteri Mesir. Tak seberapa lama ia telah disenangi oleh rakyat Mesir karena sifat-sifatnya yang pemurah dan adil bijaksana itu. Pada saat khalifah berpulang ke rahmatullah, Shalahuddin telah menjadi penguasa yang sesungguhnya di Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Syria, Nuruddin Mahmud yang termasyhur itu meninggal dunia pada tahun 1174 Masehi dan digantikan oleh putranya yang berumur 11 tahun bernama Malikus Saleh. Sultan muda ini diperalat oleh pejabat tinggi yang mengelilinginya terutama (khususnya) Gumushtagin. Shalahuddin mengirimkan utusan kepada Malikus Saleh dengan menawarkan jasa baktinya dan ketaatannya. Shalahuddin bahkan melanjutkan untuk menyebutkan nama raja itu dalam khotbah-khotbah Jumatnya dan mata uangnya. Tetapi segala macam bentuk perhatian ini tidak mendapat tanggapan dari raja muda itu berserta segenap pejabat di sekelilingnya yang penuh ambisi itu. Suasana yang meliputi kerajaan ini sekali lagi memberi angin kepada tentara Salib, yang selama ini dapat ditahan oleh Nuruddin Mahmud dan panglimanya yang gagah berani, Jenderal Sherkoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas nasihat Gumushtagin, Malikus Saleh mengundurkan diri ke kota Aleppo, dengan meninggalkan Damaskus diserbu oleh tentara Perancis. Tentara Salib dengan segera menduduki ibukota kerajaan itu, dan hanya bersedia untuk menghancurkan kota itu setelah menerima uang tebusan yang sangat besar. Peristiwa itu menimbulkan amarah Shalahuddin al-Ayyubi yang segera ke Damaskus dengan suatu pasukan yang kecil dan merebut kembali kota itu. Sultan Shalahuddin memanjatkan syukur yang dalam atas kegemilangan tersebut. Ia merebut salib yang mereka klaim sebagai salib Nabi Isa. Salib besar itu berhias emas, mutiara, dan permata. Dia bangun tenda besar dan dipasang di dalamnya singgasana raja berhias bunga-bunga di kedua sisinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalahuddin mendudukkan para raja terbesar Salibis disamping kanan kirinya sesuai nomor urut mereka. Ia memberikan air es sebagai minum raja-raja tersebut. Namun saat raja Perancis Bernas merebut air itu dan hendak meminumnya, Shalahuddin naik darah dan berteriak lantang, “Aku tidak memberi minum kepadanya!! Karena aku tidak punya perjanjian dengannya!!” Karena kelaliman Bernas selama ini, Shalahuddin tidak memberi grasi kepadanya. Ditawarkannya untuk masuk Islam agar terhindar dari hukuman, namun Bernas menolaknya. Hingga akhirnya Shalahuddin memancung raja besar tersebut sambil berkata, “Aku adalah duta Rasulullah SAW untuk menolong umatnya.” Kepala Bernas dikirim ke setiap tenda tawanan musuh dan dikatakan pada mereka, “Ini sebab karena dulu ia melecehkan Rasulullah SAW.” Sebelumnya, saat mencegat dan menganiaya rombongan haji, Bernas pernah berkata, “Suruh Nabi kalian datang ke sini agar menolong kalian!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ia berhasil menduduki Damaskus dia tidak terus memasuki istana rajanya Nuruddin Mahmud, melainkan bertempat di rumah orang tuanya. Umat Islam sebaliknya sangat kecewa akan tingkah laku Malikus Saleh dan mengajukan tuntutan kepada Shalahuddin untuk memerintah daerah mereka. Tetapi Shalahuddin hanya mau memerintah atas nama raja muda Malikus Saleh. Ketika Malikus Saleh meninggal dunia pada tahun 1182 Masehi, kekuasaan Shalahuddin telah diakui oleh semua raja-raja di Asia Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diadakanlah gencatan senjata antara Sultan Shalahuddin dan tentara Perancis di Palestina, tetapi menurut ahli sejarah Perancis Michaud: "Kaum Muslimin memegang teguh perjanjiannya, sedangkan golongan Nasrani memberi isyarat untuk memulai lagi peperangan." Berlawanan dengan syarat-syarat gencatan senjata, penguasa Nasrani Renanud atau Reginald dari Castillon menyerang suatu kafilah Muslim yang lewat di dekat istananya, membunuh sejumlah anggotanya dan merampas harta bendanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantaran peristiwa itu Sultan sekarang bebas untuk bertindak. Dengan siasat perang yang tangkas Sultan Shalahuddin mengurung pasukan musuh yang kuat itu di dekat bukit Hittin pada tahun 1187 M serta menghancurkannya dengan kerugian yang amat besar. Sultan tidak memberikan kesempatan lagi kepada tentara Nasrani untuk menyusun kekuatan kembali dan melanjutkan serangannya setelah kemenangan di bukit Hittin. Dalam waktu yang sangat singkat dia telah dapat merebut kembali sejumlah kota yang diduduki kaum Nasrani, termasuk kota-kota Naplus, Jericho, Ramlah, Caosorea, Arsuf, Jaffa dan Beirut. Demikian juga Ascalon telah dapat diduduki Shalahuddin sehabis pertempuran yang singkat yang diselesaikan dengan syarat-syarat yang sangat ringan oleh Sultan yang berhati mulia itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang Shalahuddin menghadapkan perhatian sepenuhnya terhadap kota Jerusalem yang diduduki tentara Salib dengan kekuatan melebihi enam puluh ribu prajurit. Ternyata tentara salib ini tidak sanggup menahan serbuan pasukan Sultan dan menyerah pada tahun 1193. Sikap penuh perikemanusiaan Sultan Shalahuddin dalam memperlakukan tentara Nasrani itu merupakan suatu gambaran yang berbeda seperti langit dan bumi, dengan perlakuan dan pembunuhan secara besar-besaran yang dialami kaum Muslimin ketika dikalahkan oleh tentara Salib sekitar satu abad sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut penuturan ahli sejarah Michaud, pada waktu Jerusalem direbut oleh tentara Salib pada tahun 1099 Masehi, kaum Muslimin dibunuh secara besar-besaran di jalan-jalan raya dan di rumah-rumah kediaman. Jerusalem tidak memiliki tempat berlindung bagi umat Islam yang menderita kekalahan itu. Ada yang melarikan diri dari cengkeraman musuh dengan menjatuhkan diri dari tembok-tembok yang tinggi, ada yang lari masuk istana, menara-menara, dan tak kurang pula yang masuk masjid. Tetapi mereka tidak terlepas dari kejaran tentara Salib. Tentara Salib yang menduduki masjid Umar di mana kaum Muslimin dapat bertahan untuk waktu yang singkat, mengulangl lagi tindakan-tindakan yang penuh kekejaman. Pasukan infanteri dan kavaleri menyerbu kaum pengungsi yang lari tunggang langgang. Di tengah-tengah kekacaubalauan kaum penyerbu itu yang terdengar hanyalah erangan dan teriakan maut. Pahlawan Salib yang berjasa itu berjalan menginjak-injak tumpukan mayat Muslimin, mengejar mereka yang masih berusaha dengan sia-sia melarikan diri. Raymond d' Angiles yang menyaksikan peristiwa itu mengatakan bahwa di serambi masjid mengalir darah sampai setinggi lutut, dan sampai ke tali tukang kuda prajurit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyembelihan manusia biadab ini berhenti sejenak, ketika tentara Salib berkumpul untuk melakukan misa syukur atas kemenangan yang telah mereka peroleh. Tetapi setelah beribadah itu, mereka melanjutkan kebiadaban dengan keganasan. Semua tawanan kata Michaud, yang tertolong nasibnya karena kelelahan tentara Salib yang semula tertolong karena mengharapkan diganti dengan uang tebusan yang besar, semua dibunuh dengan tanpa ampun. Kaum Muslimin terpaksa menjatuhkan diri mereka dari menara dan rumah kediaman; mereka dibakar hidup-hidup, mereka diseret dari tempat persembunyiannya di bawah tanah; mereka dipancing dari tempat perlindungannya agar keluar untuk dibunuh di atas timbunan mayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cucuran air mata kaum wanita, pekikan anak-anak yang tak bersalah, bahkan juga kenangan dari tempat di mana Nabi lsa memaafkan algojo-algojonya, tidak dapat meredakan nafsu angkara tentara yang menang itu. Penyembelihan kejam itu berlangsung selama seminggu. Dan sejumlah kecil yang dapat melarikan diri dari pembunuhan jatuh menjadi budak yang hina dina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ahli sejarah Barat, Mill menambahkan pula: Telah diputuskan, bahwa kaum Muslimin tidak boleh diberi ampun. Rakyat yang ditaklukkan oleh karena itu harus diseret ke tempat-tempat umum untuk dibunuh hidup-hidup. Ibu-ibu dengan anak yang melengket pada buah dadanya, anak-anak laki-laki dan perempuan, seluruhnya disembelih. Lapangan-lapangan kota, jalan-jalan raya, bahkan pelosok-pelosok Jerusalem yang sepi telah dipenuhi oleh bangkai-bangkai mayat laki-laki dan perempuan, dan anggota tubuh anak-anak. Tiada hati yang menaruh belas kasih atau teringat untuk berbuat kebajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah rangkaian riwayat pembantaian secara masal kaum Muslimin di Jerusalem sekira satu abad sebelum Sultan Shalahuddin merebut kembali kota suci, di mana lebih dari tujuh puluh ribu umat Islam yang tewas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, ketika Sultan Shalahuddin merebut kembali kota Jerusalem pada tahun 1193 M, dia memberi pengampunan umum kepada penduduk Nasrani untuk tinggal di kota itu. Hanya para prajurit Salib yang diharuskan meninggalkan kota dengan pembayaran uang tebusan yang ringan. Bahkan sering terjadi bahwa Sultan Shalahuddin yang mengeluarkan uang tebusan itu dari kantongnya sendiri dan diberikannya pula kemudian alat pengangkutan. Sejumlah kaum wanita Nasrani dengan mendukung anak-anak mereka datang menjumpai Sultan dengan penuh tangis seraya berkata: Tuan saksikan kami berjalan kaki, para istri serta anak-anak perempuan para prajurit yang telah menjadi tawanan Tuan, kami ingin meninggalkan negeri ini untuk selama-lamanya. Para prajurit itu adalah tumpuan hidup kami. Bila kami kehilangan mereka akan hilang pulalah harapan kami. Bilamana Tuan serahkan mereka kepada kami mereka akan dapat meringankan penderitaan kami dan kami akan mempunyai sandaran hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sultan Shalahuddin sangat tergerak hatinya dengan permohonan mereka itu dan dibebaskannya para suami kaum wanita Nasrani itu. Mereka yang berangkat meninggalkan kota, diperkenankan membawa seluruh harta bendanya. Sikap dan tindakan Sultan Shalahuddin yang penuh kemanusiaan serta dari jiwa yang mulia ini memperlihatkan suasana kontras yang sangat mencolok dengan penyembelihan kaum Muslimin di kota Jerusalem dalam tangan tentara Salib satu abad sebe1umnya. Para komandan pasukan tentara Shalahuddin saling berlomba dalam memberikan pertolongan kepada tentara Salib yang telah dikalahkan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pelarian Nasrani dari kota Jerusalem itu tidaklah mendapat perlindungan oleh kota-kota yang dikuasai kaum Nasrani. Banyak kaum Nasrani yang meninggalkan Jerusalem, kata Mill, pergi menuju Antioch, tetapi panglima Nasrani Bohcmond tidak saja menolak memberikan perlindungan kepada mereka, bahkan merampasi harta benda mereka. Maka pergilah mereka menuju ke tanah kaum Muslimin dan diterima di sana dengan baik. Michaud mcmberikan keterangan yang panjang lebar tentang sikap kaum Nasrani yang tak berperikemanusiaan ini terhadap para pelarian Nasrani dari Jerusalem. Tripoli menutup pintu kotanya dari pengungsi ini, kata Michaud. Seorang wanita karena putus asa melemparkan anak bayinya ke dalam laut sambil menyumpahi kaum Nasrani yang menolak untuk memberikan pertolongan kepadanya, kata Michaud. Sebaliknya Sultan Shalahuddin bersikap penuh timbang rasa terhadap kaum Nasrani yang ditaklukkan itu. Sebagai pertimbangan terhadap perasaan mereka, dia tidak memasuki Jerusalem sebelum mereka meninggalkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Jerusalem Sultan Shalahuddin mengarahkan pasukannya ke kota Tyre, di mana tentara Salib yang tidak tahu berterima kasih terhadap Sultan Shalahuddin yang telah mengampuninya di Jerusalem, menyusun kekuatan kembali untuk melawan Sultan. Sultan Shalahuddin menaklukkan sejumlah kota yang diduduki oleh tentara Salib di pinggir pantai, termasuk kota Laodicea, Jabala, Saihun, Becas, dan Debersak. Sultan telah melepas hulu balang Perancis bernama Guy de Lusignan dengan perjanjian, bahwa dia harus segera pulang ke Eropa. Tetapi tidak lama setelah pangeran Nasrani yang tak tahu berterima kasih ini mendapatkan kebebasannya, dia mengingkari janjinya dan mengumpulkan suatu pasukan yang cukup besar dan mengepung kota Ptolemais.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jatuhnya Jerusalem ke tangan kaum Muslimin menimbulkan kegusaran besar di kalangan dunia Nasrani. Sehingga mereka segera mengirimkan bala bantuan dari seluruh pelosok Eropa. Kaisar Jerman dan Perancis serta raja Inggris Richard Lion Heart segera berangkat dengan pasukan yang besar untuk merebut tanah suci dari tangan kaum Muslimin. Mereka mengepung kota Akkra yang tidak dapat direbut selama berapa bulan. Dalam sejumlah pertempuran terbuka, tentara Salib mengalami kekalahan dengan meninggalkan korban yang cukup besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang yang harus dihadapi Sultan Shalahuddin ialah berupa pasukan gabungan dari Eropa. Bala bantuan tentara Salib mengalir ke arah kota suci tanpa putus-putusnya, dan sungguh pun kekalahan dialami mereka secara bertubi-tubi, namun demikian tentara Salib ini jumlah semakin besar juga. Kota Akkra yang dibela tentara Islam berbulan-bulan lamanya menghadapi tentara pilihan dari Eropa, akhirnya karena kehabisan bahan makanan terpaksa menyerah kepada musuh dengan syarat yang disetujui bersama secara khidmat, bahwa tidak akan dilakukan pembunuhan-pembunuhan dan bahwa mereka diharuskan membayar uang tebusan sejumlah 200.000 emas kepada pimpinan pasukan Salib. Karena kelambatan dalam suatu penyelesaian uang tebusan ini, Raja Richard Lionheart menyuruh membunuh kaum Muslimin yang tak berdaya itu dengan dan hati yang dingin di hadapan pandangan mata saudara sesama kaum Muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku Raja Inggris ini tentu saja sangat menusuk perasaan hati Sultan Shalahuddin. Dia bernadzar untuk menuntut bela atas darah kaum Muslimin yang tak bersalah itu. Dalam pertempuran yang berkecamuk sepanjang 150 mil garis pantai, Sultan Shalahuddin memberikan pukulan-pukulan yang berat terhadap tentara Salib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Richard Raja Inggris yang berhati singa itu mengajukan permintaan damai di Ramla yang diterima oleh Sultan, di mana Jerusalem tetap dikuasai Muslim dan terbuka kepada para peziarah Kristen. Raja itu merasakan bahwa yang dihadapinya adalah seorang yang berkemauan baja dan tenaga yang tak terbatas serta menyadari betapa sia-sianya melanjutkan perjuangan terhadap orang yang demikian itu. Dalam bulan September 1192 Masehi dibuatlah perjanjian perdamaian. Tentara Salib itu meninggalkan tanah suci dengan ransel dengan barang-barangnya kembali menuju Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berakhirlah dengan demikian serbuan tentara Salib itu tulis Michaud di mana gabungan pasukan pilihan dari Barat merebut kemenangan tidak lebih daripada kejatuhan kota Akkra dan kehancuran kota Askalon. Dalam pertempuran itu Jerman kehilangan seorang kaisarnya yang besar beserta kehancuran tentara pilihannya. Lebih dari enam ratus ribu orang pasukan Salib mendarat di depan kota Akkra dan yang kembali pulang ke negerinya tidak lebih dari seratus ribu orang. Dapatlah dipahami mengapa Eropa dengan penuh kesedihan menerima hasil perjuangan tentara Salib itu, oleh karena yang turut dalam pertempuran terakhir adalah tentara pilihan. Bunga kesatria Barat yang menjadi kebanggaan Eropa telah turut dalam pertempuran ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sultan Shalahuddin mengakhiri sisa-sisa hidupnya dengan kegiatan-kegiatan bagi kesejahteraan masyarakat dengan membangun rumah sakit, sekolah-sekolah, perguruan-perguruan tinggi serta masjid-masjid di seluruh daerah yang diperintahnya. Dalam kemiliteran Sholahuddin dikagumi ketika Richard cedera, Shalahuddin menawarkan pengobatan di saat perang di mana pada saat itu ilmu kedokteran kaum Muslim sudah maju dan dipercaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi sayang, dia tidaklah ditakdirkan untuk lama merasakan nikmat perdamaian. Beberapa bulan kemudian dia pulang ke rahmatullah pada tanggal 4 Maret tahun 1193. "Hari itu merupakan hari musibah besar, yang belum pernah dirasakan oleh dunia Islam dan kaum Muslimin, semenjak mereka kehilangan Khulafa Ar-Rasyidin" demikian tulis seorang penulis Islam. Kalangan Istana seluruh daerah kerajaan berikut seluruh umat Islam tenggelam dalam lautan duka nestapa. Seluruh isi kota mengikuti usungan jenazahnya ke kuburan dengan penuh kesedihan dan tangisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah berakhirnya kehidupan Sultan Shalahuddin, seorang raja yang sangat dalam perikemanusiaannya dan tak ada tolok bandingannya, jiwa kepahlawanan yang dimilikinya dalam sejarah kemanusiaan. Dalam pribadinya, Allah telah melimpahkan hati seorang Muslim yang penuh kasih sayang terhadap kemanusiaan dicampur dengan sangat harmonis dengan keperkasaan seorang genius dalam medan pertempuran. Utusan yang menyampaikan berita kematiannnya itu ke Baghdad membawa serta baju perangnya, kudanya, uang sebanyak satu dinar dan 36 dirham sebagai milik pribadinya yang masih ketinggalan. Orang yang hidup satu zaman dengannya, serta segenap ahli sejarah sama sependapat bahwa Sultan Shalahuddin adalah seorang yang sangat lemah lembut hatinya, ramah tamah, sabar, seorang sahabat yang baik dari kaum cendekiawan dan golongan ulama yang diperlakukannya dengan rasa hormat yang mendalam serta dengan penuh kebajikan. "Di Eropa" tulis Philip K Hitti, dia telah menyentuh alam khayalan para penyanyi maupun para penulis novel zaman sekarang, dan masih tetap dinilai sebagai suri teladan kaum kesatria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah melapangkan kuburnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-8721493317734846856?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.oaseislam.com/modules.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=624' title='Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi, Pahlawan Islam dari Seratus Medan Pertempuran'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/8721493317734846856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/07/sultan-shalahuddin-al-ayyubi-pahlawan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/8721493317734846856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/8721493317734846856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/07/sultan-shalahuddin-al-ayyubi-pahlawan.html' title='Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi, Pahlawan Islam dari Seratus Medan Pertempuran'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-5206481483602512497</id><published>2009-07-04T05:49:00.000-07:00</published><updated>2009-07-04T05:50:49.886-07:00</updated><title type='text'>Atas nama umat &amp; rakyat</title><content type='html'>Ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009 di Indonesia tinggal menghitung hari. Jika tidak ada perubahan, insya Allah tepatnya pada 8 Juli mendatang, Pilpres secara langsung akan berjalan yang kali kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Pilpres ini, Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto, SBY-Boediono dan JK-Wiranto bersaing memperebutkan kursi R1 dan RI 2.&lt;br /&gt;Semakin dekat Pilpres, agenda Capres-Cawapres semakin padat untuk kampanye yaitu yang salah satunya bertujuan meyakinkan masyarakat agar memilih mereka. Capres-Cawapres itu juga memiliki jadwal untuk melakukan debat yang ditampilkan di berbagai stasiun televisi.&lt;br /&gt;Tak hanya Capres-Cawapres yang kerap muncul untuk berdebat. Tim sukses Capres-Cawapres pun tak kalah sibuk tampil baik untuk menyukseskan jalannya kampanye maupun berdebat di acara-acara yang sengaja diformat untuk konsumsi publik.&lt;br /&gt;Di dalam kampanye, kandidat maupun tim kampanye sering mengklaim akan berjuang untuk kesejahteraan umat atau rakyat. Seperti beberapa pernyataan yang tercantum di sejumlah reklame maupun spanduk di jalan atau di sejumlah iklan yang ditampilkan di media cetak maupun elektronik. Di antara pernyataan itu adalah Terus Berjuang untuk Rakyat, Pemerintahan Bersih untuk Rakyat, Pilih Pemimpin Baru untuk Sejahterakan Umat, Pro Rakyat, Ekonomi Kerakyatan dan lain-lain.&lt;br /&gt;Memang, sah-sah saja bagi siapa pun untuk membuat slogan ataupun visi misi yang mengatasnamakan umat atau rakyat. Satu hal yang perlu dipertanyakan apakah para pemimpin itu benar-benar akan melaksanakan apa yang mereka sampaikan itu?&lt;br /&gt;Jangan sampai, apa yang sudah dijanjikan itu hanya untuk menarik simpati umat dan rakyat. Sedangkan setelah terpilih sebagai Presiden-Wapres justru lupa pada janji-janji manis yang telah terucap dan malah menyengsarakan atau mengabaikan kepentingan umat dan rakyat. Mereka yang terpilih tentunya diharapkan tidak mengedepankan kepentingan golongan maupun partainya sendiri. Janji adalah utang.&lt;br /&gt;Diakui atau tidak, masyarakat kian hari semakin cerdas untuk memilih. Tidak dipungkiri masih ada pemilih yang mau memilih satu pasangan tertentu jika diiming-imingi sesuatu baik itu harta maupun jabatan. Sebagai pemilih yang cerdas dan baik tentunya memiliki pertimbangan ketika akan memilih sebab satu suara ikut menentukan nasib bangsa.&lt;br /&gt;Sebagian masyarakat di Indonesia barangkali dapat menilai ketiga pasangan Capres-Cawapres yang akan maju ke bursa Pilpres 2009. Baik Mega, SBY maupun JK pernah memimpin bangsa ini. Mega dan SBY, keduanya sudah pernah duduk di kursi RI 1 sehingga kemungkinan pemilih bisa menilai kinerja dan dedikasi mereka. JK, meski belum pernah menjabat sebagai Presiden, paling tidak pengalamannya sebagai Wapres dapat menambah referensi masyarakat tentang rekam jejaknya.&lt;br /&gt;Penulis yakin pasangan yang akan terpilih nantinya mungkin tidak dapat memenuhi kriteria yang diinginkan dan seideal yang diidam-idamkan seluruh masyarakat. Namun, paling tidak, pasangan yang terpilih nantinya diharapkan mendekati apa yang menjadi dambaan seluruh warga.&lt;br /&gt;Dalam Islam, sosok yang menjadi teladan sebagai pemimpin yaitu Nabi Muhammad SAW. Barangkali, meski tidak bisa 100 persen meneladani sifat Rasul, setidaknya dapat mencoba meneladani apa yang telah dilakukan Rasul. Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW yang ideal sendiri mungkin bukan rahasia lagi.&lt;br /&gt;Berasal usul dari keluarga sederhana, Muhammad menegakkan dan menyebarkan Islam. Pada saat yang bersamaan, dia tampil sebagai pemimpin tangguh, tulen, dan efektif. Kini, 13 abad sesudah wafatnya, pengaruhnya masih tetap kuat dan mendalam serta berakar (Michael H Hart: 2003).&lt;br /&gt;Pengamat ekonomi syariah, Dr Syafi’i Antonio seperti dikutip dari www.swaramuslim.net menyatakan, jika bangsa ini ingin keluar dari krisis, pemimpinnya harus meneladani sifat-sifat Rasul dalam segala bidang, baik kepemimpinan, ekonomi, manajemen dan lainnya.&lt;br /&gt;Menurut Antonio, Rasul adalah teladan sempurna yang bisa mengintegrasikan kepemimpinan dunia dan akhirat. Seperti Mahatma Gandi, dia tokoh sukses dalam masalah sosial, namun tidak dalam bisnis. Begitu juga Napoleon Bonaparte, seorang militer, namun dia bukan pemimpin. Beda dengan Rasulullah. Dan itulah yang menjadi alasan Michael H Hart menempatkan Rasulullah sebagai nomor satu dari 100 orang berpengaruh dunia.&lt;br /&gt;Sementara itu, pada situs www.m-dinsyamsuddin.com tercantum beberapa pernyataan bersama Ormas-ormas Islam menyambut tahun baru 1430 H. Salah satu poin pada pernyataan itu adalah para pemimpin dan elite nasional maupun daerah diajak untuk bersungguh-sungguh dalam mengurus negara/pemerintahan, berhikmat sebesar-besarnya pada hajat hidup rakyat, memberikan keteladanan yang baik (sidik, amanah, tablig, fathonah), bersikap jujur dan tepercaya mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan sendiri dan kelompok.&lt;br /&gt;Sebagai akhir tulisan ini, sebuah iklan Semua koar-koar, milihnya harus pintar, memberikan masukan kepada masyarakat agar benar-benar menjatuhkan pilihan dengan cerdas dan pintar. Sehingga, diharapkan dapat terpilih Presiden-Wapres yang berkualitas yang dapat meningkatkan kesejahteraan umat dan rakyat.&lt;br /&gt;Bagi umat Islam, tak ada salahnya melakukan Salat Istikharah sebelum memilih pemimpin yang akan memegang tampuk kepemimpinan lima tahun ke depan.&lt;br /&gt;Selamat memilih dengan cerdas. Semoga tercipta Pilpres yang damai. Siapapun calonnya harus siap menang dan siap kalah. - Oleh : Nadhiroh, Wartawan SOLOPOS&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-5206481483602512497?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.solopos.co.id/zindex_menu.asp?kodehalaman=h04&amp;id=278061' title='Atas nama umat &amp; rakyat'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/5206481483602512497/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/07/atas-nama-umat-rakyat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/5206481483602512497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/5206481483602512497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/07/atas-nama-umat-rakyat.html' title='Atas nama umat &amp; rakyat'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-6580937228782506008</id><published>2009-04-08T09:19:00.000-07:00</published><updated>2009-04-08T09:21:26.507-07:00</updated><title type='text'>3 Strategi Perang China Yang Banyak Ditiru Koruptor Indonesia</title><content type='html'>Negara China mempunyai sejarah yang panjang dalam hal peperangan antar kerajaannya. Sehingga banyak orang pintar yang menjadi penasehat perang atau para jendral harus mengadu strategi untuk memenangkan sebuah peperangan. Di antaranya yang paling terkenal adalah Sun Tsu , Sun Bing , Qin Shi Huang, Liu Bang, Cao-Cao, Zhuge Liang , dll. Nah tulisan kali ini kita hanya akan membahas 3 strategi perang China jaman dulu yang dikembangkan dan dipraktekkan di jaman modern ini terutama di Indonesia. Kenapa cuma tiga ? Karena ada ribuan atau mungkin ratusan ribu strategi perang yang mereka terapkan jaman dulu yang tidak mungkin kita bahas satu persatu. Nah apa-apa saja strategi perangnya itu ? Mari kita bahas satu persatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Untuk menaklukan dunia saya tidak perlu memiliki seribu pasukan tetapi saya hanya butuh satu anak perempuan yang paling cantik di negeri ini. (Sun Tsu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksud dari tulisan ini adalah :&lt;br /&gt;Pada jaman dahulu di negeri China seorang Kaisar dapat memiliki selir hingga mencapai 200 orang. Bagi yang memiliki anak perempuan yang cantik dapat di ajukan ke Kaisar untuk dipersunting sebagai selir. Nah kalau kita memiliki seorang anak perempuan yang cantik bahkan paling cantik di negeri itu maka otomatis pasti akan dijadikan selir oleh Kaisar. Dan dengan menjadi yang tercantik dari semua selir yang di miliki Kaisar maka tentunya akan menjadi selir kesayangan Kaisar yang mana akan dipenuhi semua permintaannya oleh Kaisar. Jadi dengan begitu kita bisa memerintah kerajaan melalui sang anak.&lt;br /&gt;Jadi inti dari seni perang ini adalah mempergunakan daya tarik wanita atau di negeri China dikenal dengan strategi " JEBAKAN WANITA CANTIK "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana hal ini dipraktekan di jaman modern ???&lt;br /&gt;Teori ini dikembangkan dengan baik di bidang pemasaran dan politik.&lt;br /&gt;Kita bisa lihat bagaimana tenaga-tenaga wanita dijadikan Sales Promotion Girls untuk menarik pembeli atau pengunjung suatu event dan bagaimana tenaga wanita juga dijadikan Lady Escourt yang kerjanya melakukan lobby kepada klien guna memenangkan sebuah tender. Selain dari pada itu kita juga mendengar wanita dimanfaatkan untuk menghancurkan karir seseorang dengan memakai jasa mereka sebagai pembuat scandal kepada lawan bisnis atau politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Setelah sampai didaerah musuh bakar kapal dan buang persediaan makan. (Xiang Yu)&lt;br /&gt;Maksud dari teori ini adalah :&lt;br /&gt;Ketika seorang Jendral kejam yang bernama Xiang Yu ingin memaksa anak buahnya berjuang mati-matian sampai titik darah penghabisan maka cara yang ditempuhnya adalah dengan mengancam kelangsungan hidup dari para tentaranya dengan membakar kapal untuk mereka pulang serta membuang semua perbekalan untuk makan mereka. Sehingga kalau mereka tetap ingin hidup jalan satu-satunya adalah memenangkan perang. Karena kalau mereka dapat memenangkan peperangan berarti mereka dapat merampas semua kebutuhan yang mereka butuhkan dari pihak musuh yang kalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di jaman modern strategi ini dipraktekan di bidang perdagangan atau lebih tepatnya di bidang Ketenaga kerjaan.&lt;br /&gt;Cara yang dilakukan pengusaha atau perusahaan adalah dengan memberikan gaji yang kecil dan pas-pasan kepada karyawan agar mereka tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka dan baru bisa mencukupi kebutuhan mereka kalau mereka mencapai target yang ditentukan perusahaan dengan imbalan bonus dari pencapaian target. Jadi dengan gaji yang pas-pasan atau malah kurang, maka tanpa disuruhpun para pegawai mereka akan bekerja mati-matian untuk mencapai target yang ditentukan agar menerima bonus yang dijanjikan perusahaan untuk dapat memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tempat yang paling aman adalah tempat yang paling berbahaya. ( Sam Kok )&lt;br /&gt;Apa maksud dari tulisan diatas ???&lt;br /&gt;Maksudnya adalah ketika melakukan pencurian di istana kaisar maka tempat yang paling aman bersembunyi adalah di istana itu sendiri. Kenapa ??? Karena kebiasaan orang mencuri di istana kaisar pasti sudah lari terbirit-birit dengan memakai jurus langkah sejuta. Karena kalau ketahuan mencuri akan langsung di hukum pancung atau disiksa sampai mati . Maka dengan tetap di istana bahkan berteriak maling dan ikut serta dalam pencarian pencuri itu maka pasti orang tidak akan menyangka bahwa dialah yang melakukan pencurian karena semua orang tidak akan mempuyai nyali seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijaman sekarang ini strategi perang ini malah lebih sering kita temukan di Indonesia. Para pejabat atau pemilik kekuasaan yang melakukan korupsi akan lebih dulu teriak maling kepada orang lain dan bertindak seakan-akan ingin memberantas korupsi agar orang menyangka dirinya bersih dari korupsi. Orang sudah pasti akan berpaling kepada orang yang diteriakan dari pada kepada dirinya yang pura-pura bersih bahkan orang akan mendukungnya atas usahanya memberantas korupsi padahal dialah biang dari korupsi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tulisan diatas kita dapat melihat bahwa strategi perang China jaman dahulu tersebut telah dimodif sedemikian rupa agar dapat dipergunakan di abad modern ini . Tetapi yang sangat disayangkan mereka menggunakannya untuk kepentingan dan keperluan yang negatif.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-6580937228782506008?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kapanlagi.com/clubbing/showthread.php?p=339447' title='3 Strategi Perang China Yang Banyak Ditiru Koruptor Indonesia'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/6580937228782506008/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/04/3-strategi-perang-china-yang-banyak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/6580937228782506008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/6580937228782506008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/04/3-strategi-perang-china-yang-banyak.html' title='3 Strategi Perang China Yang Banyak Ditiru Koruptor Indonesia'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-4259885311351266644</id><published>2009-04-08T09:10:00.000-07:00</published><updated>2009-04-08T09:14:55.333-07:00</updated><title type='text'>Strategi (Perang) Bank Dunia</title><content type='html'>Go Rin No Sho adalah buku hasil perenungan Musashi, pendekar samurai dan ahli strategi perang dari Jepang di akhir hayatnya. Seperti kitab strategi perang Sun Tzu, The Art of War atau Seni Berperang, buku yang kemudian diterjemahkan menjadi A Book of Five Rings atau Kitab Lima Cincin itu pun telah menjadi ‘kitab suci’ kalangan pebisnis dan eksekutif di Amerika Serikat, Jepang dan seantero jagad di era modern ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terkecuali pemerintahan George Walker Bush. Tampaknya ia tak main-main dengan taktik perang ala ‘pendekar’ dari Cina dan Jepang itu. Bukan hanya teori yang diserap, bila perlu langsung menempatkan ahli strategi militer sekaliber Paul Wolfowitz sebagai calon presiden Bank Dunia. Orang pun cepat menduga, Bush yang baru saja menginvasi Irak, ingin melebarkan sayap ‘imperialisme’-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AS, setelah Uni Soviet runtuh, praktis menjadi kekuatan (militer dan politik) tunggal yang tak ada tandingannya. Kemenangan sudah pasti di tangan. Tapi, bila ingin lebih digdaya lagi terhadap dunia ketiga, AS harus menguasai ekonominya. Bisa juga di balik, bila ingin ‘menguasai’ suatu negara, kuasailah ekonominya terlebih dulu. Itulah strategi imperialis gaya lama yang diterapkan Portugis dan Belanda saat menjajah Indonesia lewat penuasaan rempah-rempah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lembaga keuangan multilateral produk Bretton Woods itu, sejak didirikan 61 tahun lalu telah menjadi ‘hak’ AS untuk menentukan presidennya. (Sedangkan IMF menjadi ‘hak’ negara-negara Eropa). Medium inilah yang kini ingin dimanfaatkan Bush untuk menyokong aksi ‘imperialis’ terhadap (ekonomi) negara dunia ketiga. Toh, aksi militer di Irak, misalnya, meski dibungkus alasan senjata pemusnah massal yang membahayakan keamanan dunia --diakui atau tidak-- sesungguhnya adalah demi oil for US: ekonomi juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank Dunia (dan IMF) --diakui atau tidak—sejatinya juga ditujukan untuk ‘menguasai’ negara-negara Selatan. Ini pula yang menjadi keprihatinan masyarakat internasional yang kemudian menimbulkan protes di kota-kota besar di seluruh dunia, termasuk Jakarta, pada ulang tahun Bank Dunia ke-60, tahun lalu. Isu yang mereka usung adalah menghentikan imperialisme utang ala Bank Dunia. Sebut saja, jaringan masyarakat internasional itu; A SEED Europe, Jubilee USA Network, dan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka memprotes Bank Dunia mendanai proyek-proyek di banyak negara yang kenyataannya justru menyengsarakan rakyat di negara itu. Itu belum termasuk ekses yang ditimbulkannya, seperti kerusakan lingkungan, korupsi, pelanggaran hak asasi manusia (HAM), dan bahkan kemiskinan yang tak kunjung terselesaikan. Dan, menurut Jatam, yang paling penting adalah dalam enam dekade kehadiran Bank Dunia, ternyata tak satu pun negara yang mampu melepaskan diri dari cengkeraman Bank Dunia –untuk tidak menyebutnya makin terperosok ke dalam krisis utang yang berkepanjangan. Indonesia, Brazil, Peru, Ekuador adalah contohnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, dengan atau tanpa ahli strategi perang Irak, yang mantan dubes AS untuk Indonesia itu, Bank Dunia tak ayal, sesungguhnya telah menjelma menjadi kekuatan imperialis utama dunia abad ini menggantikan model lama yang konvensional dan amat kentara kolonialnya itu. Kita bisa salah menduga, penempatan Paul Wolfowitz sebagai presiden Bank Dunia itu sebagai tamsil Bush tentang strategi perangnya Sun Tzu atau Musashi agar nafsu imperialis tak terlalu kentara atau malah agar makin hebat? Bukankah, salah satu kunci kehebatan Sun Tzu dan Musashi adalah sikap sederhana dan rendah hati untuk bermain bersih? q rizagana&lt;br /&gt;Dimuat di Investor Daily, edisi 5 April 2005 halaman 24&lt;br /&gt;Rubrik RASAN&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-4259885311351266644?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://rzagana.blogspot.com/2005/04/strategi-perang-bank-dunia.html' title='Strategi (Perang) Bank Dunia'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/4259885311351266644/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/04/strategi-perang-bank-dunia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/4259885311351266644'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/4259885311351266644'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/04/strategi-perang-bank-dunia.html' title='Strategi (Perang) Bank Dunia'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-4321417871728200945</id><published>2009-04-08T08:23:00.000-07:00</published><updated>2009-04-08T08:25:13.990-07:00</updated><title type='text'>Machiavelli</title><content type='html'>Niccolo Machiavelli adalah salah seorang philoshopher dan artis dari masa Renaissance di Eropa dulu. Dia lahir di Florence, Italy sekitar tahun 1469. Dulunya Italy itu belum seperti sekarang, jadi masih terpecah-pecah dan Florence sendiri adalah negara kerajaan yang kemudian berubah menjadi Republik. Selain philosopher, dia juga seorang pegawai pemerintahan dengan tugas khusus untuk menangani masalah kebijaksanaan luar negeri. Nah dari tugasnya inilah Machiavelli mendapat inspirasi untuk menulis buku filsafatnya yang paling terkenal yaitu "The Prince", karena dia sempat diutus ke Perancis untuk menangani masalah dengan pemerintahan disana. Ketika itu dia melihat bagaimana seorang raja/pangeran memerintah sebuah negara yang sangat luas (wilayah kekuasaan perancis pada waktu itu masih sama dengan wilayahnya sekarang ini). Dan ketika dia pulang ke Florence, dia menyaksikan sendiri kekejaman seorang raja dalam soal merebut kekuasaan. Dari sinilah dia merasa kalau kekuasaan sebuah negara itu tergantung kekuatan tentaranya. Dia lalu memaksa pemerintah Florence untuk merubah negara republik tsb menjadi negara militer dan permintaannya itu dikabulkan. Dia juga diangkat menjadi kepala militer tsb. Dia lalu mencoba kekuatan tentaranya dengan merebut kota Pisa, dia memimpin sendiri penyerangan tsb dan tanpa disangka ternyata ekspedisi tsb berhasil dengan gemilang. Tapi karena ekspedisi tsb, Pope Julius II (yang menyuruh Michaelangelo untuk melukis gambar2 dari Alkitab di atap The Sistine Chapel) yang merupakan pemimpin kerajaan Holy Roman Catholic merasa cemas, jadinya dia memutuskan untuk menyerang Florence. Akibat perang tsb, Machiavelli disingkirkan dari jabatannya dan dituduh sebagai biang kerok dalam rencana kudeta keluarga Medici yang merupakan pemimpin Florence setelah perang itu. Dia mengaku tidak bersalah selama dipenjara, dan akhirnya ketika dia dibebaskan, dia memutuskan untuk tinggal diluar kota Florence. Pada waktu inilah dia memulai buku "The Prince" dan "Discourses on The First Ten Books of Livy".&lt;br /&gt;Maksudnya dia menulis buku ini adalah sebagai paduan dalam membuat dan mempertahankan suatu prinsip, supaya dapat membantu rakyat walaupun tidak secara langsung. Machiavelli teringat bagaimana Perancis dapat berjalan dengan baik dalam kepemimpinan seorang pangeran.&lt;br /&gt;Karena bukunya inilah Maciavelli diangkat kembali menjadi menteri di pemerintahan Florence. Dia terlibat lagi dalam peperangan bersama Pope Julius II, tetapi ketika dia kembali Florence sudah menjadi Republik kembali. DAn dia kehilangan jabatannya lagi, dia lalu jatuh sakit dan akhirnya meninggal pada tahun 1527.&lt;br /&gt;Di Eropa dia dianggap sebagai bapak filsafat-sejarah dan pencipta political-science berdasarkan pengalaman sejarah. Dia juga diingat melalui tulisan2 sejarah dan politik, cerpen2, dan komedi. Dan pada jaman sekarang ini setiap seseorang yang menggunakan taktik2 tidak baik untuk merebut kekuasaan politik biasanya disebut Machiavellian dan pandangan mereka disebut Machiavellianism.&lt;br /&gt;Dalam buku The Prince dia menjelaskan ttg cara2 merebut kekuasaan dan bagaimana cara mengontrolnya, dengan tidak mempedulikan etika moral dan aturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;About The Prince, Machiavelli states that :&lt;br /&gt;"Because how one ought to live is so far removed from how one lives that he who lets go of what is done for that which one ought to do sooner learns ruin than his own preservation: because a man who might want to make a show of goodness in all things necessarily comes to ruin among so many who are not good. Because of this it is necessary for a prince, wanting to maintain himself, to learn how to be able to be not good and to use this and not use it according to necessity."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-4321417871728200945?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/4321417871728200945/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/04/machiavelli.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/4321417871728200945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/4321417871728200945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/04/machiavelli.html' title='Machiavelli'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-6673377815678598985</id><published>2009-03-21T07:48:00.000-07:00</published><updated>2009-03-21T07:49:37.608-07:00</updated><title type='text'>Merumuskan kembali perlawanan terhadap zionis Yahudi Israel1</title><content type='html'>Oleh&lt;br /&gt;Aris Munandar Alfatah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendahuluan.&lt;br /&gt;Pertempuran Antara Yahudi Israel dengan bangsa palistina sudah berlangsung berpuluh puluh tahun, setiap kali pertempuran itu terjadi ada sikap reaksioner yang di tunjukkan oleh kaum muslimin di Dunia, sikap itu tentu saja wajar, jangankan kita sebagai sesame muslim, orang yang sesama kafir saja merasa kegerahan dengan kekejaman Israel kepada sesama manusia, kita bisa melihat pada peristiwa terakhir dari kebiadapan Israel terhadap bangsa palestina. Maka semua orang di belahan dunia2 bertetiak mengutuk termasuk yang mengutuk itu sesame kafir seperti Venezwela dengan mengusir duta besar Israel, Bolivia, Amerika latin yang menutup akses diplomat bagi negeri kejam itu.   &lt;br /&gt;Umat islam dan Negara Negara Islam didalam mensikapi agresi militer Israel, sudah bisa kita tebak terlebih dahulu. Yaitu mengutuk agresi tersebut, membakar bendera Israel sebagai lampiasan atas kemurkaan, mengadakan aksi teatrikal dengan memukul mukul kawan kawan sendiri yang di ibaratkan sebagai serdadu Israel atau perdana menteri Israel sebagai ungkapan kekesalan, atau mengadakan penggalangan dana kemanusiaan dengan menyediakan bahan makanan dan obat obatan serta mengirim tenaga medis dan relawan kemanusiaan ( itupun tidak bisa masuk) ke wilayah konflik, atau mengadakan pendaftaran mujahidin untuk berjihad ke palistina mempertahankan daerah tersebut. yang pada akhernya sebatas daftar list calon mujahid yang mau berangkat ke Palistina tidak ada satupun yang bisa masuk ke dalam wilayah Israel karena terhalang oleh system ( baik visa maupun politik negeri kaum muslimin setempat) yang tidak memperkenankan untuk berangkat berjihad. Atau keperpihakan kepada palistina diwujudkan dengan Istighotsah, dhzikir bersama tapi Israel yang membantai jalan terus. &lt;br /&gt;Bahkan dalam mengambil sikap terhadap kekejaman Bangsa Israel Negara Negara “Islam” justru mengambil sikap diam dengan menutup perbatasannya dengan Israel di tengah pembataian terhadap saudaranya sesama muslim, seperti yang di lakukan oleh Mesir. Atau  diam seribu bahasa seperti Saudi tidak berbuat sedikitpun dengan dan tidak mau menggunakan minyaknya untuk menekan Israel. Pemerintah Saudi sebatas mengutuk dan mengirim 1 milyard juta Dolar untuk bangsa Palestina. Atau seperti Negara Indonesia yang juga sekedar mengutuk dan memberikan obat obatan, dimana keberpihakan seperti itu layaknya di lakukan oleh lembaga sekelas LSM dan bukan suatu Negara yang memiliki kekuatan. &lt;br /&gt;Sikap sikap itulah yang patut di sayangkan bagi umat Islam, pantas sikap mandul umat islam dan Negara “Islam” itu di ejek oleh perdana menteri Israel dengan sinisnya dia mengatakan: “biarkan saja umat islam membakar bendera kami, mendemo kedutaan   kami, sebentar lagi akan lupa3. Sementara kami membantai jalan terus&lt;br /&gt;Kekejaman Israel itu menjadi jadi ketika Negara Super Power Amerika serikat memberikan Green light atas penyerangan tersebut, dimana Israel selama ini menjadi anak emasnya. Standart ganda di perlakukan untuk Israel. Bila 3 orang (baca ekor) orang barat yang mati tertembak tidak sengaja di Atambua NTT maka Amerika mengeluarkan Sikapnya untuk memblokade persenjataan kepada bangsa Indonesia karena melanggar hak asasi manusia, sementara Israel yang sudah membunuh Ribuan orang tidak mendapat sangsi apapun bahkan dibela bela bisa memaklumi karena Israel sedang membela diri, di back up dengan Hak Vetonya di PBB, sehingga setiap Resolosi untuk Israel selalu dimandulkan dengan hak VETOnya, paling tidak Ubstain seperti Resolusi terakhir PBB terhadap Islarel atas Agresi ke palestina. &lt;br /&gt;Apakah Umat islam akan ditipu sandiwara ini terus, apakah umat Islam akan melakukan pembiaran pembantaian ini terus, apakah umat Islam akan akan masuk keliang yang sama berpuluh kali bukan hanya dua kali? Semua pertanyaan ini jawabanya adalah wajib bagi umat Islam untuk I’adatu Nadhor ( merumuskan kembali sikap dan perannya dalam menghadapi Yahudi Israel. Atau setiap kali ada pembantaian kaum muslimin oleh Israel kita bersikap Reaksioner yang berlebihan seperti membunuh orang kafir di negeri kita, mendemo kedutaan Amerika, Mesir, dll, atau kita berseteru sendiri dengan aparat kita dan membikin kekacauan di negeri kita sekarang ini, sementara Israel berlenggang kangkung membantai umat Islam tanpa kenal ampun. &lt;br /&gt;Pengertian Istilah&lt;br /&gt;I’adatu Nadhor atau yang mudah di kenal adalah merumuskan kembali atau melakukan pembaharuan dalam bersikap kepada Yahudi bukan berarti kita melakukan pembaharuan dalam Agama ini berkait dengan sikap kepada yahudi namun sebaliknya justru mengembalikan kepada ajaran agama, alqur’an dan Al Hadits dalam bersikap terhadap kekafiran khususnya Yahudi.&lt;br /&gt;Yang di maksud dengan pembaharuan atau I’angadatu nadhor adalah menjadikan sesuatu itu baru sedangkan secara istilah adalah mengembalikan pandangannya , menghidupkannya, serta menyesuaikannya dengan sunnah Islam, maka maksud dari pembaharuan bukan merubah hakekat yang telah ada yang di bangun oleh Islam melainkan mengembalikan kepada keasliannya kembali.&lt;br /&gt;Sedangkan Yahudi adalah bangsa yang telah ditutunkan padanya banyak nabi, umat nabi Musa dan Nabi nabi yang lain.&lt;br /&gt;Alqur’an berbicara tetang Yahudi.4 &lt;br /&gt;Untuk merumuskan sikap kepada Yahudi terlebih dahulu kita mengenal tentang Yahudi menurut pandangan Al Qur’an. &lt;br /&gt;1.Orang Yahudi itu berlaku sombong dan membuat kerusakan. &lt;br /&gt;وَقَضَيْنَا إِلَى بَنِي إِسْرَائِيلَ فِي الْكِتَابِ لَتُفْسِدُنَّ فِي الْأَرْضِ مَرَّتَيْنِ وَلَتَعْلُنَّ عُلُوًّا كَبِيرًا (4) [الإسراء/4]  &lt;br /&gt;Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: "Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Membunuh para nabi nabi.(Annisa’ : 157)&lt;br /&gt;وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللَّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُوا فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِنْهُ مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلَّا اتِّبَاعَ الظَّنِّ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًا (157) [النساء/157]&lt;br /&gt;3.Bangsa yahudi adalah orang yang paling keras permusuhannya kepada umat islam (Al Maidah : 82)&lt;br /&gt;لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِينَ آَمَنُوا الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا وَلَتَجِدَنَّ أَقْرَبَهُمْ مَوَدَّةً لِلَّذِينَ آَمَنُوا الَّذِينَ قَالُوا إِنَّا نَصَارَى ذَلِكَ بِأَنَّ مِنْهُمْ قِسِّيسِينَ وَرُهْبَانًا وَأَنَّهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ (82)  [المائدة/82]&lt;br /&gt;4.Bangsa yang mendapatkan kemurkaan dan kebencian Allah (Al An’an 112)&lt;br /&gt;ضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الذِّلَّةُ أَيْنَ مَا ثُقِفُوا إِلَّا بِحَبْلٍ مِنَ اللَّهِ وَحَبْلٍ مِنَ النَّاسِ وَبَاءُوا بِغَضَبٍ مِنَ اللَّهِ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الْمَسْكَنَةُ ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا يَكْفُرُونَ بِآَيَاتِ اللَّهِ وَيَقْتُلُونَ الْأَنْبِيَاءَ بِغَيْرِ حَقٍّ ذَلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَ (112) [آل عمران/112]&lt;br /&gt;5.Bangsa yang terbiasa berbuat dosa, &lt;br /&gt;6.Bangsa yang mendapatkan laknat karena maksiat dan melampoi batas  (Al Maidah ayat 78)&lt;br /&gt;لُعِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَلَى لِسَانِ دَاوُودَ وَعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ذَلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَ (78) كَانُوا لَا يَتَنَاهَوْنَ عَنْ مُنْكَرٍ فَعَلُوهُ لَبِئْسَ مَا كَانُوا يَفْعَلُونَ (79)  [المائدة/78-80]&lt;br /&gt;7.Bangsa yang selalu menumbuhkan kebencian dan permusuhan (AlMaidah 64)&lt;br /&gt;وَقَالَتِ الْيَهُودُ يَدُ اللَّهِ مَغْلُولَةٌ غُلَّتْ أَيْدِيهِمْ وَلُعِنُوا بِمَا قَالُوا بَلْ يَدَاهُ مَبْسُوطَتَانِ يُنْفِقُ كَيْفَ يَشَاءُ وَلَيَزِيدَنَّ كَثِيرًا مِنْهُمْ مَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ طُغْيَانًا وَكُفْرًا وَأَلْقَيْنَا بَيْنَهُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ كُلَّمَا أَوْقَدُوا نَارًا لِلْحَرْبِ أَطْفَأَهَا اللَّهُ وَيَسْعَوْنَ فِي الْأَرْضِ فَسَادًا وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ (64)  [المائدة/64]&lt;br /&gt;8.Tidak memiliki negeri. Dan hanya bisa dikalahkan dengan hujjah dan senjata. (Ali Imran 55) &lt;br /&gt;إِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَى إِنِّي مُتَوَفِّيكَ وَرَافِعُكَ إِلَيَّ وَمُطَهِّرُكَ مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا وَجَاعِلُ الَّذِينَ اتَّبَعُوكَ فَوْقَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأَحْكُمُ بَيْنَكُمْ فِيمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ (55) [آل عمران/55]&lt;br /&gt;Berkata dalam tafsier jalalain yang di maksud dengan orang kafir diayat ini adalah Yahudi. Mereka akan dikalahkan dengan Hujjah dan Senjata.&lt;br /&gt;Cara Alqur’an menghadapi orang Yahudi. &lt;br /&gt;Sudah saatnya umat Islam merumuskan kembali (I’adatu nadhoh) dalam menghadapi serangan dan kekejaman orang Yahudi, sebab semua pola menghadapi Yahudi yang sekarang dilakukan oleh umat Islam cenderung reaksioner dan hanya berpola mematikan api dan tidak mematikan sumber apinya. &lt;br /&gt;Satu-satunya jalan adalah mengembalikan  cara perlawanan tersebut kepada apa yang dituntunkan Al Qur’an dimana cara itu telah dijustifikasi oleh Allah sebagai cara yang terbaik.&lt;br /&gt;Secara umum pola menghadapi orang kafir yang sudah memiliki kekuatan (dzatasaukatin) ada 4 perencanaan yang mesti dilakukan.&lt;br /&gt;1.Mengembalikan aqidah wala’ wal bara’ yang benar sesuai tuntutan Al Qur’an khususnya bara’ kepada Yahudi dan kepada orang kafir pada umumnya.&lt;br /&gt;2.Menghadapi Yahudi dan orang kafir pada umumnya dengan mengembalikan pada konsep jihad yang sebenarnya sebagaimana telah ditegakkan oleh Rasulullah saw.&lt;br /&gt;3.Melakukan I’tad (persiapan secara menyeluruh) di tengah jatuhnya perintah jihad karena kaum muslimin sedang dalam keadaan lemah.&lt;br /&gt;4.Membangun persatuan dan kesatuan shof di tengah perselisihan umat.&lt;br /&gt;Mengembalikan Aqidah Wala’ Wal Bara’&lt;br /&gt;Aqidah ini merupakan  inti dari ajaran Islam, pokok dari pokok masalah dalam Islam yang kini banyak diabaikan atau dilupakan oleh kaum muslimin.berbicara tentang wala’ wal bara’ maka sesungguhnya tentang mengembalikan aqidah tauhid yang menjadi konsekwensi dari kalimat tauhid, dimana kalimat tauhid yang agung ini dengan segala pemahamannya dan tututannya kini telah lenyap dari kaum muslimin kecuali yang dirahmati Allah. Diantara pemahaman-pemahaman itu bahkan yang paling pentingnya dalam persoalannya ini adalah wala’ wal bara’. Walaupun pemahaman aqidah wala’ wal bara’ ini kini telah lenyap dari kehidupan kaum muslimin (kecuali yang dirahmati Allah) maka sesungguhnya hal itu tidak merubah dari hakikatnya sedikitpun. Yang demikian itu dikarenakan bahwa al wala’ wal bara’ keduanya merupakan potret secara amali untuk menerapkan secara realita bagi aqidah tauhid itu. Dia merupakan pemahaman yang besar di tengah kaum muslimin dengan kadar besar dan keagungannya itu sebagaimana pentingnya aqidah di dalam diri seseorang.5&lt;br /&gt;Berkata Said al Qohtoni, “ Sekali-kali kalimat tauhid tidak akan terealisir di muka bumi kecuali dengan cara merealisasikan wala’ bagi yang berhak mendapatkan wala’ wal bara’ bagi yang berhak mendapatkan bara’.&lt;br /&gt;Berkata As Syeikh Khamdi bin ‘Atiq ra.: “Sesungguhnya tidak ada di dalam kitab Allah Ta’ala suatu hukum yang dalil-dalilnya itu lebih banyak dan lebih jelas daripada hukum ini (al wala’ wal bara’) setelah wajibnya tauhid dan haramnya lawannya tauhid.6&lt;br /&gt;Umat Islam di masa yang lalu telah memimpin manusia dalam masa yang panjang dimana pada masa itu berkembanglah aqidah ini diseantero alam ini dengan aqidah ini pula mampu mengeluarkan manusia dari penghambaan hamba kepada hamba kepada penghambaan hamba kepada Rabb-nya hamba, dan dari kesempitan dunia kepada luasnya dunia dan akhirat.7&lt;br /&gt;Sikap bara’ terhadap Yahudi khusunya dan kepada orang kafir pada umumnya telah diterangkan oleh Allah pada ayat-ayat yang jelas, seperti yang tertera di dalam surat Al Maidah:51.&lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاءَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ (51) [المائدة/51]&lt;br /&gt;Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.8&lt;br /&gt;Dalam laranganya kepada orang mukmin untuk wala’ kepada orang kafir yang lebih umum tidak hanya kepada Yahudi Allah mengingatkan  pada surat Ali Imran: 118&lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا بِطَانَةً مِنْ دُونِكُمْ لَا يَأْلُونَكُمْ خَبَالًا وَدُّوا مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْآَيَاتِ إِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُونَ (118) هَا أَنْتُمْ أُولَاءِ تُحِبُّونَهُمْ وَلَا يُحِبُّونَكُمْ وَتُؤْمِنُونَ بِالْكِتَابِ كُلِّهِ وَإِذَا لَقُوكُمْ قَالُوا آَمَنَّا وَإِذَا خَلَوْا عَضُّوا عَلَيْكُمُ الْأَنَامِلَ مِنَ الْغَيْظِ قُلْ مُوتُوا بِغَيْظِكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ (119) [آل عمران/118، 119]&lt;br /&gt;Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.&lt;br /&gt;Beginilah kamu, kamu menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukai kamu, dan kamu beriman kepada kitab-kitab semuanya. Apabila mereka menjumpai kamu, mereka berkata "Kami beriman", dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari antaran marah bercampur benci terhadap kamu. Katakanlah (kepada mereka): "Matilah kamu karena kemarahanmu itu." Sesungguhnya Allah mengetahui segala isi hati.&lt;br /&gt;Kata “Bithonah” dalam ayat di atas adalah mereka orang orang yang di istimewakan dalam lingkar keluarga yang mengetahui tentang urusan urusan di dalam keluarga itu. Atau lebih mudahnya di sebut orang dalam yang kita titipkan semua urusan kita kepadanya. 9  &lt;br /&gt;Bersabda RAsulullah SAW.&lt;br /&gt;“janganlah kalian minta diterangi oleh cahaya kesyirikan dan janganlah kalian meminta petunjuk dan pengarahan kepada orang orang musrik. 10&lt;br /&gt;Ayat ini Allah juga membeberkan watak asli orang kafir,11 dan besaran permusuhan yang mereka masih sembunyikan. Demikian Ibnu katsir menerangkan ayat itu bahwa sikap yang muncul yang bisa di lihat saat ini sudah memperlihatkan permusuhan dan kebencian, dan yang terexpose saat ini permusuhan yang berskala kecil. Allah memberitahu rencana jahad dan perpusuhan yang berskala besar masih di sembunyikan. 12  &lt;br /&gt;Menghadapi Yahudi dengan konsep Jihad Rasulullah.13 &lt;br /&gt;Melihat watak yahudi yang keras kepala, dan suka berkhianat, membikir onar dan kerusuhan,  seperti dipaparkan Allah dalam ayat ayat di atas maka sikap Rasulullah dalam menghadapi Yahudi dengan Jihad menjadi solusinya. &lt;br /&gt;Terlenbih umat saat ini tidak lagi diperhitungkan dimata musuh, dan telah hilang dari mush rasa takut kepada umat ini maka Rasulullah mengingatkan untuk menaikan harkat itu dengan menegakkan konsepsi jihad dengan segala tahapan tahapannya. Rasulullah bersabda: &lt;br /&gt;حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدِّمَشْقِيُّ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ بَكْرٍ حَدَّثَنَا ابْنُ جَابِرٍ حَدَّثَنِي أَبُو عَبْدِ السَّلَامِ عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوشِكُ الْأُمَمُ أَنْ تَدَاعَى عَلَيْكُمْ كَمَا تَدَاعَى الْأَكَلَةُ إِلَى قَصْعَتِهَا فَقَالَ قَائِلٌ وَمِنْ قِلَّةٍ نَحْنُ يَوْمَئِذٍ قَالَ بَلْ أَنْتُمْ يَوْمَئِذٍ كَثِيرٌ وَلَكِنَّكُمْ غُثَاءٌ كَغُثَاءِ السَّيْلِ وَلَيَنْزَعَنَّ اللَّهُ مِنْ صُدُورِ عَدُوِّكُمْ الْمَهَابَةَ مِنْكُمْ وَلَيَقْذِفَنَّ اللَّهُ فِي قُلُوبِكُمْ الْوَهْنَ فَقَالَ قَائِلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا الْوَهْنُ قَالَ حُبُّ الدُّنْيَا وَكَرَاهِيَةُ الْمَوْتِ &lt;br /&gt;Hampir tiba masanya umat umat lain mengerumuni kalian sebagaimana sekelompok orang rakus mengerumuni hidangan,. Seseorang bertanya, apakah itu disebabkan karena jumlah kami sedikit? Beliau menjawab: bahkan jumplah kalian pada saat itu banyak. Akan tetapi kalian seperti buih yang dibawa oleh air yang mengalirgalir. Dan Allah mencabut Rasa takut dari dada-dada musuh kalian terhadap Islam . dan Allah akan melemparkan pada hati kalian penyakit Wahn.” Seseorang bertanya; Wahai Rasulullah, apakah penyakit wahn itu ? beliau menjawab: cinta Dunia dan takut mati.14 &lt;br /&gt;Dalam Abu dawud, cintanya kalian kepada dunia dan takutnya kalian dengan perang.15&lt;br /&gt;سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا تَبَايَعْتُمْ بِالْعِينَةِ وَأَخَذْتُمْ أَذْنَابَ الْبَقَرِ وَرَضِيتُمْ بِالزَّرْعِ وَتَرَكْتُمْ الْجِهَادَ سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ ذُلًّا لَا يَنْزِعُهُ حَتَّى تَرْجِعُوا إِلَى دِينِكُمْ 16&lt;br /&gt;Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, apabila kalian berjuan beli dengan “inah dan kalian mengambil ekor sapi, serta sudah ridho dengan cocok tanam dan meninggalkan jihad maka Allah menimpakan kehinaan kepada kalian, yang tidak akan di cabut kehinaan itu sampai kembali kepada agama kalian. 17&lt;br /&gt; apabila kalian lebih suka dengan perdagangan yang mengandung riba,dan engkau lebih suka dengan beternak kamu lebih suka dengan cocok tanan, lalu kalian tinggalkan jihad maka Allah akan kuasakan kepada kalian kehinaan, tidak akan terlepas sehingga kembali kepada Agama kalian. &lt;br /&gt;Kesimpulan hadits di atas adalah untuk keluar dari keterpurukan dan kehinaan Rasulullah memberikan arahannya untuk : menjauhkan dari terlilit kepentingan dunia, kembali kepada agama dan menegakkan jihad. &lt;br /&gt;Bagaimana jihad di saat lemah? &lt;br /&gt;Konsep jihad ini tidak serta merta bisa di laksanakan saat ini juga, dalam pelaksanaan jihad mengacu kepada Dhuruf, wal amkinah wal azminah ( keadaan saat itu, peluang, dan zaman yang sedang kita hadapi)18&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Taimiyyah dalam majmu’ul fatawa mengingatkan kepada kaum muslim ttg jihad (fisik) di saat lemah: &lt;br /&gt;ومن كان فى حالة الضعف فاليعمل بأية الصبر فى وقت سقوت الجهاد لضعف فاليستعدّ  &lt;br /&gt;Barang siapa dalam keadaan lemah hendaklah dia mengamalkan ayat ayat kesabaran, dan disaat jatuhnya perintah jihad karena lemah hendaklah mempersiapkan diri. &lt;br /&gt;Maka jihad itu ada fase fasenya tidak diperkenankan untuk menguggunakan ayat ayat jihad dalamkeadaan lemah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melakukan I’tad (persiapan dan perencanaan secara menyeluruh)&lt;br /&gt;Menghadapi orang Yahudi saat ini terkesan Reaksioner, parsial, tidak terprogan dalam perencanaan perencanaan sebagaimana Rasulullah merencanakanya. Kita bisa belajar kepada Rasulullah tentang mensikapi atas pembantaian keluarga Yasir di makah. Lontaran ucapan yang di sampaikan Nabi sebagai bentuk kepedulian simpati dan Impati RAsulullah kepada keluarga Yasir. Tapi kondisi saat itu yang bisa dilakukan oleh Rasulullah sekedar mengucapkan: “Sobron Ala Yasier fa inna mau’idakumul jannah”.&lt;br /&gt;Kata kata itu sekilas memperlihatkan bahwa pembelaan Rasulullah sebatas mendoakan, tidak sampai menggunakan fisik untuk membelanya. Kita katakana bahwa ini merupakan kata kata kesatria, kata kata sang panglima yang memiliki perencanaan yang matang sehingga tidak mau terendus perencanaan itu sebelum waktunya. &lt;br /&gt;Perbedaannya dengan umat saat ini adalah kalau Rasulullah tidak Reaksioner dan tidak meledak ledak lalu mempersiapkan dan merencanakan untuk melawan para pembunuh yasir itu pada masanya yang tepat, sementara kita setiap kali ada pembantaiaan kaum muslimin oleh Yahudi dari dulu hingga sekarang tidak berobah, yang bisa di lakukan adalah mengutuk, mengumpulkan pakaian pantas paka, obat obatan, dan sisi kemanusiaan yang lain. Sesungguhnya penyelesaikan seperti ini adalah penyelesaian yang tidak menyelesaikan masalah. Kaum muslimin harus mengembalikan pola penyelesaiannya seperti yang di lakukan oleh Rasulullah yaitu dengan “kesabaran” di saat lemah dan mempersiapkan diri  (I’dad) di saat lemah untuk kemudian melakukan jihad di saat yang tepat. Dengan meletakkan perencanaan perencanaan yang jelas. &lt;br /&gt;Didalam Al Qur’an selain Allah memerintahkan jihad juga memerintahkan I’dad ( mempersiapkan): &lt;br /&gt;وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ وَمِنْ رِبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدُوَّ اللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ وَآَخَرِينَ مِنْ دُونِهِمْ لَا تَعْلَمُونَهُمُ اللَّهُ يَعْلَمُهُمْ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تُظْلَمُونَ (60) [الأنفال/60] &lt;br /&gt;Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).&lt;br /&gt;Kata “Quwwah” didalam ayat tersebut adalah ditulis dalam bentuk nakirah berarti “yufidhul Umum” maknanya adalah kekuatan apa saja yang harus di persiapkan untuk melewan musuh musuh Allah. Lebih lanjut Muhammad Shunthut dalam buku Almuslimun wa Attarbiyyah Al Askariyah menyebutkan.&lt;br /&gt;Bahwa kekuatan yang haurus di persiapkn kamum muslimin saat ini adalah: 19&lt;br /&gt;1.Kekuatan Aqidah&lt;br /&gt;2.Kekuatan Ruhiyyah&lt;br /&gt;3.Leluatan Al fikriyah&lt;br /&gt;4.Kekuatan Akhlak&lt;br /&gt;5.Kekuatan Jasad&lt;br /&gt;6.Kekuatan Iqthishodiyyah.&lt;br /&gt;7.Kekuatan Al Ijtima’iyyah &lt;br /&gt;Secara khusus Rasulullah menafsierkan kata Al Quwwah” dalam ayat di atas dengan mensabdakan: &lt;br /&gt;صحيح مسلم - (ج 10 / ص 32(&lt;br /&gt;عَنْ أَبِي عَلِيٍّ ثُمَامَةَ بْنِ شُفَيٍّ أَنَّهُ سَمِعَ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُا سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ عَلَى الْمِنْبَرِ يَقُولُ{ وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ }أَلَا إِنَّ الْقُوَّةَ الرَّمْيُ أَلَا إِنَّ الْقُوَّةَ الرَّمْيُ أَلَا إِنَّ الْقُوَّةَ الرَّمْيُ&lt;br /&gt;Dari Abi Ali Stumamah  bin Syuqoyya bahwasanya dia mendengar Uqbah bin ‘Amir keduanya berkata: aku mendengar Rasulullah bersabda ( saat itu sedang berada di mimbar) : dan persiapkan olehmu apa saja dari kekuatan. “ ketahuilah kekuatan itu memanah, kekuatan itu memanah dan kekuatan itu memanah. 20&lt;br /&gt;Menurut Abdullah Azzam dalam bukunya Al I’dad wal jihad. Beliau mengomentari hadits di atas dengan mengatakan: ini merupakan bisyarah Nubuwwah bahwa penyebutan Arromyu dan bukan Asyaifu  adalah mengingatkan bahwa persenjataan di masa mendatang menggunakan system kerja Arromyu “ Balistik” senjata di lemparkan (Romyu) dari satu tempat ke tempat yang lain. 21&lt;br /&gt;Allah juga mengingatkan bahayanya umat islam terlena dari senjata dan financial: &lt;br /&gt;وَلْيَأْخُذُوا حِذْرَهُمْ وَأَسْلِحَتَهُمْ وَدَّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْ تَغْفُلُونَ عَنْ أَسْلِحَتِكُمْ وَأَمْتِعَتِكُمْ فَيَمِيلُونَ عَلَيْكُمْ مَيْلَةً وَاحِدَةً  [النساء/102]&lt;br /&gt;Hendaklah mereka mengambil kewaspadaan dan senjatanya,  orang orang kafir itu suka  sekiranya kalian lalai dari senjata senjata kalian yang dengan itu kalian akan dikalahkan dengan sekali langkah saja.22 &lt;br /&gt;Dalam tafsier Taisir Al kariem Arrahmaan:&lt;br /&gt;Dan persiapkan bagi orang kafier yang berupaya untuk menghancurkan kamu, dan meniadakan agamamu, apa saja yang kalian mampu dari kekuatan akal maupun jasad dan berbagai macam Al Aslihah dan yang lainnya. Yang demikian itu yang bisa membantu kepada peperangan , masuk dalam kategori ini adalah berbagai macam Pabrik yang memproduksi berbagai macam persenjataan, alat alat altileri maupun peluru,pistol, pesawat, dan berbagai macam kendaraan darat maupun laut, alat pembelaan, pemikiran, politik yang dengannya untuk memajukan kaum muslimin. Oleh karena itu Rasulullah SAW bersabda: “ bukankah kekuatan itu memanah 3 x).23&lt;br /&gt;Oleh karena itu maka I’dad jihad mengandung dua hal pokok. Yaitu mempersiapkan orang dan peralatan. Memprsiapkan orang lebih didahulukan daripada mempersiapkan perbekalan.24&lt;br /&gt;Membangun persatuan ditengah perselisihan Umat&lt;br /&gt;Peristiwa yang menimpa umat Islam akibat tidak adanya kepemimpinan di tengah mereka makin menjadi jadi hal itu dapat di rasakan semenjak tidak ada lagi kekhilafahan dimuka bumi, yang ada adalah kepemimpinan kelompok kecil dan Negara Negara kecil. &lt;br /&gt;Sesungghnya termasuk penyakit yang paling berbahaya, dan yang paling memukul umat saat ini adalah  perselisihan dan perbedaan.25 Oleh karena itu Allah telah mengingatkan, dan benar benar melarang, serta menerangkan risiko yang akan diakibatkan dari perpecahan ini. &lt;br /&gt;وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ وَاصْبِرُوا إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ (46) [الأنفال/46]&lt;br /&gt;Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.&lt;br /&gt;وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا وَاذْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنْتُمْ عَلَى شَفَا حُفْرَةٍ مِنَ النَّارِ فَأَنْقَذَكُمْ مِنْهَا كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آَيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ (103 [آل عمران/103]&lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud yang dimaksud bi hablillah adalah : Al Jama’ah. &lt;br /&gt;Berkata Qurthubi: maknanya saling berdekatan sesungguhnya Allah memerintahkan untuk menyatukan hati (antar sesama)  dan melarang untuk berpecah belah. Karena berfirqoh merusak. Sedang berjamaah menyelamatkan26  &lt;br /&gt;Berkata Al Jashos: dia merupaka perintah untuk berkumpul, dan melarang untuk berpecah belah. Mereka diperintahkan untuk berjamaah.27 &lt;br /&gt;Bagaimana berjamaah di tengah banyaknya Jamaah? &lt;br /&gt;Tidak dielakkan lagi bahwa realitanya saat ini adalah banyaknya kelompok kelompok atau jamaah jamaah yang menginginkan tegakkanya kebenaran dengan cara pandang masing masing. Kata Yusuf Qordhowi yang benar adalah bahwasanya perbedaan itu tidak membahayakan, selagi masihdalam persoalan persoalan furu’ atau pokok pokok agama yang tidak penting,  akan tetapi bahayanya adalah bila mana mereka berpecah dan bermusuhan yang itu dilarang oleh Allah.28&lt;br /&gt;Yang terpenting saat ini adalah umat islam mengerti bagaimana etika berbeda bendapat dan melakukan skala prioritas kerja terhadap persoalan umat yang paling besar. Yaitu :&lt;br /&gt; Menyibukkanya seorang muslim dengan urusan urusan umatnya yang dianggap besar.&lt;br /&gt;a.Keterbelakangan ilmu dan tehnologi an modernitas&lt;br /&gt;b.Kedholiman dalam sosial dan ekonomi&lt;br /&gt;c.Dikuasai musuh dari sisi politik&lt;br /&gt;d.Terjadi westernisasi dan ghozwul fikri&lt;br /&gt;e.Invasi Pencaplokan negeri Islam oleh zionis&lt;br /&gt;f.Terpecahnya negara negara arab&lt;br /&gt;g.Terjadi dekadensi moral29&lt;br /&gt;Prinsip prinsip membangun persatuan di tengah perbedaan dalam (Fiqhu ikhtilaf. )&lt;br /&gt;1.Perbedaan dalam furu’ merupakan kebutuhan, rahmat dan keleluasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ لَجَعَلَ النَّاسَ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَا يَزَالُونَ مُخْتَلِفِينَ (118) إِلَّا مَنْ رَحِمَ رَبُّكَ وَلِذَلِكَ خَلَقَهُمْ وَتَمَّتْ كَلِمَةُ رَبِّكَ لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ (119)هود&lt;br /&gt;2.Menahan diri dari siapa yang telah mengucapkan “LAILAAHA ILLA ALLAH”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;صحيح البخاري - (ج 1 / ص 42)&lt;br /&gt;أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَشْهَدُوا أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ عَصَمُوا مِنِّي دِمَاءَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ إِلَّا بِحَقِّ الْإِسْلَامِ وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللَّهِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;المعجم الكبير للطبراني - (ج 10 / ص 415)&lt;br /&gt; عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:كُفُّوا عَنْ أَهْلِ لا إِلَهَ إِلا اللَّهُ لا تُكَفِّرُوهُمْ بِذَنْبٍ , فَمَنْ أَكْفَرَ أَهْلَ لا إِلَهَ إِلا اللَّهُ فَهُوَ إِلَى الْكُفْرِ أَقْرَبُ.&lt;br /&gt;3.Mengkuti Manhaj “Al Washt” dan menjauhi sifat “Tanattu’ dalam agama. &lt;br /&gt;وَأَنَّ هَذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ وَلَا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيلِهِ ذَلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ   153) الأنعام&lt;br /&gt;4.Memfokuskan pada ketetapan yang Muhkamat dan bukan yang Mutasyabihat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ مِنْهُ آَيَاتٌ مُحْكَمَاتٌ هُنَّ أُمُّ الْكِتَابِ وَأُخَرُ مُتَشَابِهَاتٌ فَأَمَّا الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ زَيْغٌ فَيَتَّبِعُونَ مَا تَشَابَهَ مِنْهُ ابْتِغَاءَ الْفِتْنَةِ وَابْتِغَاءَ تَأْوِيلِهِ وَمَا يَعْلَمُ تَأْوِيلَهُ إِلَّا اللَّهُ وَالرَّاسِخُونَ فِي الْعِلْمِ يَقُولُونَ آَمَنَّا بِهِ كُلٌّ مِنْ عِنْدِ رَبِّنَا وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّا أُولُو الْأَلْبَابِ  (7)  ال عمران &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Bekerjasama dalam hal yang disepakati dan bertoleran dalam perbedaan.30.31&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;Sebenarnya pembahasan terhadap prinsip pinsip perjuangan melawan Yahudi ini merupakan pembahasan luas, keterbatasan waktu dan data saja yang membatasi kajian ini di cukupkan sampai sekian. Semoga orang lain bisa memperluas bahasan ini dan menjadikannya acuan dasar untuk merubah tehnik menghadapi zionis Israel. Segala kebaikan milik Allah Semata. Kekurangan ada penulis.&lt;br /&gt;Referensy&lt;br /&gt;1.DR. Ali bin Nafi’ Al ‘ulyani, Ahammaiyatul Jihad fi nasri Da’wah al Islamiyah wa Raddi ‘Ala Thowaif Aholah fieh. Cet II thn 1995&lt;br /&gt;2.DR. Muhamad Sayyid Yusuf , manhajul Islam fi Islahi Mujtama’. Daarul Islam cet II, 2002&lt;br /&gt;3.Ahmad bin Ibrahiem Ibnu Nuhas Addimasyqi Addimymati, Masyari’ul ASwaq ila mashori’ul Usyaq fie fadhoilil jihad.Daarul Ulum li nasri wa Tauzi’. Amman &lt;br /&gt;4.Abdul Hamid Hindary, Diroosat haula Al Jamaah wal Jamaa’at, Daaru Ta’shil wa maktabatu  Attau’iyyah, cet I.&lt;br /&gt;5.DR. Abdullah Azzam, Hukmul Amal fie Jama’atin  wal Amru bil ma’ruf nahya anil Mungkar, Al Jailu Al Jadid, Dar Ibnu Hazm, cet 1992.&lt;br /&gt;6. Imam Qurthubi, Tafsier Al qurthubi.  &lt;br /&gt;7.DR. Ali Juraisyah wa Kholid Ahmad Syantut, Almuslimun wa Attarbiyyah Al Askariyah. 1989 / 1409.&lt;br /&gt;8.DR. Yusuf Qordhowi, Ashohwah Al Islamiyah bainal Al Ikhtilaful Masyru’ wa tafarruqi Madzmum, , muassasah Arrisalah cet I 1990/1411.&lt;br /&gt;9.Markas Addirosah wal Bukhuts Al Islamiyah, Al Amal Al Islami baina Dawa’I Al Ijtima’ wa Du’ati Niza’ . sambutan buku ini oleh Usamah bin ladin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-6673377815678598985?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/6673377815678598985/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/03/merumuskan-kembali-perlawanan-terhadap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/6673377815678598985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/6673377815678598985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/03/merumuskan-kembali-perlawanan-terhadap.html' title='Merumuskan kembali perlawanan terhadap zionis Yahudi Israel1'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-333595339120492006</id><published>2009-03-16T07:42:00.000-07:00</published><updated>2009-03-16T08:11:30.495-07:00</updated><title type='text'>judeg...</title><content type='html'>saat itu di islamic book fair solo aku kepincut untuk membeli sebuah buku yang berjudul "Prophetic leadership" yang menurutku bagus dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kudu&lt;span style="font-style:italic;"&gt;di beli. namun sebelum memutuskan memebeli buku karangan ulama' indonesia ataupun ulama' lainnya, aku selalu membolak-balik buku itu. sampai pada bab kepemimpinan wanita, seluruh perhatianku segera tertuju untuk membaca inti dari bab tersebut....&lt;br /&gt;sungguh lihai penulis merangkai kata, dimulai dengan memberikan pandangan kesamaan hak pahala antara laki-laki dan perempuan, berlanjut pada kemampuan wanita moderen dalam segala bidang yang boleh dikata perempuan sanggup menyaingi bahkan menggantikan peran laki-laki dalam lini kehidupan, dan dengan menyebutkan beberapa pemimpin wanita yang sanggup memerintah sebuah negara, sebutlah bu megawati, gloria macapagal aroyo, dan banyak pemimpin wanita lainnya, penulis buku mencoba mengarahkan pembaca bahwa kenyataan sekarang ini memungkinkan wanita muncul menjadi pemimpin yng sah dan legal. disamping itu juga beliau memperkuat hujjah bahwa matan hadist yang melarang kepemimpinan wanita tidak sejalan dan bertentangan dengan tex al-qur'an yang membenarkan kepemimpinan wanita dalam kasus ini beliau menyitir surat an-naml yang menyebutkan cerita ratu balkis dan nabi sulaiman.&lt;br /&gt;saat membaca pemaparan seperti itu, hati langsung bergejolak. antara membeli buku dan meninggalkannya. namun segera kuputuskan untuk meletakkan begitu saja. ga jadi beli.&lt;br /&gt;dengan meletakkan buku bukan berarti aku sudah tenang, justru aku dibuat semakin pusing untuk memilah mana yang banar dan mana yang harus dihindari...&lt;br /&gt;setelah selesai sholat shubuh... akhirnya Allah membantuku untuk menemukan jawaban setelah semalaman aku menahan demam karena badan udah ngedrop habis perjalanan solo-magelang-semarang dengan pikiran melayang entah kemana cari jawabannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;to be continued&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-333595339120492006?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/333595339120492006/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/03/saat-itu-di-islamic-book-fair-solo-aku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/333595339120492006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/333595339120492006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/03/saat-itu-di-islamic-book-fair-solo-aku.html' title='judeg...'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-336021165715201230</id><published>2009-03-11T21:32:00.000-07:00</published><updated>2009-03-11T21:35:25.833-07:00</updated><title type='text'>Hukum Nun Mati (نْ  ) atau Tanwin (ً ٍ ٌ  ٌ ًٍ)</title><content type='html'>Hukum Nun Mati (نْ  ) atau Tanwin (ً ٍ ٌ  ٌ ًٍ)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Idzhar ( إ ظهاٌر ) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idzhar artinya jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hurufnya ada 6, yaitu : غ خ ح ع ﻫ أ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idzhar adalah apabila nun mati atau tanwin bertemu dengan salah satu hurufnya, maka dibacanya harus jelan nunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ أمن ، خَيْرٌ حَسَنًا , مِنْ خَلق&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   2. Idgham ( إ دغام )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idgham artinya memasukkan (huruf yang depan kepada huruf yang belakang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hurufnya ada 6, yaitu :يَمُنَوِ لَرِ (ي م ن و ل ر)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idgham terbagi menjadi 2, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Idgham Bigunnah ((إ دغام بغنّة&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : dengan dengung (menahan huruf yang masuk sebanyak 2 harkat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hurufnya ada 4, yaitu :(يمنو) ي م ن و&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idgham bigunnah adalah apabila ada huruf nun mati atau tanwin bertemu dengan salah satu hurufnya, maka dibacanya harus berdengung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;من يعمل , من نبيّن , خيرٌمن&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Idgham Bilagunnah (( ادغام ﺑﻼغنّة&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : tidak dengan dengung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hurufnya ada 2, yaitu : لَ رِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idgham bilagunnah adalah apabila ada nun mati atau tanwin bertemu dengan salah satu hurufnya, maka dibacanya tidak berdengung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;غفورٌرحيم , خيرٌ ﻟﻪ , من رﺒﻬﻢ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Al-Qur’an ada beberapa kata yang tidak dibaca idgham, tetapi dibaca idzhar, seperti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ِﺻﻨْﻮَﺍنٌ، بُنْيَانٌ، اَلدُّ نْياَ، قِنْوَانٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun nun mati bertemu dengan huruf idgham, tetapi dalam satu kata, maka harus dibaca idzhar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   3. Ikhfa (اﺧﻑﺎﺀ)ٌََََِِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhfa artinya samar-samar. (seperti bunyi ng dalam bahasa Indonesia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hurufnya ada 15, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ك ق ف ظ ط ض ص ش س ز ذ د ج ث ت&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhfa adalah apabila ada nun mati atau tanwin bertemu dengan salah satu hurufnya, maka dibacanya samar-samar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhfa terbagi menjadi 3, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Ikhfa Ab’ad (أبعد )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ab’ad artinya : jauh (yaitu jauh dari bunyi nun mati atau tanwin, disebut juga dengan sangat samar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hurufnya ada 2, yaitu : ق ك&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إن کنتم , شئ ٍقدير&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Ikhfa Autsat (أوسط)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Autsat artinya : dekat (yaitu dekat dengan bunyi nun mati atau tanwin, samar saja)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hurufnya ada 3, yaitu : ت د ط&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنْطَلَقَ ، مِنْ دُونى، کُنْتُمْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Ikhfa Aqrob ((أقراب&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aqrobaa artinya : sedang (yaitu boleh sangat samar atau samar saja)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hurufnya ada 10, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ف ظ ض ص ش س ز ذ ج ث&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الْأُنْثَى صَفًّا صَفَّا , مِنْ ذَلِكَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Iqlab ( إ قلبٌ )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iqlab artinya mengganti (mengganti huruf nun ke huruf mim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hurufnya ada 1, yaitu : ب&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iqlab adalah apabila huruf nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf Ba’, maka dibacanya balem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;من بعد , ﺍﻷﻨﺒﻴﺂﺀ&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-336021165715201230?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/336021165715201230/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/03/hukum-nun-mati-atau-tanwin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/336021165715201230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/336021165715201230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/03/hukum-nun-mati-atau-tanwin.html' title='Hukum Nun Mati (نْ  ) atau Tanwin (ً ٍ ٌ  ٌ ًٍ)'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-1593054092062100451</id><published>2009-02-22T06:41:00.000-08:00</published><updated>2009-02-22T06:46:23.472-08:00</updated><title type='text'>Soekarno, Megawati, dan Islam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SaFkxmQVACI/AAAAAAAAADk/4Q2B3ARHw8o/s1600-h/soekarno.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 224px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SaFkxmQVACI/AAAAAAAAADk/4Q2B3ARHw8o/s320/soekarno.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305632639264555042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Soekarno adalah seorang yang besar, siapa pun tidak akan menyanggah hal itu. Demi menggapai impian memerdekakan negeri dan bangsanya, Soekarno rela menghabiskan 25 tahun kehidupannya di dalam penjara kaum penjajah. Dia juga bukan tipe pemimpin yang korup, sesuatu yang membuatnya sangat berbeda dengan sosok Jenderal Suharto. Walau demikian, sebagai seorang manusia biasa, Soekarno juga memiliki sejumlah catatan buruk yang tidak boleh diulang oleh generasi penerus bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakui atau tidak, di mata rakyat kecil, nama Soekarno masihlah harum. Sebab itu, walau Soekarno telah wafat puluhan tahun silam, namun sampai sekarang masih saja banyak orang yang ‘memperalat atau menunggangi’ kebesarannya demi menggapai ambisi pribadi dan juga kelompoknya. Dari yang mengaku sebagai titisan Soekarno, seperti yang dilakukan oleh pemimpin aliran sesat Satrio Piningit yang menyita perhatian publik nasional awal Februari lalu, sampai dengan ‘tradisi’ seorang Megawati Soekarnoputeri yang selalu memajang foto atau gambar Bung Karno sebagai latar belakang foto dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang diperbuat Megawati adalah suatu hal yang sesungguhnya wajar, karena secara biologis, Megawati memang adalah anak kandung Soekarno dari isterinya yang bernama Fatmawati. Namun fakta sejarah telah menunjukkan jika klaim tersebut hanya cukup sampai di situ, karena secara prinsip politik dan ekonomi, kebijakan yang diambil Megawati ternyata malah bertolak-belakang dengan prinsip-prinsip politik dari seorang Soekarno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memaparkan apa adanya tentang Soekarno, kesamaan dan perbedaan antara Soekarno dengan Megawati, juga kaitannya dengan Islam dan umat Islam Indonesia dalam perjalanan sejarah bangsa ini, maka tulisan ini dibuat berseri. Mudah-mudahan, hal ini bisa dijadikan ibrah bagi kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HOS Tjokroaminoto, Awal Pergerakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soekarno dilahirkan di Lawang Seketeng-Surabaya, 6 Juni 1901, dari pasangan Ida Ayu Noman Rai—seorang perempuan berdarah bangsawan Bali—dan Raden Soekemi Sosrodihardjo, juga seorang ningrat dari Jawa Timur. Walau demikian, kehidupan keduanya tidak bisa dibilang makmur, malah serba berkekurangan. Sebab itu, Soekarno kecil yang bernama Kusno Sosrodihardjo mengaku jika masa kecilnya lebih banyak dihabiskan untuk membaca buku ketimbang bermain dengan teman sebaya yang mampu membeli petasan dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DI masa kecil, keluarga Kusno pindah dari Surabaya ke Sidoardjo sebentar dan kemudian menetap di Mojokerto, Jawa Timur. Usia 14 tahun , Kusno masuk ke Hoogere Burger School (HBS), setingkat SLTP, dan menumpang (bahasa Jawa: Ngengger) di rumah HOS Tjokroaminoto, Ketua Syarikat Islam (SI). Saat ngengger di rumah itulah, Soekarno berkenalan dengan arus pergerakan nasionalisme Indonesia. HOS Tjokroaminoto banyak kedatangan tamu-tamu sesama aktivis pergerakan nasional di rumahnya, berdiskusi tentang berbagai perkembangan politik dan ekonomi bangsanya, berkeluh-kesah tentang kian rakusnya imperialis Belanda dan juga Barat menghisap kekayaan alam Nusantara, membahas kehidupan rakyat kecil yang kian sengsara, semua itu didengar oleh Soekarno remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soekarno juga melihat dengan mata kepala sendiri kesewenang-wenangan penjajah Belanda terhadap HOS Tjokroaminoto. Di tahun 1915, tersiar berita jika HOS Tjokroaminoto menerima sejumlah uang dari kaki-tangan Jerman untuk menggulingkan pemerintahan kolonial Belanda. Polisi rahasia Belanda (PID) mengirim salah seorang agennya bernama Agus Salim untuk mencari tahu kebenaran berita tersebut dengan mengutusnya untuk mendekati HOS Tjokroaminoto. Agus Salim pun masuk Syarikat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari berbagai informasi yang masuk ke telinga PID inilah, HOS Tjokroaminoto yang dijuluki Raja Jawa Tanpa Mahkota ini dipanggil berkali-kali ke kantor PID untuk diinterogasi. Namun disebabkan bukti yang ada sangat kurang, maka kasus ini pun berakhir begitu saja. Lain halnya dengan Agus Salim. Pemuda Minangkabau yang cerdas ini malah tertarik untuk benar-benar bergabung dengan Syarikat Islam yang memperjuangkan Indonesia Merdeka dan keluar dari PID. Kisah tentang Agus Salim ini bisa dibaca di memoar Agus Salim sendiri berjudul “Benarkah Saya Seorang Spion?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara murid-murid politik HOS Tjokroaminoto, terdapat tiga orang yang menonjol. Mereka adalah Soekarno, Muso, dan Kartosuwiryo. Kelak, ketiganya merupakan pelopor bagi ideologi pergerakan di Indonesia. Muso menjadi pemimpin gerakan komunisme (PKI), Kartosuwiryo menjadi pemimpin pergerakan Islam (DI), dan Soekarno memimpin pergerakan nasionalisme, dengan mencoba merangkum tiga aliran pergerakan besar di Indonesia menjadi Nasakom (Nasionalisme, Agama, dan Komunisme).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melahap banyak buku dan berdiskusi dengan banyak aktivis pergerakan, Soekarno menyimpulkan jika musuh besar bagi bangsa Indonesia adalah imperialisme dan kolonialisme, yang dilakukan negara-negara utara terhadap negara-negara selatan. Dengan pisau bedah Materialisme Dialektis dan Materialisme Historis, yang memang sangat tajam mengurai tentang kejahatan kapitalisme, Soekarno merumuskan paham gerakan politiknya sendiri yang kemudian dikenal sebagai “Marhaenisme”. Dalam suatu kesempatan, Soekarno menyatakan jika Marhaenisme adalah Marxisme yang di-Indonesiakan.&lt;br /&gt;Marhaenisme, diakui sendiri oleh Soekarno adalah sintesa daripada filsafat Marxisme (Materialisme-Historis dan Materialisme-Dialektis), Islam, dan Nasionalisme. Soekarno sangat teguh memegang prinsipnya ini hingga berpuluh tahun kemudian menyodorkan konsep Nasakom (Nasionalis, Agama, dan Komunis) bagi pola pemerintahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abad di mana Soekarno lahir dan tumbuh adalah abadnya bangsa-bangsa selatan bangkit melawan penghisapan yang dilakukan imperialisme negara-negara utara. Sebab itu, salah satu obsesi seorang Soekarno adalah menghapuskan penindasan yang dilakukan oleh manusia terhadap manusia lainnya. Exploitation de l’homme par l’homme. Untuk mampu mengusir penjajah Belanda yang telah menghisap kekayaan negeri ini sejak abad ke-16 M, maka seluruh komponen bangsa ini harus bersatu-padu melawan penjajahan. Sebab itu, sejak muda Soekarno terobsesi untuk bisa menggalang persatuan dan kesatuan bangsa ini di atas segalanya. Prinsip ini terus dipegangnya hingga ke liang lahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu episode dalam sejarah bangsa ini telah membuktikan betapa persatuan dan kesatuan dipegang teguh oleh seorang Soekarno. Saat itu, menyusul tragedi subuh 1 Oktober 1965, kekuasaan Soekarno sedikit demi sedikit dilucuti oleh Jenderal Suharto. Lewat berbagai intrik dan konspirasi dengan CIA, sejumlah perwira angkatan darat di bawah Suharto secara terselubung maupun terang-terangan telah bersikap membangkang terhadap Soekarno yang saat itu masih sah sebagai Presiden dan Panglima Tertinggi Angkatan Perang. Hal ini membuat geram sejumlah kesatuan lain yang masih loyal pada Soekarno. Salah satu kesatuan yang dikenal sangat loyal pada Panglima Tertingginya adalah Marinir. “Putih kata Bung Karno, putih kata marinir. Hitam kata Bung Karno, hitam pula kata marinir!”, demikian tegas Panglima Marinir Mayjen (Mar) Hartono. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertengahan Maret 1966, Jenderal Marinir Hartono ini menghadap Bung Karno dan meminta izin agar pasukannya diperbolehkan memukul habis kekuatan Jenderal Suharto. Beberapa Batalyon dikatakan juga bersedia membantu seperti Kodam Brawijaya dan beberapa kesatuan dari AURI dan Kepolisian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun permintaan ini ditentang Soekarno dengan mengatakan antara lain jika Soekarno tahu jika dirinya tengah dihabisi. “Biarlah Soekarno tenggelam sendirian asal bangsa dan negara Indonesia tetap hidup. Saya tidak mau terjadi peperangan saudara yang merobek-robek persatuan yang saya bangun selama ini,” tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sejarah pun mencatat bahwa Soekarno meninggal dalam status tahanan rumah dalam rezim fasis Jenderal Suharto. Mayjen (Mar) Hartono sendiri dibuang dengan mendubeskan dia ke Pyongyang, Korea Utara. Tokoh Marinir yang sangat pemberani dan loyal kepada Bung Karno ini ditemukan tewas ditembak kepalanya pada pagi hari, awal Januari 1971, di Jakarta. Banyak kalangan menganggap keterangan pemerintah Suharto yang menyatakan Hartono bunuh diri adalah bohong belaka. Rekannya sesama tokoh Marinir saat itu, Ali Sadikin, menegaskan jika kematian Hartono diliputi kemisteriusan. Banyak yang menduga Jenderal (Mar) Hartono menjadi korban konspirasi jahat rezim Jenderal Suharto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokok-Pokok Soekarnoisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kecil Soekarno telah berkenalan dengan ide-ide besar dari orang-orang besar di seluruh dunia dari kerakusannya membaca buku. Di usia 25 tahun, dalam Suluh Indonesia Muda (1926), terbit sebuah artikelnya yang berjudul “Nasionalistis, Islamistis, dan Marxistis”. Di dalam artikelnya ini, Soekarno menyatakan, “Bukannya kita mengharap, yang Nasionalis itu supaya berobah paham menjadi Islamis atau Marxis, bukannya maksud kita menyuruh yang Marxis dan Islamis itu berbalik menjadi Nasionalis, akan tetapi impian kita ialah kerukunan, persatuan antara ketiga golongan itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel tersebut ditulis Soekarno sebagai bentuk keprihatinannya melihat pecahnya Syarikat Islam “Putih” pimpinan Agus Salim dengan Syarikat Islam “Merah” yang dipimpin Semaun yang kemudian bekerjasama dengan tokoh-tokoh ISDV—partai sosialis Belanda—seperti Snevliet dan Baars. Syarikat Islam Merah ini kemudian menjadi “Syarikat Rakyat”, lalu berubah menjadi Partai Komunis Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun 1926-1927, saat berjalan-jalan di wilayah Bandung selatan, di pematang-pematang sawahdi Cigareleng, Soekarno bertemu dengan seorang petani penggarap bernama Marhaen. Keduanya kemudian terlibat tanya jawab sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pak Marhaen, cangkul yang bapak pegang itu punya siapa,” tanya Soekarno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Milik saya,” jawab Marhaen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lalu sawah yang bapak kerjakan itu milik siapa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Milik orang lain,” jawabnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalog singkat ini telah memahat kesan yang sangat mendalam di otaknya. Dalam ilmu teori Materialisme Historis, orang seperti Marhaen tidak bisa dikategorikan sebagai proletar, karena masih menguasai alat produksi walau itu hanya sepotong cangkul. Dalam teori Marxisme, seorang proletar adalah seseorang yang bekerja semata-mata mengandalkan tenaga. Sedang alat-alat produksinya dan juga tempatnya bekerja dikuasai oleh pemilik modal. Sebab itu, Pak Marhaen tidak bisa dikategorikan sebagai proletar. Maxisme malah memandang Pak Marhane sebagai petite borguise atau Borjuis kecil, walau Pak Marhaen hidupnya pas-pasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau menguasai alat produksi, namun Marhaen ternyata hidupnya juga miskin dan tertindas. Sebab itu, Soekarno merasa Marxisme dalam bentuk yang murni tidaklah tepat untuk menilai kondisi riil di Indonesia saat itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-1593054092062100451?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/sekarno-megawati-dan-islam-2.htm' title='Soekarno, Megawati, dan Islam'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/1593054092062100451/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/02/soekarno-megawati-dan-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/1593054092062100451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/1593054092062100451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/02/soekarno-megawati-dan-islam.html' title='Soekarno, Megawati, dan Islam'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SaFkxmQVACI/AAAAAAAAADk/4Q2B3ARHw8o/s72-c/soekarno.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-6797166222190790405</id><published>2009-02-22T06:34:00.000-08:00</published><updated>2009-02-22T06:41:54.024-08:00</updated><title type='text'>Ketika Abu Hurairah Lapar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SaFixIepaRI/AAAAAAAAADc/I_LwWa7MJk0/s1600-h/di-kemah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SaFixIepaRI/AAAAAAAAADc/I_LwWa7MJk0/s320/di-kemah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305630432248293650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;dakwatuna.com - Diriwayatkan oleh Bukhari dari Abu Hurairah bahwa ia berkata, Allah yang tidak ada Tuhan selain Dia, aku pernah menempelkan perutku ke tanah karena sangat lapar. Kadang aku menaruh batu di perutku karena lapar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari aku duduk di jalan yang biasa mereka lalui keluar, kemudian melintas Abu Bakar. Aku bertanya kepadanya tentang sebuah ayat dari Al-Qur’an dan aku tidak bertanya kepadanya kecuali karena mengharapkan dia memberiku makanan, akantetapi dia berlalu dan tidak memberiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian lewat di depanku Umar dan aku juga bertanya kepadanya tentang suatu ayat tentang Al-Qur’an, dan aku tidak bertanya kepadanya kecuali agar dia mau memberiku makanan, tetapi dia hanya berlalu dan tidak memberiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Nabi saw. lewat di depanku dan tersenyum ketika beliau melihatku, dan beliau tahu apa yang aku rasakan dan ada apa di balik raut wajahku, kemudian beliau bersabda, “Hai Abu Hirr (bapak kucing).” Aku menyahut, “Labbaik, ya Rasulullah.” Sabda beliau, “Ikutlah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian beliau berjalan dan aku mengikuti beliau. Lalu beliau masuk dan aku meminta izin, dan beliau mengizinkan aku. Beliau masuk dan mendapatkan susu pada sebuah bejana, lalu beliau bertanya, “Dari mana susu ini?” Mereka menjawab, “Engkau dihadiahi oleh fulan.” Sabda beliau, “Abu Hirr.” Jawabku, “Labbaik, ya Rasulullah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda beliau, “Pergilah ke Ahlus Shuffah dan panggil mereka untukku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahlus Shuffah adalah tamu-tamu Islam, yang tidak memiliki keluarga, tidak punya harta, dan tidak punya seorang pun (dan mereka tinggal di serambi belakang Masjid Nabi). Apabila Nabi dibawakan sedekah, beliau langsung mengirimkan kepada mereka dan tidak mengambil sedikitpun darinya. Dan, apabila beliau diberikan hadiah, beliau juga mengirimkannya kepada mereka dan mengambil sedikit darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perintah beliau untuk memanggil Ahlus Shuffah membuat aku tidak enak, maka aku berkata (kepada diriku sendiri), “Seberapa banyak susu mau dibagikan terhadap Ahlus Shuffah? Aku lebih berhak untuk mendapatkannya untuk memperkuat diriku. Dan bila beliau datang, beliau memerintahkan aku dan akulah yang membagikannya untuk mereka, dan tidak ada harapan bahwa aku akan mendapat bagian darinya, akantetapi mentaati Allah dan Rasul-Nya adalah wajib.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka aku mendatangi mereka dan mereka pun datang. Kemudian meminta izin dan mereka diizinkan lalu masing-masing mengambil tempat duduk di dalam rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda beliau, “Ya Abu Hirr.” Aku sahut, “Labbaik, ya Rasulullah.” Sabda beliau, “Ambillah dan berikan kepada mereka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka aku mengambil bejana itu, kemudian memberikan seorang lau minum sampai kenyang, kemudian mengembalikan bejana itu kepadamu. Lalu aku berikan kepada seorang lagi dan minum sampai kenyang, kemudian dia mengembalikan bejana itu kepadaku. Lantas aku berikan lagi kepada yang lain dan minum sampai kenyang dan mengembalikan bejana itu kepadaku, sampai selesai kepada Nabi saw. dan semua orang telah kenyang. Kemudian beliau mengambil bejana itu dan meletakkannya di tangan beliau, kemudian melirik kepadaku dan tersenyum sambil bersabda, “Abu Hirr.” Aku jawab, “Labbaik, ya Rasulullah.” Sabda beliau, “Tinggal aku dan kamu.” Aku jawab, “Engkau benar, wahai Rasulullah.” Sabda beliau, “Duduk dan minumlah.” Aku pun duduk dan minum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau bersabda lagi, “Minumlah.” Dan aku pun minum lagi, dan beliau bersabda, “Minumlah.” Sampai aku mengatakan, “Tidak, demi Zat Yang telah mengutusmu dengan kebenaran, aku tidak menemukan tempat lagi (di perutku).” Sabda beliau, “Perlihatkan kepadaku.” Maka aku berikan bejana itu kepada beliau, dan kemudian beliau memanjatkan puji syukur kepada Allah dan meminum yang tersisa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-6797166222190790405?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/6797166222190790405/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/02/ketika-abu-hurairah-lapar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/6797166222190790405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/6797166222190790405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/02/ketika-abu-hurairah-lapar.html' title='Ketika Abu Hurairah Lapar'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SaFixIepaRI/AAAAAAAAADc/I_LwWa7MJk0/s72-c/di-kemah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-3412266351594155678</id><published>2009-02-22T06:33:00.001-08:00</published><updated>2009-02-22T06:34:37.095-08:00</updated><title type='text'>beware to syubuhat</title><content type='html'>dakwatuna.com - ”Sesungguhnya yang halal itu sudah jelas dan yang haram itu sudah jelas, di antara keduanya ada perkara syubhat yang tidak diketahui oleh banyak manusia. Barangsiapa berhati-hati dengan yang syubhat, ia telah memelihara agama dan kehormatannya. Barangsiapa yang terjatuh pada syubhat, maka ia telah terjerumus pada yang haram.” (Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat itu diucapkan Nabi Muhammad saw. lebih dari 14 abad silam. Beliau memberi peringatan kepada kita untuk berhati-hati dalam masalah halal dan haram, serta sesuatu yang tidak jelas di antara keduanya. Hal itu menyangkut rezeki yang didapat, makanan yang dikonsumsi, pakaian yang dikenakan, nafkah yang diberikan kepada keluarga, dan hal-hal lain yang terkait dengan hidup keseharian kita. Semuanya harus berasal dari yang halal, baik secara hukum maupun secara zat. Allah swt. memerintahkan kita untuk selektif dalam mengkonsumsi segala hal yang menjadi kebutuhan hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan; karena setan itu musuh yang nyata bagimu.” (Al-Baqarah: 168)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Implikasi mengkonsumsi barang haram sangat signifikan bagi kehidupan seseorang, baik di dunia maupun di akhirat. Di dunia akan berdampak pada perilaku, akhlak, psikologi, emosi, kesehatan, dan keturunan kita. Sedangkan di akhirat ada dua kemungkinan: masuk surga dengan menikmati segala kenikmatannya, atau neraka dengan menanggung segala siksanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu tak heran jika Abu Bakar sangat ketat dalam hal ini. Di satu riwayat disebutkan bahwa suatu hari pembantu Abu Bakar datang dengan membawa makanan. Seketika Abu Bakar mengambil dan memakannya. Sang Pembantu berkata, “Wahai Khalifah Rasululillah, biasanya setiap kali aku datang membawa makanan, Anda selalu bertanya dari mana asal makanan yang aku bawa. Kenapa sekarang Anda tidak bertanya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Bakar menjawab, “Sungguh hari ini aku sangat lapar sehingga lupa untuk menanyakan hal itu. Kalau begitu ceritakanlah, dari mana kamu mendapat makanan ini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Pembantu menjawab, “Dulu sebelum aku masuk Islam profesiku adalah sebagai dukun. Suatu hari aku pernah diminta salah satu suku untuk membacakan mantra di kampong mereka. Mereka berjanji akan membalas jasaku itu. Pada hari ini aku melewati kampung itu dan kebetulan mereka sedang mengadakan pesta, maka mereka pun menyiapkan makanan untukku sebagai balasan atas jasa perdukunan yang pernah kuberikan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar itu spontan Abu Bakar memasukkan jari ke kerongkongannya agar bisa muntah. Setelah muntah Abu Bakar berkata, “Jika untuk mengeluarkan makanan itu aku harus menebus dengan nyawa, pasti akan aku lakukan karena aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda, ‘Tidak ada daging yang tumbuh dari makanan yang haram melainkan neraka layak untuk dirinya’.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah Abu Bakar. Contoh pemimpin yang menjaga dirinya dari hal-hal syubhat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-3412266351594155678?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/3412266351594155678/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/02/beware-to-syubuhat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/3412266351594155678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/3412266351594155678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/02/beware-to-syubuhat.html' title='beware to syubuhat'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-6271075098772592551</id><published>2009-02-22T06:22:00.000-08:00</published><updated>2009-02-22T06:24:17.974-08:00</updated><title type='text'>Inilah Rencana Besar Yahudi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SaFf22rwUPI/AAAAAAAAADU/G3WmUsSaezQ/s1600-h/Yahudi+buku+kol+djoko+aw.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 136px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SaFf22rwUPI/AAAAAAAAADU/G3WmUsSaezQ/s320/Yahudi+buku+kol+djoko+aw.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305627232015765746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul: Rencana Besar Yahudi 2012 &amp; 2030&lt;br /&gt;PENULIS: Wang Xiang Jun&lt;br /&gt;Penerbit: Pustaka Radja. Jl Malioboro 167 Yogyakarta 55271. Email: cuncun_ygy@yahoo.com.Alamat email ini sudah di proteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihat alamat email ini http: www.solomongrup.com&lt;br /&gt;ISBN: 978-979-1835-75-6&lt;br /&gt;TEBAL: 134 hlm . 130 x 190 mm&lt;br /&gt;Cetakan : III September 2008 [Dalam tahun 2008 telah cetak tiga kali]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Harian Sore Surabaya Post yang terbitan Surabaya [Tanggal: 19 Januari 2009] buku ini tingkat pembeliannya terdongkrak hingga 500 %. Kenaikkan pembelian itu karena atmosfir berita didominasi masalah Israel yang sedang menggempur Jalur Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sampul buku ini tertera tulisan "Di Larang Beredar Di Amerika", barangkali tulisan inilah yang menghipnotis para pembeli buku, karena tulisan ini dapat mempengaruhi minat membeli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi buku ini cukup rinci dan mengungkap sejarah berdirinya Israel secara sekuensial dan dalam bentuk, sajian yang renyah. Keterlibatan berbagai negara terungkap dengan jelas, utamanya Inggris yang digambar sering bimbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu kali Inggris memberikan dukungan kepada bangsa Arab khususnya kepada bangsa Arab yang ada di Palestina, namun selang beberapa saat justru berbalik mendukung berdirinya negara Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Statemen-statemen penting diungkap jelas, seperti David Ben Gurion, yang menyatakan "tanah Israel merupakan tempat kelahiran orang-orang Yahudi", kemudian Deklarasi Inggris, deklarasi Balfour yang berfokus pada kesimpatian terhadap aspirasi Zionis, Memorandum Balfour, yang berisikan Zionisme lebih penting ketimbang 700 ribu orang Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian catatan penting seperti kuatnya lobi Yahudi yang mempengarui Policy Amerika Serikat, dideskripsikan pula bahwa Yahudi itu sejatinya adalah mengontrol kegiatan Amerika, bahkan saat ini sedang gencar meloby Presiden Amerika 2009. Beberapa perusahaan milik Yahudi yang mendominasi dunia terpapar pula di buku ini. (Unique Collection-emy)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-6271075098772592551?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://sabili.co.id/' title='Inilah Rencana Besar Yahudi'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/6271075098772592551/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/02/inilah-rencana-besar-yahudi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/6271075098772592551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/6271075098772592551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/02/inilah-rencana-besar-yahudi.html' title='Inilah Rencana Besar Yahudi'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SaFf22rwUPI/AAAAAAAAADU/G3WmUsSaezQ/s72-c/Yahudi+buku+kol+djoko+aw.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-6040432015223897016</id><published>2009-02-05T07:37:00.000-08:00</published><updated>2009-02-05T07:41:07.450-08:00</updated><title type='text'>Hukum Bayi Tabung</title><content type='html'>pertanyaan:&lt;br /&gt;Assalamualaikum Wr. Wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadz Dr. Setiawan Budi Utomo yang dimuliakan Allah. Saya adalah seorang ibu rumah tangga yang telah genap memasuki 10 tahun usia pernikahan. Namun, hingga kini Allah belum memberikan buah hati, padahal kami sudah mencoba berbagai cara untuk mendapatkan momongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, saya dan suami secara medis sehat-sehat saja dan bukan dari keturunan yang mandul. Kami akhirnya berkesimpulan barangkali ada faktor ketidaksesuaian pertemuan ovum dan sperma kami sehingga tidak dapat tumbuh dalam rahim secara normal. Hal ini membuat kami mempertimbangkan menggunakan teknologi bayi tabung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi sebelum memutuskan agar mantap dan tenang, kami perlu mendapatkan penjelasan ustadz mengenai bagaimanakah sebenarnya teknik pembuatan bayi tabung dan hukum bayi tabung menurut Islam. Apakah sama hukumnya dengan inseminasi buatan pada hewan yang sering orang lakukan dan bagaimanakah status hukum anak ataupun hewan hasil inseminasi buatan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian, kami sangat menantikan segera jawab fikih kontemporernya agar kami dapat menentukan langkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum Wr. Wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa'alaikumussalam Wr. Wb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran syariat Islam mengajarkan kita untuk tidak boleh berputus asa dan menganjurkan untuk senantiasa berikhtiar (usaha) dalam menggapai karunia Allah SWT. Demikian halnya di ntara pancamaslahat yang diayomi oleh maqashid asy-syari’ah (tujuan filosofis syariah Islam) adalah hifdz an-nasl (memelihara fungsi dan kesucian reproduksi) bagi kelangsungan dan kesinambungan generasi umat manusia. Allah telah menjanjikan setiap kesulitan ada solusi (QS.Al-Insyirah:5-6) termasuk kesulitan reproduksi manusia dengan adanya kemajuan teknologi kedokteran dan ilmu biologi modern yang Allah karuniakan kepada umat manusia agar mereka bersyukur dengan menggunakannya sesuai kaedah ajaran-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi bayi tabung dan inseminasi buatan merupakan hasil terapan sains modern yang pada prinsipnya bersifat netral sebagai bentuk kemajuan ilmu kedokteran dan biologi. Sehingga meskipun memiliki daya guna tinggi, namun juga sangat rentan terhadap penyalahgunaan dan kesalahan etika bila dilakukan oleh orang yang tidak beragama, beriman dan beretika sehingga sangat potensial berdampak negatif dan fatal. Oleh karena itu kaedah dan ketentuan syariah merupakan pemandu etika dalam penggunaan teknologi ini sebab penggunaan dan penerapan teknologi belum tentu sesuai menurut agama, etika dan hukum yang berlaku di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pakar kesehatan New Age dan pemimpin redaksi jurnal Integratif Medicine, DR. Andrew Weil sangat meresahkan dan mengkhawatirkan penggunaan inovasi teknologi kedokteran tidak pada tempatnya yang biasanya terlambat untuk memahami konsekuensi etis dan sosial yang ditimbulkannya. Oleh karena itu, Dr. Arthur Leonard Caplan, Direktur Center for Bioethics dan Guru Besar Bioethics di University of Pennsylvania menganjurkan pentingnya komitmen etika biologi dalam praktek teknologi kedokteran apa yang disebut sebagai bioetika. Menurut John Naisbitt dalam High Tech - High Touch (1999) bioetika bermula sebagai bidang spesialisasi paada 1960 –an sebagai tanggapan atas tantangan yang belum pernah ada, yang diciptakan oleh kemajuan di bidang teknologi pendukung kehidupan dan teknologi reproduksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inseminasi buatan ialah pembuahan pada hewan atau manusia tanpa melalui senggama (sexual intercourse). Ada beberapa teknik inseminasi buatan yang telah dikembangkan dalam dunia kedokteran, antara lain adalah: Pertama; Fertilazation in Vitro (FIV) dengan cara mengambil sperma suami dan ovum istri kemudian diproses di vitro (tabung), dan setelah terjadi pembuahan, lalu ditransfer di rahim istri. Kedua; Gamet Intra Felopian Tuba (GIFT) dengan cara mengambil sperma suami dan ovum istri, dan setelah dicampur terjadi pembuahan, maka segera ditanam di saluran telur (tuba palupi) Teknik kedua ini terlihat lebih alamiah, sebab sperma hanya bisa membuahi ovum di tuba palupi setelah terjadi ejakulasi melalui hubungan seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah inseminasi buatan ini menurut pandangan Islam termasuk masalah kontemporer ijtihadiah, karena tidak terdapat hukumnya seara spesifik di dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah bahkan dalam kajian fiqih klasik sekalipun. Karena itu, kalau masalah ini hendak dikaji menurut Hukum Islam, maka harus dikaji dengan memakai metode ijtihad yang lazimnya dipakai oleh para ahli ijtihad (mujtahidin), agar dapat ditemukan hukumnya yang sesuai dengan prinsip dan jiwa Al-Qur’an dan As-Sunnah yang merupakan sumber pokok hukum Islam. Namun, kajian masalah inseminasi buatan ini seyogyanya menggunakan pendekatan multi disipliner oleh para ulama dan cendikiawan muslim dari berbagai disiplin ilmu yang relevan, agar dapat diperoleh kesimpulan hukum yang benar-benar proporsional dan mendasar. Misalnya ahli kedokteran, peternakan, biologi, hukum, agama dan etika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah inseminasi buatan ini sejak tahun 1980-an telah banyak dibicarakan di kalangan Islam, baik di tingkat nasional maupun internasional. Misalnya Majlis Tarjih Muhammadiyah dalam Muktamarnya tahun 1980, mengharamkan bayi tabung dengan sperma donor sebagaimana diangkat oleh Panji Masyarakat edisi nomor 514 tanggal 1 September 1986. Lembaga Fiqih Islam Organisasi Konferensi Islam (OKI) dalam sidangnya di Amman tahun 1986 mengharamkan bayi tabung dengan sperma donor atau ovum, dan membolehkan pembuahan buatan dengan sel sperma suami dan ovum dari isteri sendiri. Vatikan secara resmi tahun 1987 telah mengecam keras pembuahan buatan, bayi tabung, ibu titipan dan seleksi jenis kelamin anak, karena dipandang tak bermoral dan bertentangan dengan harkat manusia. Mantan Ketua IDI, dr. Kartono Muhammad juga pernah melemparkan masalah inseminasi buatan dan bayi tabung. Ia menghimbau masyarakat Indonesia dapat memahami dan menerima bayi tabung dengan syarat sel sperma dan ovumnya berasal dari suami-isteri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, mengenai hukum inseminasi buatan dan bayi tabung pada manusia harus diklasifikasikan persoalannya secara jelas. Bila dilakukan dengan sperma atau ovum suami isteri sendiri, baik dengan cara mengambil sperma suami kemudian disuntikkan ke dalam vagina, tuba palupi atau uterus isteri, maupun dengan cara pembuahannya di luar rahim, kemudian buahnya (vertilized ovum) ditanam di dalam rahim istri; maka hal ini dibolehkan, asal keadaan suami isteri tersebut benar-benar memerlukan inseminasi buatan untuk membantu pasangan suami isteri tersebut memperoleh keturunan. Hal ini sesuai dengan kaidah ‘al hajatu tanzilu manzilah al dharurat’ (hajat atau kebutuhan yang sangat mendesak diperlakukan seperti keadaan darurat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, kalau inseminasi buatan itu dilakukan dengan bantuan donor sperma dan ovum, maka diharamkan dan hukumnya sama dengan zina. Sebagai akibat hukumnya, anak hasil inseminasi itu tidak sah dan nasabnya hanya berhubungan dengan ibu yang melahirkannya. Menurut hemat penulis, dalil-dalil syar’i yang dapat dijadikan landasan menetapkan hukum haram inseminasi buatan dengan donor ialah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama; firman Allah SWT dalam surat al-Isra:70 dan At-Tin:4. Kedua ayat tersebuti menunjukkan bahwa manusia diciptakan oleh Tuhan sebagai makhluk yang mempunyai kelebihan/keistimewaan sehingga melebihi makhluk-makhluk Tuhan lainnya. Dan Tuhan sendiri berkenan memuliakan manusia, maka sudah seharusnya manusia bisa menghormati martabatnya sendiri serta menghormati martabat sesama manusia. Dalam hal ini inseminasi buatan dengan donor itu pada hakikatnya dapat merendahkan harkat manusia sejajar dengan tumbuh-tumbuhan dan hewan yang diinseminasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua; hadits Nabi Saw yang mengatakan, “tidak halal bagi seseorang yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir menyiramkan airnya (sperma) pada tanaman orang lain (istri orang lain).” (HR. Abu Daud, Tirmidzi dan dipandang Shahih oleh Ibnu Hibban).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hadits tersebut para ulama sepakat mengharamkan seseorang melakukan hubungan seksual dengan wanita hamil dari istri orang lain. Tetapi mereka berbeda pendapat apakah sah atau tidak mengawini wanita hamil. Menurut Abu Hanifah boleh, asalkan tidak melakukan senggama sebelum kandungannya lahir. Sedangkan Zufar tidak membolehkan. Pada saat para imam mazhab masih hidup, masalah inseminasi buatan belum timbul. Karena itu, kita tidak bisa memperoleh fatwa hukumnya dari mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits ini juga dapat dijadikan dalil untuk mengharamkan inseminasi buatan pada manusia dengan donor sperma dan/atau ovum, karena kata maa’ dalam bahasa Arab bisa berarti air hujan atau air secara umum, seperti dalam Thaha:53. Juga bisa berarti benda cair atau sperma seperti dalam An-Nur:45 dan Al-Thariq:6.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalil lain untuk syarat kehalalan inseminasi buatan bagi manusia harus berasal dari ssperma dan ovum pasangan yang sah menurut syariah adalah kaidah hukum fiqih yang mengatakan “dar’ul mafsadah muqaddam ‘ala jalbil mashlahah” (menghindari mafsadah atau mudharat) harus didahulukan daripada mencari atau menarik maslahah/kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana kita ketahui bahwa inseminasi buatan pada manusia dengan donor sperma dan/atau ovum lebih banyak mendatangkan mudharat daripada maslahah. Maslahah yang dibawa inseminasi buatan ialah membantu suami-isteri yang mandul, baik keduanya maupun salah satunya, untuk mendapatkan keturunan atau yang mengalami gangguan pembuahan normal. Namun mudharat dan mafsadahnya jauh lebih besar, antara lain berupa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. percampuran nasab, padahal Islam sangat menjada kesucian/kehormatan kelamin dan kemurnian nasab, karena nasab itu ada kaitannya dengan kemahraman dan kewarisan.&lt;br /&gt;2. Bertentangan dengan sunnatullah atau hukum alam.&lt;br /&gt;3. Inseminasi pada hakikatnya sama dengan prostitusi, karena terjadi percampuran sperma pria dengan ovum wanita tanpa perkawinan yang sah.&lt;br /&gt;4. Kehadiran anak hasil inseminasi bisa menjadi sumber konflik dalam rumah tanggal.&lt;br /&gt;5. Anak hasil inseminasi lebih banyak unsur negatifnya daripada anak adopsi.&lt;br /&gt;6. Bayi tabung lahir tanpa melalui proses kasih sayang yang alami, terutama bagi bayi tabung lewat ibu titipan yang menyerahkan bayinya kepada pasangan suami-isteri yang punya benihnya sesuai dengan kontrak, tidak terjalin hubungan keibuan secara alami. (QS. Luqman:14 dan Al-Ahqaf:14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun mengenai status anak hasil inseminasi buatan dengan donor sperma dan/atau ovum menurut hukum Islam adalah tidak sah dan statusnya sama dengan anak hasil prostitusi atau hubungan perzinaan. Dan kalau kita bandingkan dengan bunyi pasal 42 UU Perkawinan No. 1 tahun 1974, “anak yang sah adalah anak yang dilahirkan dalam atau sebagai akibat perkawinan yang sah” maka tampaknya memberi pengertian bahwa anak hasil inseminasi buatan dengan donor itu dapat dipandang sebagai anak yang sah. Namun, kalau kita perhatikan pasal dan ayat lain dalam UU Perkawinan ini, terlihat bagaimana peranan agama yang cukup dominan dalam pengesahan sesuatu yang berkaitan dengan perkawinan. Misalnya pasal 2 ayat 1 (sahnya perkawinan), pasal 8 (f) tentang larangan perkawinan antara dua orang karena agama melarangnya, dll. lagi pula negara kita tidak mengizinkan inseminasi buatan dengan donor sperma dan/atau ovum, karena tidak sesuai dengan konstitusi dan hukum yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan hukum inseminasi buatan pada hewan dan hasilnya sebagaimana yang sering orang lakukan juga harus diddudukkanmasalahnya. Pada umumnya, hewan baik yang hidup di darat, air dan udara, adalah halal dimakan dan dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk kesejahteraan hidupnya, kecuali beberapa jenis makanan/hewan yang dilarang dengan jelas oleh agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehalalan hewan pada umumnya dan hewan ternak pada khususnya adalah berdasarkan firman Allah dalam Surat Al-Baqarah:29, yang menyatakan bahwa semua yang ada di planet bumi ini untuk kesejahteraan manusia. Dan juga surat Al-Maidah:2, yang menyatakan bahwa semua hewan ternak dihalalkan kecuali yang tersebut dalam Al-An’am:145, An-Nahl:115, Al-Baqoroh:173 dan Al-Maidah:3. Ketiga surat dan ayat yang pertama tersebut hanya mengharamkan 4 jenis makanan saja, yaitu bangkai, darah, babi dan hewan yang disembelih tanpa menyebut nama Allah. Sedangkan surat dan ayat yang disebut terakhir mengharamkan 10 jenis makanan, yaitu 4 macam makanan yang tersebut di atas ditambah 6, yakni: 1. Hewan yang mati tercekik, 2. Yang mati dipukul, 3. Yang mati terjatuh, 4. Yang mati ditanduk, 5. Yang mati diterkam binatang buas, kecuali yang sempat disembelih dan 6. Yang disembelih untuk disajikan pada berhala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai hewan yang halal dan yang haram, terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. ulama yang hanya mengharamkan 10 macam makanan/hewan yang tersebut dalam Al-Maidah:3, sebab ayat ini termasuk wahyu terakhir yang turun. Mahmud Syaltut, mantan Rektor Univ. Al-Azhar mendukung pendapat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Ulama hadits menambah beberapa larangan berdasarkan hadits Nabi, yaitu antara lain: semua binatang buas yang bertaring, semua burung yang berkuku tajam, keledai peliharaan/jinak dan peranakan kuda dengan keledai (bighal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Ulama fiqih/mazhab menambah daftar sejumlah hewan yang haram dimakan berdasarkan ijtihad, yaitu antara lain: semua jenis anjing termasuk anjing hutan dan anjing laut, rubah, gajah, musang/garangan, burung undan, rajawali, gagak, buaya, tawon, semua jenis ulat dan serangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Rasyid Ridha, pengaran Tafsir Al-Manar berpendapat bahwa yang tidak jelas halal/haramnya berdasarkan nash Al-Qur’an itu ada dua macam: 1. semua jenis hewan yang baik, bersih dan enak/lezat (thayyib) adalah halal. 2. Semua hewan yang jelek, kotor dan menjijikan adalah haram. Namun kriteria baik, bersih, enak, menarik atau kotor, jelek dan menjijikan tidak ada kesepakatan ulama di dalamnya. Apakah tergantung selera dan watak masing-masing orang atau menurut ukuran yang umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengembangbiakkan dan pembibitan semua jenis hewan yang halal diperbolehkan oleh Islam, baik dengan jalan inseminasi alami (natural insemination) maupun inseminasi buatan (artificial insemination). Dasar hukum pembolehan inseminasi buatan ialah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama; Qiyas (analogi) dengan kasus penyerbukan kurma. Setelah Nabi Saw hijrah ke Madinah, beliau melihat penduduk Madinah melakukan pembuahan buatan (penyilangan/perkawinan) pada pohon kurma. Lalu Nabi menyarankan agar tidak usah melakukan itu. kemudian ternyata buahnya banyak yang rusak. Setelah hal itu dilaporkan pada Nabi, beliau berpesan : “lakukanlah pembuahan buatan, kalian lebih tahu tentang urusan dunia kalian.” Oleh karena itu, kalau inseminasi buatan pada tumbuh-tumbuhan diperbolehkan, kiranya inseminasi buatan pada hewan juga dibenarkan, karena keduanya sama-sama diciptakan oleh Tuhan untuk kesejahteraan umat manusia. (QS. Qaaf:9-11 dan An-Nahl:5-8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua; kaidah hukum fiqih Islam “al-ashlu fil asya’ al-ibahah hatta yadulla dalil ‘ala tahrimihi” (pada dasarnya segala sesuatu itu boleh, sampai ada dalil yang jelas melarangnya). Karena tidak dijumpai ayat dan hadits yang secara eksplisit melarang inseminasi buatan pada hewan, maka berarti hukumnya mubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun mengingat risalah Islam tidak hanya mengajak umat manusia untuk beriman, beribadah dan bermuamalah di masyarakat yang baik (berlaku ihsan) sesuai dengan tuntunan Islam, tetapi Islam juga mengajak manusia untuk berakhlak yang baik terhadap Tuhan, sesama manusia dan sesama makhluk termasuk hewan dan lingkungan hidup, maka patut dipersoalkan dan direnungkan, apakah melakukan inseminasi buatan pada hewan pejantan dan betina secara terus menerus dan permanen sepanjang hidupnya secara moral dapat dibenarkan? Sebab hewan juga makhluk hidup seperti manusia, mempunyai nafsu dan naluri untuk kawin guna memenuhi insting seksualnya, mencari kepuasan (sexual pleasure) dan melestarikan jenisnya di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian dapat kita simpulkan bahwa mengembangbiakkan semua jenis hewan yang halal (yang hidup di darat, air dan terbang bebas di udara) diperbolehkan Islam, baik untuk dimakan maupun untuk kesejahteraan manusia. Pengembangbiakan boleh dilakukan dengan inseminasi alami maupun dengan inseminasi buatan. Inseminasi buatan pada hewan tersebut hendaknya dilakukan dengan memperhatikan nilai moral Islami sebagaimana proses bayi tabung pada manusia tetap harus menjunjung tinggi etika dan kaedah-kaedah syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu A’lam Wa Bilahit taufiq wal Hidayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Ustadz Dr. Setiawan Budi Utomo&lt;br /&gt;Anggota Dewan Syariah Nasional (DSN) dan Komisi Fatwa MUI&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-6040432015223897016?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/6040432015223897016/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/02/hukum-bayi-tabung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/6040432015223897016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/6040432015223897016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/02/hukum-bayi-tabung.html' title='Hukum Bayi Tabung'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-9018774900925376566</id><published>2009-02-05T07:24:00.000-08:00</published><updated>2009-02-05T07:29:35.940-08:00</updated><title type='text'>HAMKA, Berprinsip Tapi Lembut</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SYsFyZiEo1I/AAAAAAAAADM/C7K-4lZzDHs/s1600-h/hamka.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 118px; height: 106px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SYsFyZiEo1I/AAAAAAAAADM/C7K-4lZzDHs/s320/hamka.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299335749936915282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Namun dia tidak pernah menyimpan dendam pada Bung Karno. Buktinya, ketika Bung Karno wafat, HAMKA-lah yang menjadi imam saat sholat jenazahnya. Sikap yang berpedang pada prinsip dan hati ini tidak luput dari tempaan perjalanan hidupnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah salah satu tokoh Indonesia yang langka. Kok langka? Pasalnya nih, tokoh yang satu ini cukup kompleks. Seandainya masih hidup, pasti diajak omong apa aja nyambung. Diajak omong masalah agama, okey! Karena&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HAMKA emang seorang ulama. Sastra? Oh...dia juga jagonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan masalah sosial budaya dan politik juga pernah digelutinya.&lt;br /&gt;Tapi ada satu dari Buya HAMKA ini, yaitu keteguhannya memegang prinsip yang diyakini. Inilah yang bikin semua orang menyeganinya. Sikap independennya itu sungguh bukan hal yang baru bagi HAMKA. Pada jamam pemerintah Soekarno, HAMKA berani mengeluarkan fatwa haram menikah lagi bagi Presiden Soekarno. Otomatis fatwa itu bikin sang Presiden berang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak berhenti di situ, HAMKA juga terus-terusan mengkritik kedekatan pemerintah dengan PKI waktu itu. So, wajar aja kalau akhirnya dia dikirim ke penjara oleh Soekarno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan majalah yang dibentuknya ''Panji Masyarat'', pernah dibredel Soekarno karena menerbitkan tulisan Bung Hatta yang berjudul ''Demokrasi Kita'' yang terkenal itu. Tulisan itu berisi kritikan tajam terhadap konsep Demokrasi Terpimpin yang dijalankan Bung Karno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dia tidak pernah menyimpan dendam pada Bung Karno. Buktinya, ketika Bung Karno wafat, HAMKA-lah yang menjadi imam saat sholat jenazahnya. Sikap yang berpedang pada prinsip dan hati ini tidak luput dari tempaan perjalanan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simbol legitimasi umat&lt;br /&gt;HAMKA dilahirkan di Maninjau, Sumatra Barat, 16 Februari 1908. Ayahnya bernama H Abdul Karim Amrullah, seorang tokoh gerakan Islam kaum muda Minangkabau. Setelah menunaikan ibadah haji, gelar religius itu disimpan di depan nama aslinya. Jadilah ia bernama HAMKA (Haji Abdul Malik Karim Amrullah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak muda, HAMKA dikenal sebagai seorang pengelana. Bahkan ayahnya, memberi gelar Si Bujang Jauh. Pada usia 16 tahun ia merantau ke Jawa untuk menimba ilmu tentang gerakan Islam modern kepada HOS Tjokroaminoto, Ki Bagus Hadikusumo, RM Soerjopranoto, dan KH Fakhrudin. Saat itu, HAMKA mengikuti berbagai diskusi dan training pergerakan Islam di Abdi Dharmo Pakualaman, Yogyakarta.&lt;br /&gt;Selain dikenal sebagai ulama kharismatik, Hamka juga dikenal sebagai pujangga termashur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak usia 17 tahun, ia sudah menulis roman berjudul Siti Rabiah. Aktivitas tulis menulis itu ditentang oleh keluarganya. Namun Hamka jalan terus untuk mencari jati dirinya dan berusaha keluar dari bayangan nama besar ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada usia 30-an, ia tak langsung memilih menjadi ulama, meski ia sendiri termasuk muballig muda Muhammadiyah di kota Medan. Ia lebih suka bergelut di bidang jurnalistik. Bersama Abdullah Puar, pada tahun 1936 ia mendirikan majalah Pedoman Masyarakat di kota Medan. Di majalah inilah ia menulis tulisan bersambung yang di kemudian hari menjadi buku Tasawuf Modern yang terkenal itu. Meski tulisan itu syarat dengan nilai-nilai keislaman, ia tetap saja dikenal sebagai pujangga daripada ulama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1950, ia mendapat kesempatan untuk melawat ke berbagai negara daratan Arab. Kesempatan ini dipergunakannya untuk bertemu dengan tokoh dan pengarang Mesir yang sudah lama dikenalnya. Sepulang dari lawatan itu, HAMKA menulis beberapa roman. Antara lain Mandi Cahaya di Tanah Suci, Di Lembah Sungai Nil, dan Di Tepi Sungai Dajlah. Sebelum menyelesaikan roman-roman di atas, ia telah membuat roman yang lainnya. Seperti Di Bawah Lindungan Ka''bah, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Merantau ke Deli, dan Di Dalam Lembah Kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak perjanjian Roem-Royen 1949, ia pindah ke Jakarta dan memulai kariernya sebagai pegawai di Departemen Agama pada masa KH Abdul Wahid Hasyim. Waktu itu HAMKA sering memberikan kuliah di berbagai perguruan tinggi Islam di Tanah Air.&lt;br /&gt;Sebagai seorang intelektual yang hidup pada jaman itu, Hamka pada tahun 1955 terlibat dalam dunia politik. Ia masuk Konstituante melalui partai Masyumi. Namun, perjalanan politiknya bisa dikatakan berakhir ketika Konstituante dibubarkan melalui Dekrit Presiden Soekarno pada 1959. Setahun kemudian nasib serupa menimpa Masyumi, dibubarkan Soekarno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu Hamka kembali kepada dunianya, menulis. Kali ini ia hadir dengan majalah baru Panji Masyarakat yang sempat terkenal karena menerbitkan tulisan Bung Hatta berjudul Demokrasi Kita.&lt;br /&gt;Pada periode ini, tulisan Hamka yang mendapat gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Al Azhar Mesir tahun 1958 ini sudah lebih banyak berupa kajian-kajian keIslaman yang mencakup seluruh bidang.&lt;br /&gt;Setelah peristiwa 1965 dan berdirinya pemerintahan Orde Baru, Hamka secara total berperan sebagai ulama. Ia meninggalkan dunia politik dan sastra. Tulisan-tulisannya di Panji Masyarakat sudah merefleksikannya sebagai seorang ulama, dan ini bisa dibaca pada rubrik Dari Hati Ke Hati yang sangat bagus penuturannya. Keulamaan Hamka lebih menonjol lagi ketika dia menjadi ketua MUI pertama tahun 1975.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamka dikenal sebagai seorang moderat. Paling tidak bisa dilihat dari cara dia menyampaikan sesuatu yang selalu menempatkan hati dan pikiran dalam satu posisi yang sama berharganya. Tidak pernah dia mengeluarkan kata-kata keras, apalagi kasar dalam komunikasinya. Hal ini sudah ia tunjukkan dari sejak muda. Ia lebih suka memilih menulis roman atau cerpen dalam menyampaikan pesan-pesan moral Islam. Hamka yang bergelar Datuk In Domo ini mengakui bahwa memang dia menjadi lebih moderat ketika usianya bertambah.&lt;br /&gt;"Ketika buku yang saya baca baru lima buah, saya cepat sekali menyimpulkan satu hal mengenai agama dan emosi, tapi ketika buku yang saya baca sudah lima puluh, saya menjadi lebih paham, dan tidak merasa perlu bersikap seperti itu," katanya suatu ketika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamka meninggalkan karya tulis segudang, diantaranya, yang dibukukan tercatat lebih kurang 118 buah, belum termasuk karangan-karangan panjang dan pendek yang dimuat di berbagai media massa. Tulisan-tulisannya meliputi banyak bidang kajian: politik, sejarah, budaya, ahlak, dan ilmu-ilmu keislaman.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-9018774900925376566?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.oaseislam.com/' title='HAMKA, Berprinsip Tapi Lembut'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/9018774900925376566/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/02/hamka-berprinsip-tapi-lembut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/9018774900925376566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/9018774900925376566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/02/hamka-berprinsip-tapi-lembut.html' title='HAMKA, Berprinsip Tapi Lembut'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SYsFyZiEo1I/AAAAAAAAADM/C7K-4lZzDHs/s72-c/hamka.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-5284208002150601223</id><published>2009-02-03T07:04:00.000-08:00</published><updated>2009-02-03T07:53:30.540-08:00</updated><title type='text'>Dampak Perang, Anak-Anak Gaza Ciptakan "Alfabet Baru"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SYhoYb58soI/AAAAAAAAADE/b2iCxF_aUlk/s1600-h/alfabet.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 230px; height: 164px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SYhoYb58soI/AAAAAAAAADE/b2iCxF_aUlk/s320/alfabet.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298599730618348162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Perang brutal Israel yang dilancarkan ke Jalur Gaza selama 22 hari melekat kuat dalam ingatan anak-anak Gaza. Sedemikian melekatnya, sehingga anak-anak Gaza memaknai susunan abjad dalam alfabet dengan kata-kata yang berkaitan dengan peperangan yang baru saja mereka alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shaimaa, seorang siswi sekolah dasar di Gaza berusia 10 tahun, tidak lagi menuliskan huruf A misalnya, untuk kata "Apple" atau huruf B untuk kata "Ball". Shaimaa lebih memilik kata "Apache" (jenis helikopter tempur yang digunakan Israel saat menyerang Gaza) untuk huruf A, kata "Blood" (darah) untuk huruf B, kata Coffin (peti mati) untuk huruf C dan kata "Destruction" (kehancuran) untuk huruf D dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shaimaa menuliskan koleksi kata-kata semacam itu untuk semua alfabet dalam buku catatannya yang berwarna-warni. Shaimaa bahkan menyatakan, alfabet yang dibuatnya itu harus dipadukan ke dalam kurikulum sekolah karena lebih cocok digunakan untuk belajar sehari-sehari di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir semua anak-anak Gaza melakukan hal yang sama dengan Shaimaa. Mereka membuat membuat kata-kata dari susunan alfabet berdasarkan pengalaman mereka melihat dan merasakan sendiri kekejaman Israel dalam perang yang baru saja usai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang guru di Gaza bernama Amal Yunis mengakui banyak anak-anak tingkat taman kanak-kanak di kelasnya yang juga menggunakan kata-kata yang hampir sama dengan yang digunakan Shaimaa. Ia menceritakan pengalamannya ketika mengajar di dalam kelas, ia menempelkan gambar apel (Apple), bunga (Flower)  dan kelinci (Rabbits) dengan warna-warna yang mencolok dengan maksud membuat anak-anak senang melihatnya. Amal lalu bertanya pada murid-muridnya,"Anak-anak, siapa yang tahu kata yang diawali dengan huruf 'F'?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang muridnya bernama Amgad menjawab,"Saya tahu, Bu. 'F' untuk 'F-16' (jenis pesawat tempur yang digunakan Israel)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yunis berusaha menjelaskan dan meyakinkan murid-muridnya bahwa jawaban yang benar adalah "Flower". Tapi ia makin terkejut ketika siswa-siswi kecilnya malah memberikan kata-kata yang lain seperti "Fear" (takut), "Flee" (mengungsi) dan "Fire" (api, kebakaran).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serangan keji Israel ke Gaza membuat anak-anak di Gaza kini akrab dengan bahasa-bahasa yang merefleksikan pengalaman mengerikan mereka selama perang berlangsung. Seorang ibu bernama Umi Faras mengatakan, anak-anaknya kini lebih banyak memperbincangkan tentang perang, pemboman dan kematian. Salah seorang anak lelaki Umi Faras  yang masih berusia tiga tahun, sampai sekarang bahkan masih suka gemetar dan menjerit ketakutan jika mendengar suara-suara bising di luar rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dia akan menangis dan berteriak, 'ibu .. bom, bom'," tutur Umi Faras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain lagi dengan Alaa Al-Shawwa, seorang anak perempuan Gaza berusia 6 tahun. Ia tidak percaya dengan dongeng-dongeng yang diceritakan ibunya sebelum ia tidur. Ala selalu mengatakan pada orang tuanya, "Tidak Bu. Anak perempuan berbaju merah itu tidak dimakan oleh srigala. Tapi dia dibunuh oleh orang-orang Israel."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku anak-anak di Gaza, seperti Shaimaa atau Al-Shawwa menunjukkan bahwa mereka mengalami masa-masa yang menakutkan dan penuh tekanan selama berminggu-minggu serangan brutal Israel. Trauma akibat perang telah merampas sifat anak-anak mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka lupa apa itu damai, gembira dan lucu. Mereka cuma ingat  tentang perang, darah dan kematian," kata Fadl Abu Hayen, direktur Center for Social Rehabilitation and Crisis Management.&lt;br /&gt;Itulah gambaran anak-anak di Gaza sekarang, mereka kehilangan masa kanak-kanak yang seharusnya bisa mereka nikmati dengan keriangan dan kehangatan. Sebuah studi yang dilakukan Universitas Queen, Kanada menyebutkan bahwa pola kekerasan yang dialami anak-anak Palestina mengakibatkan dampak psikologis yang sangat serius dan butuh waktu bertahun-tahun untuk memulihkannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-5284208002150601223?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/5284208002150601223/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/02/dampak-perang-anak-anak-gaza-ciptakan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/5284208002150601223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/5284208002150601223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/02/dampak-perang-anak-anak-gaza-ciptakan.html' title='Dampak Perang, Anak-Anak Gaza Ciptakan &quot;Alfabet Baru&quot;'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SYhoYb58soI/AAAAAAAAADE/b2iCxF_aUlk/s72-c/alfabet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-8076424487352991196</id><published>2009-01-31T07:42:00.000-08:00</published><updated>2009-01-31T07:43:23.683-08:00</updated><title type='text'>PM Turki Sumpah Serapahi Presiden Israel</title><content type='html'>Hubungan Israel-Turki Israel memasuki babak baru yang dramatis. Dalam pertemuan di Davos, Swiss pekan ini, Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan tanpa diduga secara berani meninggalkan forum pembicaraan ekonomi dunia setelah beradu mulut dengan Presiden Israel, Shimon Perez, Selasa malam (27/01). Erdogan tanpa rasa takut berdebat panas dengan Perez tentang agresi Israel di Jalur Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalian membunuhi orang-orang." seru Erdogan keras kepada Perez. "Apa yang kalian lakukan tidak manusiawi!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi perkataan Erdogan, Perez langsung memotong dengan panas, "Apakah Anda sungguh benar-benar mengerti akan situasi dimana ratusan roket berhamburan dan menyerang perempuan dan anak-anak? Ada apa dengan Anda?" repetnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Erdogan tidak terima perkataan Perez, dan ia meminta waktu kepada moderator untuk kembali bicara. Namun, ia hanya diberikan waktu satu menit saja. "Kalian, Israel, tidak pernah mau mendengarkan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, Erdogan pun berkata, "Bagi saya pertemuan Davos sudah selesai. Saya tidak diizinkan untuk bicara di sini. Perdana Menteri kalian, Ohud Olmert, mengatakan sangat senang memasuki Palestina dengan tank, peluru dan roket, dan membunuh warganya." ujarnya dengan nada tegas kepada Perez, yang langsung disambut dengan tepuk-tangan para hadirin. Setelah itu, Erdogan pun meninggalkan forum dan dengan cuek melewati Perez yang tampak tertekan. Erdogan mengatakan tak akan menghadiri lagi forum itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkataan Erdogan di atas langsung membuat Shimon Perez mengkerut. Ia terlihat tidak pede dalam pertemuan itu. Perdana Menteri Kjell Magne Bondevik dari Norwegia berkata, "Saya tidak pernah melihat Perez seperti itu. Ia mungkin sadar bahwa seluruh dunia sekarang sedang memusuhinya. Saya sedih Erdogan meninggalkan forum."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dukungan untuk Erdogan datang dari banyak pihak. Menteri Luar Negeri Mesir, Moussa, yang selama debat hanya diam saja, berkomentar, "Sikap Erdogan bisa dipahami. Israel memang tidak pernah mendengarkan siapapun."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan Turki dengan Israel memang menjadi buruk ketika Israel melancarkan Operasi Cast Lead ke Gaza. Recep Tayyip Erdogan adalah satu dari sedikit pemimpin negara yang secara terang-terangan mengecam Israel.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-8076424487352991196?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://eramuslim.com/berita/dunia/pm-turki-sumpah-serapi-presiden-israel.htm' title='PM Turki Sumpah Serapahi Presiden Israel'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/8076424487352991196/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/pm-turki-sumpah-serapahi-presiden.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/8076424487352991196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/8076424487352991196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/pm-turki-sumpah-serapahi-presiden.html' title='PM Turki Sumpah Serapahi Presiden Israel'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-3237892330762185156</id><published>2009-01-31T06:23:00.000-08:00</published><updated>2009-01-31T06:36:46.760-08:00</updated><title type='text'>Barisan Dakwah Harus Solid</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SYRh5UA50MI/AAAAAAAAAC8/Ez2st3DKwb4/s1600-h/kaligrafi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 96px; height: 93px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SYRh5UA50MI/AAAAAAAAAC8/Ez2st3DKwb4/s320/kaligrafi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297466698947481794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Al Qur'an ada satu surah namanya Ash Shaf artinya barisan yang kokoh. Dalam shalat berjamaah disyaratkan barisan shaf harus lurus. Karena ketidak lurusan shaf akan menyebabkan hati bercerai-berai. Dalam ayat di atas kita temukan kata shaffa yang artinya barisan pasukan umat Islam harus lurus dan kokoh, ka'annahum bunyaanun marshush (mereka seperti bangunan yang kuat, tidak tergoyahkan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amal Yang Paling Dicintai Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Al Qurthuby meriwayatkan bahwa ayat di atas turun ketika para sahabat bertanya: law na'lam ayyul a'maali ahabbu ilallahhi la'amilnaahu (seandainya kami tahu amal yang paling Allah cintai niscaya kami akan melakukannya) lalu turunlah ayat di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar ayat ini berkenaan dengan masalah barisan perang, tetapi pada dasarnya semua barisan sama. Baik itu barisan dalam shalat maupun barisan dalam dakwah apalagi dalam perang, itu harus solid. Karena itu Rasulullah saw. selalu mengingatkan sebelum shalat agar barisan shaf diluruskan. Bahkan Rasulullah saw. tidak pernah memulai shalatnya sampai semua barisan shaf benar-benar rapi. Perhatikan betapa makna soliditas barisan ini benar-benar sangat penting, sebagai cerminan ketaatan bagi orang-orang yang beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari firman Allah di atas: innallaaha yuhibu nampak bahwa Allah benar-benar sangat mencintai barisan yang solid. Artinya sekalipun seseorang banyak melakukan ibadah ritual, seperti shalat, puasa, zakat dan haji, tetapi jika dalam akhlaknya sehari-hari merusak persatuan umat Islam, itu semua tidak akan membuat Allah cinta kepadanya. Perhatikan Allah mengaitkan cinta-Nya dengan soliditas barisan. Bahwa untuk meraih cinta Allah seorang hamba harus bersatu dengan saudaranya. Tidak boleh saling menjatuhkan, menjelekkan hanya karena perbedaan fikih atau jamaah, apalagi saling membunuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya kita menemukan contoh-contoh yang sangat mengagumkan dari tradisi para ulama, bahwa mereka sekalipun berbeda mazhab fikih, mereka saling menghormati di antara mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ahmad mengatakan: "Aku tidak akan menjelekkan orang-orang yang mengatakan bahwa menyentuh kemaluan tidak membatalkan wudhu' sekalipun itu sependapat dengan aku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Syafi'ie tidak membaca qunut ketika menjadi imam di tengah masyarakat yang bermadzhab Hanafi. Ketika di tanya mengapa ia tidak membaca qunut, padahal baginya sunnah muakkadah dalam shalat subuh, Imam Sya'fii menjawab, "Aku menghormati pendapat Imam Abu Hanifah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan, betapa para ulama benar-benar memahami bahwa perbedaan fikih tidak boleh menyebabkan lahirnya fanatisme buta, bahkan harus saling menghormati antar satu dengan lain. Ini antara berbagai madzhab, bahwa solidaritas keumatan itu harus ditegakkan, apalalagi dalam satu jama'ah atau organisasi dakwah yang jelas-jelas semuanya berbuat untuk menegakkan ajaran Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa soliditas barisan ini termasuk amal yang paling dicintai Allah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, bahwa dari soliditas akan lahir kekompakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kekompakan akan lahir sinergi yang berkesinambungan. Bukankah kita hidup di alam ini karena sinergi yang utuh antar seluruh unsur yang Allah ciptakan di dalamnya. Dalam ilmu biologi itu di kenal dengan ekosistem. Perhatikan bahwa semua proses dalam hidup kita sehari-harti sangat membutuhkan soliditas. Dalam tubuh kita, kita temukan bahwa semua organ bekerjasama dengan solid, sehingga kita merasakan nikmatnya. Sungguh tidak terbayang apa yang akan kita rasakan jika masing-masing organ dalam tubuh kita bekerja sendiri-sendiri dan bercerai-berai. Berdasarkan ini nampak bahwa soliditas itu fitrah. Dan kita semua tidak akan pernah menghindarinya. Sekali menghindar kita pasti akan menderita, bahkan itu akan menyebabkan malapetaka bagi kemanusiaan. Karena itu menegakkan soliditas dalam usaha apa saja -apalagi dalam usaha dakwah- adalah suatu keniscayaan. Maka sungguh berdosa ketika seseorang mengaku beriman kepada Allah, sementara dalam menegakkan ajaran-Nya tidak solid, apalagi saling membunuh antar sesamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, soliditas barisan adalah bagian dari iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan ayat sebelumnya, Allah memanggil orang-orang yang beriman untuk berfirman: limaa taquuluuna maa laa taf'aluun artinya (wahai orang-orang yang beriman, mengapa kalian mengatakan apa yang tidak kalian lakukan). Maksudnya mengapa kalian mengaku beriman jika kalian tidak mau bersatu dalam barisan yang kokoh. Ini menarik untuk kita tekankan. Sebab fenomena perpecahan di kalangan umat Islam kini di anggap biasa. Padahal menurut ayat di atas menegakkan persatuan yang solid adalah ciri utama keimanan. Dengan kata lain bahwa tidak ada artinya iman yang dimiliki seseorang jika kemudian saling bemusuhan sesama mu'min. Bahkan dalam surah Al Hujurat : 10 Allah berfirman: innamal mu'minuuna ikhawatun, kata innama dalam pandangan ulama tafsir lilhashr maksudnya identifikasi. Artinya bahwa seorang yang beriman identik dengan persaudaraan. Maksudnya tidak pantas seseorang mengaku beriman jika kemudian tidak bersaudara antara satu dengan lainnya. Sama dengan ayat di atas, bahwa tidak pantas seseorang mengatakan bahwa dirinya beriman jika dalam prakteknya tidak bersatu dalam barisan yang kokoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, bahwa tidak solid dalam barisan dakwah adalah perbuatan dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan Allah berfirman pada ayat sebelumnya: "Amat dibenci oleh Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan". Lalu Allah menegaskan bahwa sangat suka kepada orang-orang yang berjuang di jalan-Nya dengan barisan yang solid. Artinya bahwa syarat untuk mendapatkan cinta Allah, bukan hanya semata berjuang di jalan-Nya, tetapi juga harus bersatu dalam satu barisan yang solid. Ini pemahaman yang banyak orang Islam salah pahami, sehingga mereka tidak mau bersatu dengan umat Islam lainnya. Padahal shalatnya masih sama, kiblatnya juga masih sama, Allah yang disembah pun juga masih sama. Akibatnya mereka mudah di adu domba. Tidak sedikit dari nyawa orang Islam yang melayang hanya karena perang saudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagai Satu Bangunan Yang Kokoh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada ayat berikutnya Allah berfirman: ka'annahum bunyaanun marshush (mereka seperti bangunan yang kokoh). Apa artinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, bahwa masing-masing bahan bangunan itu berkualitas baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mungkin bangunan itu tegak kokoh jika batu batanya rapuh atau kualitas pasir dan semennya tidak baik. Bagitu juga dalam dakwah, bahwa masing-masing individu harus mempunyai iman dan keikhlasan yang benar-benar berkualitas. Di sini peran tarbiyah dan pembinaan harus dioptimalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, bahwa bahan-bahan bangunan itu bukan hanya baik secara individual melainkan harus bisa disinergikan dengan bahan-bahan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya bahwa kualitas masing-masing aktifis dakwah hendaknya bukan hanya baik secara individu, melainkan ia mampu bersinergi dengan orang lain. Itulah rahasia mengapa Allah mengumpamakan dengan bangunan. Bahwa seorang muslim tidak cukup hanya menjadi sholeh sendirian, melainkan ia harus bersinergi untuk membuat orang lain beramal shaleh. Dalam rangka ini sangat dibutuhkan soliditas barisan dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, bahwa bangunan dikatakan kokoh bila bertahan lama, dan tidak mengalami kerapuhan di tengah musim apapun panas atau hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga barisan dakwah dikatakan solid bila ia tetap utuh, tidak terpengaruh dengan rayuan dan godaan apapun. Pun juga tetap istiqamah memegang prinsip sekalipun situasi dan kondisi memaksanya harus berubah. Ia tidak pernah bubar barisan sebelum ada komando bubar barisan. Itulah rahasia mengapa Allah swt. mengumpamakan dengan bangunan yang kokoh. Karena bangunan akan melindungi dan bisa memberikan rasa aman kepada penghuninya bila ia kokoh dan solid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a'lam bishshawab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-3237892330762185156?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.alhikmah.ac.id' title='Barisan Dakwah Harus Solid'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/3237892330762185156/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/barisan-dakwah-harus-solid.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/3237892330762185156'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/3237892330762185156'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/barisan-dakwah-harus-solid.html' title='Barisan Dakwah Harus Solid'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SYRh5UA50MI/AAAAAAAAAC8/Ez2st3DKwb4/s72-c/kaligrafi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-7644285894093574392</id><published>2009-01-30T09:01:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T09:06:52.136-08:00</updated><title type='text'>Dewan Gereja Dunia akan Selenggarakan Konferensi Misi dan Penginjilan Sedunia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SYMzMTOMXeI/AAAAAAAAAC0/P5snb5rJLXk/s1600-h/eukomene_thumb.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 225px; height: 180px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SYMzMTOMXeI/AAAAAAAAAC0/P5snb5rJLXk/s320/eukomene_thumb.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297133873129086434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebuah konferesi misi Kristiani sedunia dijadwalkan akan diselenggarakan pada akhir tahun 2011 oleh Dewan Gereja Dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidayatullah.com--Komisi World Mission dan Evangelism (Commission on World Mission and Evangelism-- CWME) sidang pertamaterdiri dari delegasi gereja-gereja anggota WCC seperti Gereja Katolik Roma dan beberapa diantaranya berasal dari luar anggota badan Kristiani-merekomendasikan agar konferensi misi dan penginjilan dunia berikutnya diadakan selama periode dimana tubuh ekumene akan merayakan beberapa peristiwa penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama diskusi, kelompok tersebut juga akan merayakan hari ulang tahun keseratus Konferensi Misionaris di Edinburgh 1910 –-yang dianggap oleh banyak pihak menjadi titik awal gerakan ekumene modern-– pada Juni 2010 di Edinburgh, Skotlandia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, konferensi misi pada akhir 2011 mendatang akan berusaha menghindari diversi kekuatan dan perhatian guna terlaksanannya acara perayaan ulang tahun keseratus," sehingga kami dapat merencanakan apa yang akan kami pelajari pada 2010 nantinya dan memasukkannya pada agenda ekumene pada masa mendatang," ujar Nayiri Baljian, seorang wakil Ortodoks Armenia CWME yang adalah Dewan Umum "Acara Edinburgh 2010", berdasarkan laporan WCC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konferensi misi gereja dunia tahun 2011mendatang ini juga dinilai sangat strategis untuk tujuan diskusi yang mana juga menandai berakhirnya program WCC tentang "Dekade Penyelesaian Kekacauan" (2001-2010) dengan digelarnya pertemuan perdamaian ekumene internasional pada musim semi 2011 mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perwakilan CWME mencatat bahwa konferensi misi pada 2011 merupakan akhir dari agenda misi dan penginjilan ekumene yang mana hal tersebut dapat dirangkum menjadi dasar hukum bagi pertemuan Assembly 2013 berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perayaan hari jadi ke-50 CWME yang akan jatuh pada 2011, juga merupakan salah satu alasan untuk menggelar konferensi pada tahun tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usulan CWME mengenai diselenggarakannya konferensi pada 2011masih menunggu tindak lanjut dari komite WCC pusat yang memiliki wewenang untuk memutuskan jadwal acara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komisi WCC yang bergerak di bidang misi dan penginjilan terbentuk melalui suatu merger antara Dewan Misionaris Internasional (terbentuk mengikuti Edinburg 1910) dan WCC pada 1961.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konferensi misi dunia terakhir diadakan di Athena, Yunani pada 2005. [christianpost/www.hidayatullah.com]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-7644285894093574392?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/7644285894093574392/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/dewan-gereja-dunia-akan-selenggarakan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/7644285894093574392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/7644285894093574392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/dewan-gereja-dunia-akan-selenggarakan.html' title='Dewan Gereja Dunia akan Selenggarakan Konferensi Misi dan Penginjilan Sedunia'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SYMzMTOMXeI/AAAAAAAAAC0/P5snb5rJLXk/s72-c/eukomene_thumb.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-1151863602824466486</id><published>2009-01-30T07:56:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T07:57:53.671-08:00</updated><title type='text'>Surat Ummu Taqi dari Gaza</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SYMjcAvkvFI/AAAAAAAAACs/aXZhdtUOpEc/s1600-h/surat-dari-gaza1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 135px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SYMjcAvkvFI/AAAAAAAAACs/aXZhdtUOpEc/s320/surat-dari-gaza1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297116550860684370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhwat dan Ikhwan sekalian yang saya cintai, pada kesempatan ini saya ingin mengirimkan salam dari akhwat dan ikhwan di Gaza. Dengarlah situasi yang kami hadapi dan ceritakan ini pada semua orang yang anda kenal dan tidak anda kenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Zionis menyerang kami tanggal 27 Desember 2008, sebenarnya mereka tidak hanya menyerang Hamas, dan kaum muslimin di Gaza, tapi mereka menyerang umat Islam keseluruhan. Mereka menyerang Islam dengan harapan bahwa mereka akan dapat melemahkan dan akhirnya menghancurkan Islam dan umat Muhammad SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mereka tidak akan pernah berhenti di sini. Mereka ingin merampas Al Aqsa yang kita cintai, mereka ingin Tepi Barat dan percayalah kepadaku jika saya katakan bahwa mereka ingin seluruh Timur Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun mereka tidak akan pernah berhasil. Mereka tidak akan pernah bisa memadamkan cahaya Allah. Insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situasi yang kami hadapi ini sungguh-sungguh mencekam tetapi Iman kami masih kuat Alhamdulillah, walaupun kami tidak memiliki air, dan apabila memang ada, maka air itu sudah tercemar dan mengandung penyakit. Kami tidak memiliki uang untuk membeli air mineral. Apabila kita menemukan uang untuk membeli dari penjualnya maka sangat berbahaya bagi kami untuk bepergian untuk mendapat pasokan air yang baru. Kami tidak memiliki gas, dan kami sudah tidak memilikinya selama empat bulan terakhir. Kami memasak sedikit makanan yang kami masak dengan api yang kita telah pelajari untuk mempersiapkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua pria disini telah kehilangan pekerjaannya. Saat ini mereka menghabiskan waktu di rumah. Suami saya dapat menghabiskan waktu sehari pergi dari satu tempat ke tempat lain hanya untuk mendapatkan air yang sangat kami perlukan. Dia biasanya kembali dengan tangan hampa. Tidak ada sekolah, tidak ada bank dimana kita dapat menarik uang. Hanya sedikit rumah sakit yang buka bagi orang-orang yang terluka. Anda selalu menyadari risiko yang akan anda hadapi ketika anda keluar rumah dan ketika Anda berada dalam ruangan. Mereka mengenakan jam malam kepada kami antara jam 1-4 sore. Mereka bilang, kita dapat keluar dengan aman untuk mendapatkan kebutuhan kami, tapi itu adalah dusta. Mereka seringkali punya kesempatan untuk menambah syuhada ke dalam daftar mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari kami makan nasi dan keesokan harinya kami makan roti. Daging dan susu adalah barang mewah. Mereka menggunakan bahan kimia di daerah-daerah perbatasan. Mereka tidak hanya membunuh kami dengan peluru dan tank-tank dan pesawat-pesawat B52, tetapi juga mereka membunuh kami secara perlahan dengan membuat anak-anak kami kelaparan, yang menyebabkan munculnya penyakit yang sulit digambarkan yang disebabkan bahan kimia itu dan mereka tertawa atas penderitaan kami yang berkepanjangan dan tak tertahankan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi atas semua hal ini kami diberitahu bahwa orang-orang berdemonstrasi di seluruh dunia. MashAllah, kenyataan bahwa Anda pergi ke kedutaan-kedutaan besar dan meninggalkan rumah Anda benar-benar membuat kami merasa bahwa kami tidak sendirian dalam perjuangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Anda dapat pulang pada malam hari dan mengunci pintu. Kami tidak dapat melakukan itu. Saya harus meninggalkan rumah saya di lantai dua setiap malam dan tinggal dengan kakak saya di lantai dasar. Karena seandainya terjadi serangan, kami bisa cepat-cepat keluar dari lantai dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi umat bertanya-tanya di manakah tentara kaum Muslim? Di manakah kemenangan? Dan di manakah pemimpin sejati kita yang akan menyelamatkan kita dari kematian? Di manakah tentara Salahudin Ayubi? Jangan berharap pada PBB, mereka mengakui Israel sebagai sebuah Negara pada tahun 1949 dan mengunci nasib kami menjadi seperti pada hari ini. Jangan menoleh ke Amerika atau Inggris, bukankah mereka yang menyerbu ummat Islam di Irak dan Afghanistan? Panggilah para tentara di Mesir, Syria, Turki, Arab Saudi, dan Pakistan. Di manakah tentara Bangladesh, Negara-negara Teluk, Indonesia dan Libya? Apakah mereka cukup hanya menonton para wanita menjerit meminta pertolongan ketika musuh mengubur anak-anak kecil kami? Apakah kuping mereka tuli hingga tidak bisa mendengar jeritan saudaranya para ikhwan dan akhwat? Bukankah kami memiliki hak untuk makan dan minum dengan selamat dan aman. Bukankah kami juga punya hak untuk tertawa dan hidup dengan memiliki harapan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, kami lelah. Ketika kami mendengar suara roket dan bom dan melihat pesawat-pesawat yang terbang sangat rendah menghampiri gedung-gedung tempat kami berada, saya berteriak sementara anak-anak dan suami saya merasa putus harapan. Para ikhwan akan tahu seperti apa rasanya ketika merasa putus asa untuk bisa melindungi kehormatan dan kehidupan keluarga Anda. Ada sesuatu yang membunuh dia dari dalam. Kami sering bertanya-tanya kapan mereka akan menjual tanah kami dengan harga murah, apakah serangan ini akan merenggut nyawa seribu atau dua ribu orang. Kami masih menunggu dan melihat. Orang-orang Israel sudah merencanakan di tempat mana mereka akan buat pemukiman baru di Gaza. Seperti inilah keadaan kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dalam semua kejadian ini, tidak ada yang lain selain Allah SWT yang dapat menyelamatkan kami. Jangan lupakan kami karena saat ini Anda semua adalah yang kami miliki. Sedekah anda tidak kami terima, dan ketika mereka membuka perbatasan maka sedekah itu hanya diterima segelintir orang saja yang tidak tahu harus berbuat apa karena akan beresiko bagi hidup kami hanya untuk membeli makanan. Mereka akan membunuh siapapun, siapapun apakah dia adalah anak umur lima tahun yang sedang membawa makanan untuk keluarganya. Kami ingin hidup dari keringat kaum laki-laki kami, bukan dari keringat orang lain karena kami sedang sekarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus lakukan pekerjaan yang Allah perintahkan dan berdoalah untuk kemenangan yang akan segera datang dan menyelamatkan ummah di segala tempat. InshAllah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah SWT membuat kami teguh dalam din ini, selama masa perjuangan ini dan selama masa kemudahan. Ya Allah, berilah kemenangan kepada kami segera dan segeralah tegakkan kembali Islam sebagai otoritas yang dengannya kami hidup, Ya Allah, kirimlah kepada kami anak-anak Salahudin, bala tentara Islam untuk menyelamatkan ummat Muhammad SAW dari penindasan di mana kita hidup. Ya Allah lindungilah anak-anak kami dan usirlah kaum zionis dari tanah kami. Ya Allah, hari ini saksikanlah pada hari ini kami telah meminta pertanggung jawaban para pemimpin kami, kami berdoa semoga Engkau segera mengembalikan kepada kami seorang pemimpin sejati, seorang Khalifah. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaramu Ummu Taqi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-1151863602824466486?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.muslimdaily.net/2009/01/22/Surat+Ummu+Taqi+dari+Gaza.html' title='Surat Ummu Taqi dari Gaza'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/1151863602824466486/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/surat-ummu-taqi-dari-gaza.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/1151863602824466486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/1151863602824466486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/surat-ummu-taqi-dari-gaza.html' title='Surat Ummu Taqi dari Gaza'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SYMjcAvkvFI/AAAAAAAAACs/aXZhdtUOpEc/s72-c/surat-dari-gaza1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-2872842626321350704</id><published>2009-01-30T07:33:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T07:34:37.941-08:00</updated><title type='text'>SINETRON HARIM, PROPAGANDA PEMBENCI POLIGAMI</title><content type='html'>Para pembenci praktek poligami yang dilegalkan Alquran dan Assunnah, tanpa henti terus mencengkramkan kuku-kukunya. Untuk saat ini, mereka sedang berada di atas angin, karena berbagai sinetron terus membahas efek buruk dari poligami, tanpa menyeimbangkannya dengan yang berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sayangnya, praktek poligami yang ditayangkan selalu keluar dari ajaran Rasulullah SAW. Hampir 100 persen sinetron yang menayangkan topik poligami, memakai pola pengumpulan istri dalam satu rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebutlah sinetron Cinta Fitri, Muslimah dan yang terbaru Hareem. Khusus yang terakhir ini, ada 4 istri yang coba diadu dalam satu rumah. Dari kasus yang coba ditayangkan, sepertinya kisah Syekh Puji dan Ulfa menjadi inspirasi utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu siapa yang disiapkan sang skenario untuk menyiksa Inayah (Sandi Aulia) sebagai pelaku utama dan istri keempat? Rupanya istri ketiga dan dua anak Kanjeng Ndoso (Tedy Syach), dijadikan sebagai algojo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tayang perdana saja, beberapa penyiksaan langsung disuguhkan pada pemirsa. Pertama saat Inayah berdandan bak seekor kucing, di sebuah pesta kehormatan. Inayah langsung dimasukkan ke dalam garasi mobil dan sesampai di rumah langsung dihukum tidur di luar, dalam dekapan lebatnya hujan, hanya berpakaian basahan untuk mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siksaan berikutnya diterima Inayah saat dia tidak mau membukakan pintu kamar. Tangannya langsung dihukum pukul, hingga terasa sangat sakit. Puncaknya ketika Inayah mengetahui orang tuanya sakit dan dia difasilitasi istri ketiga Kanjeng, untuk melarikan diri dari rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukuman yang diterima sangat menyakitkan, karena punggung Inayah jadi berlumuran darah bekas cambukan. Kanjeng sendiri tidak berlaku hasan (baik), dalam mendidik istri-istrinya. Padahal Islam mengajarkan, ada fase-fase tertentu untuk menjatuhkan hukum pukul. Bagi yang bosan adegan penyiksaan, hingga tayangan ini sudah terasa memuakkan. Dalam benak langsung timbul pertanyaan, beginilah praktek poligami yang dibolehkan Islam tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara tidak langsung, sinetron Hareem coba memperburuk citra Islam, terkait praktek poligami. Padahal, Rasulullah SAW sendiri, sangat pandai menjaga perasaan istri-istrinya, dengan memisahkan mereka dalam rumah yang berbeda. Apa yang dinamakan cemburu pasti ada, karena itu memang sudah suatu fitrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi karena istri-istri Rasulullah SAW mencintai Allah dengan jalan mencintai suami mereka, maka semuanya bisa diselesaikan dengan baik. Satu hal yang harus diingat, orang-orang yang diizinkan berpoligami oleh Allah SWT, benar-benar manusia yang terpilih. Terpilih untuk bisa masuk surga dengan cepat dan tentunya diazab di neraka, karena kasus ketidakadilan bagi yang menodai poligami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah mengapa, sinetron penghinaan citra Islam ini, bisa tayang mulus di televisi. Sejauh ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) masih terkesan diam, dengan berbagai tayangan tentang poligami di televisi. Padahal, untuk sesuatu hal yang berkait agama, harusnya MUI lebih tanggap menyikapinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-2872842626321350704?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.muslimdaily.net/2009/01/29/Sinetron+Hareem%2C+Propaganda+Pembenci+Poligami.html' title='SINETRON HARIM, PROPAGANDA PEMBENCI POLIGAMI'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/2872842626321350704/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/sinetron-harim-propaganda-pembenci.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/2872842626321350704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/2872842626321350704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/sinetron-harim-propaganda-pembenci.html' title='SINETRON HARIM, PROPAGANDA PEMBENCI POLIGAMI'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-2609282683350072708</id><published>2009-01-30T07:31:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T07:32:09.019-08:00</updated><title type='text'>DALIL AL-QUR’AN TENTANG WAJIBNYA GOLPUT</title><content type='html'>Dalam musyawarah ijtima’ fatwa Majelis Ulama Indonesia di Padangpanjang, Sumatera Barat yang berakhir Senin kemarin, MUI akhirnya memfatwakan haramnya golput. Umat Islam diwajibkan memilih dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wajib bagi bangsa Indonesia untuk memilih pemimpin. Kalau yang dipilih ada namun tidak dipilih, menjadi haram,” ujar Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI, Ali Mustafa Ya’qub menjelaskan hasil Ijtima’ Ulama Fatwa III MUI di Kabupaten Padang Panjang, Padang, Sumatera Barat. (detikcom 25/1/09).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyikapi nyelenehnya Lembaga ini, disamping memfatwakan haramnya rokok. Maka jauh-jauh sebelumnya Nabi Ibrahim as sebagai uswatun hasanah/suri tauladan yang baik, bapak tauhid kaum mu’minin telah menghimbau kepada umatnya dan umat Islam pengikut Nabi Muhammad Saw untuk berlepas diri dari SEGALA BENTUK PENGHAMBAAN selain kepada Allah dan untuk mengingkari SEGALA BENTUK  KEKAFIRAN yang dilakukan kaumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana firman Allah, “Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik pada Ibrahim ketika ia berkata pada kaumnya, sesungguhnya kami berlepas diri dari segala bentuk sesembahan selain Allah dan kami mengingkari kekafiranmu, telah nyata antara kami dan kami permusuhan untuk selamanya…(Qs Al-Mumtahanah [60] : 4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin yang tidak disadari oleh MUI adalah bahwa Demokrasi dengan segala produknya (Pemilu, Pilpres, Pilkada dan Parpol) telah melahirkan sikap  iltibas/campur aduk dengan kaum kufar (Qs 3 :71)Dalam Demokrasi  jabatan (Aleg, Presiden, Gubernur, Walikota dsb) sebagai sesuatu yang paling penting/prioritas dalam hidupnya, sehingga memburunya dengan berbagai cara, sembari mengabaikan syari’atNya. Kendati berbicara Syari’at hanya sebagai kamuflase untuk meraih suara/ simpati umat. Setelah berkuasa? apa yang dilakukan?(Qs 5 : 57). Justru pelaku Korupsi banyak dilakukan oleh anggota Dewan yang mengaku dari Partai Islam (Al-Amin Nasution/PPP, Bulyan Royan/PBR, M.S Ka’ban/PBB), Bagaimana bisa mengurus rakyat banyak untuk bermoral, membina kadernya saja tidak bisa ?. Bukankah sikap-sikap tersebut sebagai BENTUK PENGHAMBAAN kepada tahta dengan segala prestisius dan glamournya ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Demokrasi yang berhak memimpin, segala keputusan/kebijakan yang diambil harus berasal dari suara terbanyak, baik itu berupa hukum, aturan dan UU. Kendati suara terbanyak itu berasal dari masyarakat Jahiliyah. Apa namanya kalau kebijakan atau hukum yang diambil bukan bersumber dari hukum Allah?. “…Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang  kafir.” Qs 5:44-50 .Kemudian Pemimpin yang terpilih bukan dari orang-orang beriman dan bertaqwa. Masihkah kita menafikan bahwa itu bukan sebagai BENTUK KEKAFIRAN?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya Ali Mustafa Ya’qub menjelaskan, fenomena golput kalau dibiarkan, akan berbahaya. “Kalau nggak memilih berbahaya, bisa nggak punya pemimpin,” ujar Guru Besar Ilmu Hadis Institut Ilmu al-Quran (IIQ) ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah disaat Fir’aun berkuasa tidak ada Nabi Musa as sebagai pemimpin Al-Haq, ketika Namrudz berkuasa tidak ada Nabi Ibrahim as sebagai pemimpin orang2 beriman kala itu, saat Abu Jahal berkuasa tidak ada nabi Muhammad as,  Bush/Obama berkuasa tidak ada para penerus kerisalahan (Qs 3 : 144) yang memimpin kebenaran yang berkarakter sama dengan Rasul (Qs 16 : 36) untuk mencapai misi yang sama dengan para rasul pendahulunya (Qs 42 : 13)?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, akankah kita lebih memilih mengikuti fatwa MUI atau himbauan Nabi Ibrahim AS????&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-2609282683350072708?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://balakecrakan.wordpress.com/2009/01/27/dalil-al-quran-tentang-wajibnya-golput/' title='DALIL AL-QUR’AN TENTANG WAJIBNYA GOLPUT'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/2609282683350072708/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/dalil-al-quran-tentang-wajibnya-golput.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/2609282683350072708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/2609282683350072708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/dalil-al-quran-tentang-wajibnya-golput.html' title='DALIL AL-QUR’AN TENTANG WAJIBNYA GOLPUT'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-1824788205086508407</id><published>2009-01-30T07:24:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T07:25:36.046-08:00</updated><title type='text'>Dahsyatnya Proses Sakaratul Maut</title><content type='html'>“Demi Allah, seandainya jenazah yang sedang kalian tangisi bisa berbicara sekejab, lalu menceritakan (pengalaman sakaratul mautnya) pada kalian, niscaya kalian akan melupakan jenazah tersebut, dan mulai menangisi diri kalian sendiri”. (Imam Ghozali mengutip atsar Al-Hasan).&lt;br /&gt;Datangnya Kematian Menurut Al Qur’an :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kematian bersifat memaksa dan siap menghampiri manusia walaupun kita berusaha menghindarkan resiko-resiko kematian.&lt;br /&gt;Katakanlah: “Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu ke luar (juga) ke tempat mereka terbunuh”. Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati. (QS Ali Imran, 3:154)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kematian akan mengejar siapapun meskipun ia berlindung di balik benteng yang kokoh atau berlindung di balik teknologi kedokteran yang canggih serta ratusan dokter terbaik yang ada di muka bumi ini.&lt;br /&gt;Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: “Ini adalah dari sisi Allah”, dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: “Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)”. Katakanlah: “Semuanya (datang) dari sisi Allah”. Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikit pun? (QS An-Nisa 4:7 8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kematian akan mengejar siapapun walaupun ia lari menghindar.&lt;br /&gt;Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”. (QS al-Jumu’ah, 62: 8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kematian datang secara tiba-tiba.&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS, Luqman 31:34)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kematian telah ditentukan waktunya, tidak dapat ditunda atau dipercepat&lt;br /&gt;Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS, Al-Munafiqun, 63:11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahsyatnya Rasa Sakit Saat Sakaratul Maut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah SAW : “Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang” (HR Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah SAW : “Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek ?” (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atsar (pendapat) para sahabat Rasulullah SAW .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ka’b al-Ahbar berpendapat : “Sakaratul maut ibarat sebatang pohon berduri yang dimasukkan kedalam perut seseorang. Lalu, seorang lelaki menariknya dengan sekuat-kuatnya sehingga ranting itupun membawa semua bagian tubuh yang menyangkut padanya dan meninggalkan yang tersisa”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ghozali berpendapat : “Rasa sakit yang dirasakan selama sakaratul maut menghujam jiwa dan menyebar ke seluruh anggota tubuh sehingga bagian orang yang sedang sekarat merasakan dirinya ditarik-tarik dan dicerabut dari setiap urat nadi, urat syaraf, persendian, dari setiap akar rambut dan kulit kepala hingga kaki”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ghozali juga mengutip suatu riwayat ketika sekelompok Bani Israil yang sedang melewati sebuah pekuburan berdoa pada Allah SWT agar Ia menghidupkan satu mayat dari pekuburan itu sehingga mereka bisa mengetahui gambaran sakaratul maut. Dengan izin Allah melalui suatu cara tiba-tiba mereka dihadapkan pada seorang pria yang muncul dari salah satu kuburan. “Wahai manusia !”, kata pria tersebut. “Apa yang kalian kehendaki dariku? Limapuluh tahun yang lalu aku mengalami kematian, namun hingga kini rasa perih bekas sakaratul maut itu belum juga hilang dariku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses sakaratul maut bisa memakan waktu yang berbeda untuk setiap orang, dan tidak dapat dihitung dalam ukuran detik seperti hitungan waktu dunia ketika kita menyaksikan detik-detik terakhir kematian seseorang. Mustafa Kemal Attaturk, bapak modernisasi (sekularisasi) Turki, yang mengganti Turki dari negara bersyariat Islam menjadi negara sekular, dikabarkan mengalami proses sakaratul maut selama 6 bulan (walau tampak dunianya hanya beberapa detik), seperti dilaporkan oleh salah satu keturunannya melalui sebuah mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa sakit sakaratul maut dialami setiap manusia, dengan berbagai macam tingkat rasa sakit, ini tidak terkait dengan tingkat keimanan atau kezhaliman seseorang selama ia hidup. Sebuah riwayat bahkan mengatakan bahwa rasa sakit sakaratul maut merupakan suatu proses pengurangan kadar siksaan akhirat kita kelak. Demikianlah rencana Allah. Wallahu a’lam bis shawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakaratul Maut Orang-orang Zhalim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ghozali mengutip sebuah riwayat yang menceritakan tentang keinginan Ibrahim as untuk melihat wajah Malaikatul Maut ketika mencabut nyawa orang zhalim. Allah SWT pun memperlihatkan gambaran perupaan Malaikatul Maut sebagai seorang pria besar berkulit legam, rambut berdiri, berbau busuk, memiliki dua mata, satu didepan satu dibelakang, mengenakan pakaian serba hitam, sangat menakutkan, dari mulutnya keluar jilatan api, ketika melihatnya Ibrahim as pun pingsan tak sadarkan diri. Setelah sadar Ibrahim as pun berkata bahwa dengan memandang wajah Malaikatul Maut rasanya sudah cukup bagi seorang pelaku kejahatan untuk menerima ganjaran hukuman kejahatannya, padahal hukuman akhirat Allah jauh lebih dahsyat dari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini menggambarkan bahwa melihat wajah Malakatul Maut saja sudah menakutkan apalagi ketika sang Malaikat mulai menyentuh tubuh kita, menarik paksa roh dari tubuh kita, kemudian mulai menghentak-hentak tubuh kita agar roh (yang masih cinta dunia dan enggan meninggalkan dunia) lepas dari tubuh kita ibarat melepas akar serabut-serabut baja yang tertanam sangat dalam di tanah yang terbuat dari timah keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah wajah Malaikatul Maut yang akan mendatangi kita kelak dan memisahkan roh dari tubuh kita. Itulah wajah yang seandainya kita melihatnya dalam mimpi sekalipun maka kita tidak akan pernah lagi bisa tertawa dan merasakan kegembiraan sepanjang sisa hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakratulmaut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): “Keluarkanlah nyawamu”. Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya. (QS Al-An’am 6:93)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Yaitu) orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat lalim kepada diri mereka sendiri, lalu mereka menyerah diri (sambil berkata); “Kami sekali-kali tidak mengerjakan sesuatu kejahatan pun”. (Malaikat menjawab): “Ada, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan”. Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahanam, kamu kekal di dalamnya. Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu. (QS, An-Nahl, 16 : 28-29)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir sakaratul maut, seorang manusia akan diperlihatkan padanya wajah dua Malaikat Pencatat Amal. Kepada orang zhalim, si malaikat akan berkata, “Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik, engkaulah yang membuat kami terpaksa hadir kami ke tengah-tengah perbuatan kejimu, dan membuat kami hadir menyaksikan perbuatan burukmu, memaksa kami mendengar ucapan-ucapan burukmu. Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik ! “ Ketika itulah orang yang sekarat itu menatap lesu ke arah kedua malaikat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sakaratul maut hampir selesai, dimana tenaga mereka telah hilang dan roh mulai merayap keluar dari jasad mereka, maka tibalah saatnya Malaikatul Maut mengabarkan padanya rumahnya kelak di akhirat. Rasulullah SAW pernah bersabda, “Tak seorangpun diantara kalian yang akan meninggalkan dunia ini kecuali telah diberikan tempat kembalinya dan diperlihatkan padanya tempatnya di surga atau di neraka”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan inilah ucapan malaikat ketika menunjukkan rumah akhirat seorang zhalim di neraka, “Wahai musuh Allah, itulah rumahmu kelak, bersiaplah engkau merasakan siksa neraka”. Naudzu bila min dzalik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakaratul Maut Orang-orang Yang Bertaqwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya Imam Ghozali mengatakan bahwa orang beriman akan melihat rupa Malaikatul Maut sebagai pemuda tampan, berpakaian indah dan menyebarkan wangi yang sangat harum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa: “Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?” Mereka menjawab: “(Allah telah menurunkan) kebaikan”. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. Dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa, (yaitu) surga Adn yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai, di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa. (yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): “Assalamu alaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan”. (QS, An-Nahl, 16 : 30-31-32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saat terakhir sakaratul mautnya, malaikatpun akan menunjukkan surga yang akan menjadi rumahnya kelak di akhirat, dan berkata padanya, “Bergembiaralah, wahai sahabat Allah, itulah rumahmu kelak, bergembiralah dalam masa-masa menunggumu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam bish-shawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita yang masih hidup dapat selalu dikaruniai hidayah-Nya, berada dalam jalan yang benar, selalu istiqomah dalam keimanan, dan termasuk umat yang dimudahkan-Nya, selama hidup di dunia, di akhir hidup, ketika sakaratul maut, di alam barzakh, di Padang Mahsyar, di jembatan jembatan Sirath-al mustaqim, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahumma Amin..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-1824788205086508407?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.arrahmah.com/index.php/blog/read/1853/dahsyatnya-proses-sakaratul-maut' title='Dahsyatnya Proses Sakaratul Maut'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/1824788205086508407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/dahsyatnya-proses-sakaratul-maut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/1824788205086508407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/1824788205086508407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/dahsyatnya-proses-sakaratul-maut.html' title='Dahsyatnya Proses Sakaratul Maut'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-4964874914230756645</id><published>2009-01-30T07:22:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T07:23:37.790-08:00</updated><title type='text'>Perbedaan antara Kekerasan dan Jihad</title><content type='html'>Arrahmah.Com Research - Baru-baru ini, aku mendengar seorang wanita bernama Rose Hamid, seorang aktivis hak-hak wanita (feminist) yang terkenal, pada suatu Konferensi Islam di sini, di Charlotte, membicarakan tentang apa sebab adanya pertumbuhan kaum Muslimin di Charlotte yang mendukung "kekerasan" di luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dia mengatakan hal tersebut, banyak para ikhwan melihat ke arahku dan tersenyum. Aku juga ikut tersenyum juga. Ini suatu hal yang memalukan bahwa dia menggunakan kata negatif seperti itu untuk saudara-saudaranya yang sedang membela agamanya di luar negeri. Ini merupakan suatu hal yang memalukan bahwa dia menggunakan kata negatif kepada siapa yang oleh Allah lebih disukai di atas semua orang Islam lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ini merupakan suatu hal yang memalukan bahwa dia tidak berusaha untuk memahami Mujahidin atau bahkan Jihad itu sendiri. Aku memilih namanya sebab seorang perempuan seperti ini perlu diajari suatu pelajaran dengan sedikit lebih kasar daripada kebanyakan perempuan dalam kaitannya dengan perangainya yang gemar gembar-gembor. Pada akhirnya, aku akan selalu menghormatinya tetapi rasa hormatku tidak akan menghentikanku dari mengkoreksinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah perbedaan sepenuhnya antara Jihad dan kekerasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jihad adalah berjuang – membunuh dan dibunuh – demi Allah semata, dalam rangka menjadikan Kalimah-Nya tertinggi. Adalah sebuah kewajiban yang ditahbiskan di dalam Al Qur'an (lihat al Baqarah 2:216). Tentu saja, terdapat istilah spiritual – lebih linguistik – kosakata Jihad, tetapi kami tidak menguraikan tentang itu di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jihad merupakan tujuan mulia yang mana tidaklah bertujuan duniawi. Jihad bukanlah untuk uang, ketamakan, kekuasaan dan seterusnya. Melainkan, itu untuk memperoleh kenikmatan dari Allah Ta'ala dengan tetap berada dalam ketaatan dan ibadah kepada-Nya sebelum, selama dan setelah berjihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagipula, melalui ketaatan dan ibadah ini, banyak amal ibadah diharapkan akan tercapai seperti menegakkan Syari'ah di muka bumi, menolong kaum Muslimin yang sedang membutuhkan bantuan (baik itu berupa bantuan keuangan, fisik, dukungan rohani dll.), mengajari kaum Muslimin mengenai agama mereka, menambah pengetahuan mengenai Agama dari Ulama-ulama Islam dan para khatib, dan mendakwahkan agama ini kepada rakyat jelata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ibadah ini berjalan selangkah lebih jauh. Yaitu dengan mengharapkan dan perjuangan hingga mati sebagai seorang syahid sejak tetes darah yang pertama dari pengorbanannya, semua dosa-dosanya diampuni dan pahalanya di akhirat ditetapkan sedemikian rupa sehingga semua emas di dunia tak akan ada yang mampu untuk menyetarainya (yaitu, kesenangan dan kehormatan yang akan diperoleh oleh orang yang mendapatkannya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun juga, ibadah ini berjalan selangkah lebih jauh. Yaitu untuk memiliki taqwa kepada Allah 'Azza wa Jalla dengan menahan diri dari kejahatan lisan, tangan dan alat kelamin serta membenci hanya karena Allah, hal-hal yang dibenci Allah sebagaimana yang dinyatakan dalam Al Qur'an dan Sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini juga untuk memperkuat ikatan persaudaraan, dan mempercayai serta mencintai demi Allah hal-hal yang dicintai Allah sebagaimana yang dinyatakan dalam Al Qur'an dan Sunnah. Dan ini juga untuk mengikuti Rasulullah, sallallahu 'alaihi wassallam, sebaik mungkin dengan belajar dan menirukan Sunnahnya semaksimal mungkin dengan keikhlasan dari niat yang tulus. Dan ketaqwaan ini akan berangsur semakin dalam dan semakin dalam jika kamu mau merenungkan akan hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di atas semua ini adalah bahwa mereka yang beriman – dalam hal ini, Mujahid – bekerja keras dengan mengerahkan segenap kemampuannya semaksimal mungkin demi mencapai tingkatan taqwa tertinggi yang telah diraih oleh para sahabat. Mujahid ada dalam keadaan senantiasa cemas tentang apakah Allah akan menerima amal perbuatannya dan pada waktu yang sama dia juga mempunyai harapan kepada Allah. Oleh sebab itu dia bekerja keras sebaik yang ia mampu untuk hidup dan mati demi ridho Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ini dan lebih banyak lagi, ditemukan dalam tujuan berjihad atau berjuang demi kepentingan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana kamu dapat lihat, Jihad tidak bisa jatuh di bawah kategori "kekerasan" ini. Secara sederhana, dikarenakan Jihad merupakan suatu kategori dengan sendirinya. Jihad terlalu suci untuk dicap sebagai "kekerasan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata negatif kekerasan dapat dihubungkan dengan tiap-tiap perjuangan yang memerlukan peperangan kecuali Jihad. Tujuan orang-orang yang tidak beriman adalah tidak sebanding dengan tujuan-tujuan mulia orang-orang yang beriman; dan ini bahkan berlaku bagi para pengikut perang salib sepanjang waktu kekuasaan Salahudeen al Ayyubi, rahimahullah. Orang-orang yang tidak beriman berperang memperebutkan kekayaan, minyak, status, kekuasaan, uang, ketamakan, nafsu dan lain lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita-cita tertinggi yang bisa mereka dapatkan adalah ketika mereka membela bangsanya dari invasi asing, tetapi bahkan hal ini dilakukan atas nama nasionalisme. Dalam Islaam, nasionalisme tidaklah hanya terlarang, tetapi hal itu dilambangkan sebagai bentuk kesangsian (ketidakberimanan, pent), dengan berperang dan mati karena sebab kebangsaan sebagai lawan dari sebab keagamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah tidak menerima usaha-usaha dari kebangsaan kaum Muslimin karena Dia hanya menetapkan dan mengizinkan satu bentuk peperangan: Jihad untuk kepentingan Allah, demi membuat Firman-Nya menjadi yang tertinggi dan menjadikan kata orang-orang yang tidak beriman menjadi yang paling rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah (yaitu, Syirik) dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. (QS Al Anfal 8:39)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah, sallallahu 'alayhi wassallam, bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"...siapapun yang berjuang di bawah panji-panji emosi, menjadi marah karena sikap berat sebelah ('asabiyah), menyeru ke arah 'asabiyah, atau mendukungnya dan kemudian meninggal, maka dia mati dalam keadaan jahiliyyah." [Diriwayatkan oleh Muslim dalam Sahihnya (6/21), dari Abu Hurairah]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, dengan menyamakan Jihad dengan kekerasan, hal itu merupakan suatu ketidakadilan yang luar biasa dan suatu penghinaan terhadap amal ibadah terbesar dalam agama Islam. Dengan menghinakan Jihad dengan cara apapun, hal itu juga akan menghinakan Allah Ta'aalaa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, kamu mungkin setuju dengan hal ini tetapi masih menyebut Jihaad di seluruh dunia pada hari ini dengan sebutan "kekerasan". Dan ini disebabkan oleh apa yang kamu lihat di media sebagai lawan dari dilakukannya penelitian jujur dan menemukan apa yang sedang dikatakan dan dilakukan oleh Mujahidin sendiri (dari sumber mereka).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media tidak hanya memiliki sebuah agenda melawan kaum Muslimin di sini di Barat, tetapi mereka bahkan memiliki agenda yang lebih besar melawan Mujahidin yang sedang berjuang demi Allah: yaitu dengan memudarkan citra mereka sedemikian rupa, hingga kaum Muslim tidak mendukung mereka dalam bentuk apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ar Rahmah Media Network&lt;br /&gt;http://www.arrahmah.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-4964874914230756645?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.arrahmah.com/index.php/blog/read/1944/perbedaan-antara-kekerasan-dan-jihad' title='Perbedaan antara Kekerasan dan Jihad'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/4964874914230756645/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/perbedaan-antara-kekerasan-dan-jihad.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/4964874914230756645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/4964874914230756645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/perbedaan-antara-kekerasan-dan-jihad.html' title='Perbedaan antara Kekerasan dan Jihad'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-1463111200419118429</id><published>2009-01-30T07:20:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T07:22:55.866-08:00</updated><title type='text'>menjadi lilin atau mentari</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SYMbD7bpkKI/AAAAAAAAACk/ju3sINAWyQI/s1600-h/cahaya.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 302px; height: 189px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SYMbD7bpkKI/AAAAAAAAACk/ju3sINAWyQI/s320/cahaya.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297107341025054882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kita telah berikrar menjadi pejuang aqidah. Kita telah berikrar untuk menjadi pejuang dakwah. Kita telah berikrar menjadi pencari syahid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apakah kita sudah berpikir akan menjadi apa kita di dalam kafilah dakwah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah kita berpikir, apa yang akan kita lakukan di barisan tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau setidaknya, pernahkah kita memikirkan posisi seperti apa yang akan kita ambil bila kita terlibat dalam kegiatan dakwah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, kita kadang lupa betapa pentingnya pemikiran tersebut. Kadang kita terlibat dakwah sekedar ikut arus. Kita lakukan semuanya untuk dakwah. Kita korbankan semuanya untuk dakwah. Kita menjadi lilin yang senantiasa menerangi sekitar. Tapi kita lupa, bahwa suatu saat akan datang saatnya lilin tersebut habis dan leleh. Kita melupakan perbaikan pribadi demi perbaikan lingkungan kita. Salahkah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu tidak mutlak salah. Medan dakwah memanglah penuh pengorbanan. Tapi perbaikan diri juga merupakan keniscayaan kita. Iman kita seringkali mengalami fluktuasi, tidak tetap. Kadang di atas, kadang di bawah. Dan ketika di bawah itulah, meskipun kita aktif (bahkan SANGAT aktif) terlibat dalam dakwah, kita tetap mengalami kejenuhan. Kefuturan iman adalah hal yang biasa. Namun itu bisa disikapi dengan senantiasa melakukan perbaikan terus-menerus. Sama halnya seperti Rasulullah ketika berdakwah. Beliau juga sering merenung sendiri. Beliau tak lupa muhasabah diri. Tujuannya agar beliau selalu bisa memperbaiki dirinya. Karena islah (perbaikan) ummat akan terjadi seiring dengan islah pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana lilin yang meleleh, diri kita pun akan mengalami kefuturan. Cahayanya pun akan padam sedikit demi sedikit, hingga akhirnya mati tanpa arti. Hanya gumpalan sisa yang tiada berguna lagi yang ada pada lilin tersebut. Akankah kita juga seperti itu dalam dakwah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, mentari pun senantiasa menyinari dengan kemegahannya. Memberi terang kepada siapa saja. Namun ia tidak mengalami pengurangan sinar sedikit pun. Walaupun memang, kadang mentari juga tertutup mendung gelap, namun ia tetap akan kembali cerah semula. Begitu pun dalam dakwah, kadang tertutup dengan berbagai kegelapan. Namun tetap akan cerah kembali pada hari atau masa berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka hendaklah sekarang kita lakukan pemilihan posisi. Apakah kita akan memilih menjadi lilin ataukah mentari dalam medan dakwah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua pilihan ada resikonya. Dan sudah sepantasnya bila kita berusaha meminimalisir resiko yang buruk. Wallahu a’lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-1463111200419118429?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/1463111200419118429/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/menjadi-lilin-atau-mentari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/1463111200419118429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/1463111200419118429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/menjadi-lilin-atau-mentari.html' title='menjadi lilin atau mentari'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SYMbD7bpkKI/AAAAAAAAACk/ju3sINAWyQI/s72-c/cahaya.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-8695005293998311274</id><published>2009-01-30T07:14:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T07:15:58.189-08:00</updated><title type='text'>Tanda-Tanda Hati Beriman</title><content type='html'>Banyak sekali orang Muslim di dunia ini, namun hanya sedikit yang beriman. Banyak orang yang beriman, namun sedikit sekali yang benar-benar beriman dengan perkataan, perbuatan, dan hati.&lt;br /&gt;Renungkanlah beberapa indikasi berikut. Sudahkah kita memilikinya? Koreksi diri kita. Bermuhasabahlah dan hisablah iman kita sebelum kelak kita akan dihisab oleh-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Cinta kepada Allah&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin kita mengaku beriman, padahal kita tidak sedikitpun mencintai-Nya? Melakukan sesuatu yang dibenci-Nya, dan membenci sesuatu yang dicintai-Nya. Sungguh ironis. Padahal telah jelas cinta Allah tergambar melalui karya-Nya yang sungguh megah di muka bumi, lewat irama-Nya yang sungguh indah dalam nyanyian burung-burung, pun lewat ketundukan hati selayaknya air yang senantiasa mengalir dari hulu ke hilir dan tak pernah terbalik. Subhanallah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;“Dan diantara manusia ada orang-orang yang mengangkat sembahan-sembahan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah.” (Al-Baqarah: 165)&lt;br /&gt;Begitu pula telah tersurat jelas dalam sabda Nabi Muhammad SAW:&lt;br /&gt;“Ada tiga perkara, barangsiapa terdapat dalam dirinya ketiga perkara itu, dia pasti merasakan manisnya iman, yaitu Allah dan Rasul-Nya lebih dicintainya daripada yang lain; mencintai seseorang tiada lain hanya karena Allah; dan tidak mau kembali kepada kekafiran setelah diselamatkan Allah darinya sebagaimana dia tidak mau kalau dicampakkan ke dalam api.” (HR Bukhari-Muslim).&lt;br /&gt;Ikhwah fillah, bila kita mengaku Mukmin, sudah sepatutnya kita mencintai Allah dengan sebenar-benar cinta. Sepenuh jiwa raga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kembali dan bergantung hanya kepada-Nya.&lt;br /&gt;Allah berfirman dalam QS Al Fatihah ayat 5, “Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami mohon pertolongan.”&lt;br /&gt;Demikian gambaran yang diberikan Allah mengenai sifat orang beriman. Mereka tawakkal kepada-Nya. Dan itulah jalan orang-orang yang diberi nikmat oleh Allah.&lt;br /&gt;Sahabat,&lt;br /&gt;Pernahkah kita dilanda sebuah permasalahan berat? Kita berlari kepada sahabat kita. Mengetuk pintu rumahnya. Lama, tidak juga dibukakan. Mengetuk lagi. Dan ketika dibukakan, bukan sambutan hangat yang kita dapatkan. Namun justru raut wajah yang ternyata juga sedang dilanda masalah. Ke mana kita harus menumpahkan permasalahan yang kita hadapi?&lt;br /&gt;Kembalilah pada Allah. Teman, sahabat, atau bahkan saudara kita memang sering ada untuk kita. Tapi tidak selalu. Mereka juga punya permasalahan. Mereka punya kesibukan pula yang kadang tidak bisa ditinggalkan. Hingga dia tidak bersedia membukakan pintu untuk kita. Bagaimana dengan Allah? Dia tidak pernah menutup pintu-Nya. Dia membentangkan tangan-Nya menyambut setiap permasalahan kita. Dia membentangkan tangan untuk melimpahkan rahmat-Nya. Selalu. Dan selalu. Tak pernah tertutup untuk kita.&lt;br /&gt;Bila kita mengaku beriman kepada Allah, kembalilah segera kepada-Nya. Bergantunglah hanya kepada-Nya. Allah Maha Menyelesaikan masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Asyik dalam beribadah.&lt;br /&gt;Ciri orang yang beriman adalah menikmati ketika ia sedang beiribadah kepada-Nya. Renungkan amalan ibadah kita. Sudahkah kita khusyu’ dalam beribadah?&lt;br /&gt;“Ya Allah, sungguh hamba malu kepada-Mu. Engkau berikan yang terbaik kepada hamba. Namun tak pernah hamba bersyukur. Jangankan menambah amalan sunnah. Amalan wajib saja kadang hanya mempergunakan waktu sisa. Maka siapalah hamba mengharap surga-Mu.”&lt;br /&gt;Sahabat,&lt;br /&gt;Nikmati setiap detik langkahmu kepada Allah. Sungguh, Dia tidak pernah tidur. Dia Mengetahui setiap amalan kita. Tidak ada yang sia-sia. Tidak pula ada yang dirugikan oleh-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Rindu kepada Allah.&lt;br /&gt;Ubadah bin Shamid r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Allah berfirman: Apabila hamba-Ku senang untuk bertemu dengan-Ku, Aku juga senang untuk bertemu dengannya. Dan jika dia tidak suka untuk bertemu dengan-Ku, Aku juga tidak suka untuk bertemu dengannya.” (HR. Bukhari, hadits shahih)&lt;br /&gt;Renungkanlah. Sudahkah kita merindukan bertemu dengan-Nya? Atau barangkali kita malah ketakutan ketika harus bertemu dengan-Nya?&lt;br /&gt;Rindu itu mengindikasikan cinta. Cinta memang bukan semata hanyalah rindu. Tapi rindu adalah bagian dari rasa cinta. Dan iman kita meyakini sepenuh hati bahwa kelak akan ada suatu hari dimana dunia akan hancur, di hadapan kita dihamparkan lapangan yang begitu luas. Dan di sana kelak kita akan bertemu dengan Sang Illahi Rabbi.&lt;br /&gt;Sudah siapkah kita?&lt;br /&gt;“Ya Allah, tumbuhkanlah rindu dalam hati ini hanya pada-Mu. Agar tiada yang hamba damba selain-Mu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tenteram bersama Allah.&lt;br /&gt;Satu cuplikan ayat yang diulang-ulang dan tentu kita sudah sangat sering mendengar ataupun membacanya, “La tahzan. Innallaha ma’anaa.”&lt;br /&gt;Ya, jangan bersedih hati. Sesungguhnya Allah bersama kita. Bila kita sudah mencintai Allah, sudah senantiasa berserah diri kepada-Nya, sudah asyik beribadah dan berkhalwat dengan-Nya, sudah merasakan rindu yang sangat kepada Allah, maka tentunya kita akan tenteram bersama-Nya. Taka ada lagi kerisauan tentang dunia karena ia hanya tempat persinggahan  kita sementara. Tak ada lagi ketakutan akan selain-Nya, karena kita yakin tidak ada Sebaik-baik Penolong kecuali Allah. Dan itulah tanda kita sudah beriman sebenar-benarnya kepada Allah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-8695005293998311274?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/8695005293998311274/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/tanda-tanda-hati-beriman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/8695005293998311274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/8695005293998311274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/tanda-tanda-hati-beriman.html' title='Tanda-Tanda Hati Beriman'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-2173114380694161930</id><published>2009-01-30T07:12:00.001-08:00</published><updated>2009-01-30T07:12:50.234-08:00</updated><title type='text'>Operasi Militer Mujahidin Afghanistan Pada 29 Januari</title><content type='html'>AFGHANISTAN (Arrahmah.com) - Kamis pagi skeitar pukul 9.13 waktu setempat, mujahidin Imarah Islam Afghanistan dengan remote kontrol meledakan bom ranjau ketika satu unit tentara kafir melintas di atasnya.  Ledakan menewaskan enam tentara kafir Kanada dan melukai beberapa lainnya.  Peristiwa ini terjadi di daerah Sperwan, distrik PAnjwai, Provinsi Kandahar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih di hari yang sama dan jam yang sama, mujahidin Imarah Islam Afghanistan meledakan bom ranjau melalui remote kontrol ketika sejumlah tentara kafir AS melintas di daerah Dihdadi, distrik Bakwa, Provinsi Farah.  Ledakan menewaskan enam tentara AS dan melukai beberapa lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis dini hari, sekitar pukul 2.00, mujahidin menyerang sebuah distrik yang menjadi markas tentara boneka Afghanistan, distrik Ishkamish, Provinsi Takhar.  Dalam serangan, sebuah pos polisi hancur, namun kecelakaan lainnya tidak dilaporkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabu malam, sekitar pukul 10.12, mujahidin menyerang konvoy tentara kafir AS di daerah Deoa Gul, distrik Choki, Provinsi Kunar, dalam serangan, satu tank hancur dan beberapa teroris tewas dan terluka di tempat.  Jumlahnya tidak dapat dipastikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, mujahidin melanjutkan serangan, masih di Provinsi yang sama namun di Desa Korangal, mujahidin menyerang konvoy tentara kafir AS. Dalam serangan, empat tentara kafir AS tewas dan beberapa tank hancur. (Hanin Mazaya/arrahmah.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-2173114380694161930?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.arrahmah.com/index.php/news/read/3221/operasi-militer-mujahidin-afghanistan-pada-29-januari' title='Operasi Militer Mujahidin Afghanistan Pada 29 Januari'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/2173114380694161930/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/operasi-militer-mujahidin-afghanistan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/2173114380694161930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/2173114380694161930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/operasi-militer-mujahidin-afghanistan.html' title='Operasi Militer Mujahidin Afghanistan Pada 29 Januari'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-377864733630190930</id><published>2009-01-30T07:07:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T07:08:37.285-08:00</updated><title type='text'>UMMAT INI LAHIR UNTUK JIHAD</title><content type='html'>Telah tersurat dalam Al Qur’an dan Sunnah, bahwa ummat Islam adalah ummat yang akan menjadi saksi bagi generasi sebelumnya. Juga saksi bagi semua manusia. Karena itulah, amatlah pantas kita menyandang predikat ummat pertengahan. Pantas juga kita menyandang predikat ummat terbaik, ummat yang beruntung, ummat yang diridhoi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak lagi predikat yang melekat pada diri kita, ummat Islam. Namun predikat itu bukan untuk membuat kita tinggi hati. Predikat itu adalah ujian untuk kita. Beban bagi kelangsungan kita sebagai manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai ummat Muhammad SAW yang akan menjadi saksi pada hari kiamat, kita perlu tahu tentang perjalanan generasi sebelum kita. Generasi Ashabul Kahfi yang terasing demi sebuah kebenaran. Generasi Pasukan Badar yang gagah berani. Juga generasi shalafussalih lainnya. Bahkan tak hanya itu, untuk dapat menjadi saksi yang jujur, kita perlu pula merasakan perjalanan ruhiyah mereka. Kita patut ikut merasakan kerasnya perjalanan dakwah dan jihadnya, untuk kemenangan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai ummat terbaik, itu jelas digambarkan Allah dalam firman-Nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu (ummat Islam) adalah ummat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyeru kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.” (QS Ali Imran: 110)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai ummat yang beruntung, Allah juga telah mengisyaratkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan ummat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh berbuat ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.“ (QS Ali Imran: 104)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sebagai ummat Islam juga merupakan satu-satunya ummat yang diridhoi. Innaddiina ‘indallahil islaam.  Sesungguhnya agama yang benar di sisi Allah hanyalah Islam. Bagaimana mungkin kita tidak diridhoi-Nya, sementara kita sudah berikrar masuk Islam? Tiada ilaah yang berhak disembah kecuali Allah semata!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Predikat kita sebagai ummat Islam yang sedemikian banyaknya itu menuntut kita untuk senantiasa mengabdi kepada-Nya. Bahkan tak cukup pengabdian itu hanya dengan sholat lima waktu sehari semalam dan puasa di bulan Ramadhan. Ummat Islam terlahir untuk berjihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ketika banyak orang mengaku cinta kepada Allah, maka mereka diminta menunjukkan bukti atas keseriusan cintanya itu. Jika semua orang diterima alasannya, maka boleh jadi orang yang tidak memiliki apa-apa akan mengaku bahwa kain yang sobek-sobek adalah miliknya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ummat ini terlahir untuk berjihad. Dengan apa? Dengan harta, dengan ilmu, dengan jiwa, dengan nyawa, dengan apa saja. Islam tidak meminta yang buruk darimu. Tapi ia meminta yang terbaik darimu. Islam minta masa mudamu daripada masa tuamu. Islam minta kekayaanmu daripada miskinmu. Islam minta cinta murnimu, bukan cinta palsumu. Islam minta yang terbaik darimu, sebab ia juga adalah yang terbaik diberikan dari Allah untukmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai ikhwah fillah, berjihadlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Rasulullah SAW telah bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pagi dan siang hari di jalan Allah adalah lebih baik daripada dunia seisinya.” (Muttafaq ‘alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Abdullah Azzam berpesan agar kita ummat Islam senantiasa mengobarkan jihad di dada. Apalagi ketika negeri kita diserang oleh kafir asing. Maka penduduk negeri itu wajib berjihad. Dan bila penduduk negeri tersebut tetap bersantai-santai di kursinya, maka penduduk negeri sekitarnya wajib memnuhi perintah jihad. Dan bila penduduk negeri sekitarnya pun tetap tidak tergerak untuk berjihad, maka siapapun penduduk di dunia yang sadar sepenuhnya akan panggilan suci itu, wajib baginya berjihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah: “Tidak ada yang kamu tunggu-tunggu bagi kami, kecuali salah satu dari dua kebaikan. Dan kami menunggu-nunggu bagi kamu bahwa Allah akan menimpakan kepadamu azab (yang besar) dari sisi-Nya, atau (azab) dengan tangan kami. Sebab itu, tunggulah, sesungguhnya kami menunggu-nunggu bersamamu.” (QS At Taubah: 52)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, ajal manusia sudah ditentukan oleh-Nya. Jihad dan dakwah tidak akan bisa mempercepat ajal. Demikian pula, duduk diam tanpa melakukan apapun juga tidak bisa melambatkan ajal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap manusia punya jatah waktu yang sama. Semua punya waktu dua puluh empat jam sehari. Dalam dua puluh empat jam itu, ada yang bisa menghasilkan karya yang besar. Namun ada juga yang tidak bisa menghasilkan karya apa-apa, bahkan merasa kurang dalam mencari dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam syahid Hasan Al-Banna berkata: “Kewajiban kita lebih banyak daripada waktu yang tersedia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya semua ummat tahu dan sadar akan kewajibannya, tak akan ada istilah waktu luang baginya. Setiap detik akan sangat berharga baginya. Sebab dalam satu detik itu, ia bisa menyeru manusia kepada kebaikan. Dan itu termasuk jihad. Dalam satu detik kita bisa menyingkirkan duri di jalan, dan itu termasuk jihad. Bahkan dalam satu detik, kita bisa menghajar habis pasukan Yahudi Israel. Dan itulah jihad!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan sungguh, kalau kamu gugur  di jalan Allah atau meninggal, tentulah ampunan Allah dan rahmat-Nya lebih baik (bagimu) daripada harta rampasan yang mereka kumpulkan.” (QS Ali Imran: 157)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas mengapa kita masih merasa resah? Allah tidak akan pernah menyia-nyiakan amal kita, sedikit apapun itu. Allahu ghoyatuna, Ar Rasulu qudwatuna, Al jihadussabiluna, Al Mautu fissabilillahi asma amanina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALLAHU AKBAR!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-377864733630190930?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://semangatjihad.wordpress.com/2008/08/14/ummat-ini-lahir-untuk-jihad/' title='UMMAT INI LAHIR UNTUK JIHAD'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/377864733630190930/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/ummat-ini-lahir-untuk-jihad.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/377864733630190930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/377864733630190930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/ummat-ini-lahir-untuk-jihad.html' title='UMMAT INI LAHIR UNTUK JIHAD'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-7842786267790399025</id><published>2009-01-30T07:03:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T07:05:31.446-08:00</updated><title type='text'>Pernyataan Jaysh al-Islam Untuk Merespon Perintah Austria Yang Menahan Muhammad Shawqi</title><content type='html'>(Arrahmah.com) - Pernyataan di bawah ini datang dari Mujahidin Jaysh al-Islam (Palestina) mengenai penahanan salah seorang warga Austria, Muhammad Shawqi. Sepertinya, kaum kafir menangkap saudara kita ini karena ia dituding mengatur penculikan salah seorang wartawan dari Jalur Gaza bernama Alan Jhonston.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaysh al-Islam bertanggung jawab terhadap penculikan untuk kemudian ditukar dengan Shaykh Abu Qatadah al-Filistini. Sayangnya, hipokrit Hamas menghancurkan rencana ini. Alan Jhonston pada akhirnya keluar dari penjara dan dengan selamat kembali ke Inggris lewat Israel. Pemerintah Austria menuduh Muhammad Shawqi sebagai bagian dari semua ini, sedang kenyataannya ia tidak terlibat di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan ini mengandung kesaksian yang sebenar-benarnya dan sungguh-sungguh dari Jaysh al-Islam karena mereka peduli dan memperhatikan saudaranya bukan hanya di Palestina, tapi juga di Dar al-Kufr (negara kafir) yang berada bermil-mil jauhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan dan Klarifikasi Untuk Merespon Perintah Austria Menahan Muhammad Shawqi di Penjara Joseftadt Vienna :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ketenangan selalu menyertainya yang selalu mengikuti petunjuk Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami telah mendapat informasi mengenai  beberapa tuduhan yang dipaparkan oleh komite pengacara di pengadilan Austria yang menahan saudara Muhammad Shawqi Mahmoud di penjara Josefstadt di ibukota Austria, Vienna. Kami ingin, sebagai tentara Islam, menjelaskan beberapa isu yang terkait dengan percobaan kekerasan dan tuduhan yang tidak adil, sebagai dukungan terhadap kebenaran dan terhadap salah seorang Muslim yang terdzalimi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama: fakta bahwa pengadilan Austria menuntut Islam, bukan individu Muslim. Hal tersebut sudah sangat diketahui oleh siapapun yang mengetahui jelas bagaimana kejadian rekayasa tersebut terjadi dan bagaimana pemberitaannya. Juga mengenai besarnya paham rasisme yang dipraktekkan ketika memperlakukan seorang Muslim di pengadilan yang bukan hanya sebagai terhukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua: barat selalu berdalih untuk menegakkan prinsip kebebasan dan demokrasi. Pada saat yang sama ia mencegah istri dari saudara kita untuk mengenakan kerudung di dalam pengadilan, yang merupakan pakaian agamisnya dan memindahkan mereka ke luar ruangan ketika mereka enggan untuk melepaskannya.  Pada saat yang sama, saksi rekayasa berpura-pura melindungi wajah mereka dengan dalih keamanan personal. Inilah bukti nyata bahwa pengadilan ini tidak menghormati agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga: pengadilan mencoba untuk membesar-besarkan kasus saudara Muslim kita dan memaparkan bahwa kasus tersebut terkait dengan isu keamanan dan perlunya pencegahan terhadap ancaman keamanan yang bisa terjadi lebih lanjut. Kenyataannya, semua itu hanya rekayasa tak berdasar dari media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat: pengadilan menuduh Muhammad Shawqi Mahmoud, yang masih ada dalam penahanan mereka, mengatur penculikan Alan Johnston di Jalur Gaza. Kami tidak bisa menerima bahwa pengaturan penculikan bisa dilakukan oleh orang yang ditahan di Austria dan tidak pernah berada di Gaza dan mungkin tidak pernah mengunjungi negara Arab untuk beberapa tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima: Austria menuntut Muhammad Shawqi Mahmoud dan menuduhnya mengatur penculikan seorang wartawan di Jalur Gaza yang bukan orang Austria dan bukan juga orang yang ada di wilayah teritorial mereka. Pada waktu yang bersamaan tentara mereka membunuhi kaum Muslim di Afganistan. Alasan macam apa yang melandasi pertimbangan macam ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam: kami yakin bahwa Muhammad Shawqi Mahmoud tidak memiliki keterkaitan dengan Laskar atau bagian apapun dalam upaya penangkapan wartawan Alan Johnston. Ia tidak memiliki keterkaitan atau pengetahuan mengenai operasi ini, dan tuduhan yang ditimpakan kepadanya bukanlah kebenaran, dan murni kesalahanpahaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh: saudara Muhammad Shawqi Mahmoud berhubungan lewat ‘privat inbox’ dalam sebuah forum tertentu di internet yang menunjukkan keinginan dari seorang wartawan Austria untuk mengetahui berita mengenai wartawan Inggris yang ditahan, untuk itu ia menjadi mediator antara Laskar Islam dan wartawan Austria. Tugasnya hanya itu, tidak lebih. Justru ia menasihati kami beberapa kali untuk tidak menyakiti wartawan tersebut. Itulah pandangan khas yang ia miliki sebagai bukti bahwa ia adalah orang baik-baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedelapan: kami meminta pemerintah Austria untuk mengeluarkan saudara kami sesegera mungkin dan mengganti kerugian atas ia dan istrinya secara finansial maupun secara moral, dan memaparkan bahwa penyebab keguguran yang dialami oleh istrinya adalah akibat dari perlakuan kasar polisi Austria yang mencoba menyerangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesembilan: saudara Muhammad Shawqi Mahmoud memiliki hak untuk menggunakan pernyataan ini tanpa pengecualian sebagai bukti ketidakbersalahannya dari tuduhan keliru dan tak adil yang ditimpakan padanya, terutama mengenai tuduhan mengatur penculikan wartawan Inggris Alan Johnston dan juga ketergabungannnya dengan kelompok Laskar Islam di Jalur Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ketenangan selalu menyertainya yang selalu mengikuti petunjuk Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin Tentara Islam&lt;br /&gt;Tanah ‘Garda Depan’-Palestina, Kamis 29 Januari 2009&lt;br /&gt;3 Safar 1430 H&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-7842786267790399025?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.arrahmah.com/index.php/news/read/3228/pernyataan-jaysh-al-islam-untuk-merespon-perintah-austria-yang-menahan-muha' title='Pernyataan Jaysh al-Islam Untuk Merespon Perintah Austria Yang Menahan Muhammad Shawqi'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/7842786267790399025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/pernyataan-jaysh-al-islam-untuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/7842786267790399025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/7842786267790399025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/pernyataan-jaysh-al-islam-untuk.html' title='Pernyataan Jaysh al-Islam Untuk Merespon Perintah Austria Yang Menahan Muhammad Shawqi'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-3227364492234417806</id><published>2009-01-30T06:48:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T06:56:55.044-08:00</updated><title type='text'>Beberapa Perkara Pembatal Amal</title><content type='html'>Beberapa Perkara Pembatal Amal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah shalawat dan salam semoga tercurah atas Nabi-Nya dan hamba-Nya yang tidak ada nabi setelahnya, juga kepada keluarga dan sahabatnya. amma ba'duSesungguhnya kebahagiaan abadi adalah di surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang tidak akan didapatkan oleh seorang hamba kecuali dengan menjauhi perangi yang dianggap baik oleh sebuah jiwa akan tetapi akan menggugurkan pahala dan amalannya, Akan tetapi wahai hamba Allah, engkau berada di atas suatu ilmu yang terkumpul untuk mu di lembaran ini yang dilengkapi dengan dalil-dalil dari Al Kitab dan As-Sunnah sahihah :&lt;br /&gt;1. Kufur dan syirik&lt;br /&gt;Berdasarkan firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala "Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan perjumpaan di hari akhirat, maka gugurlah amalan-amalan mereka, dan tidaklah mereka diberi balasan kecuali dengan apa yang telah mereka perbuat (al a'raf:174) dan juga firman-Nya " dan telah diwahyukan kepadamu dan kepada orang-orang sebelummu, jika kamu berbuat syirik, niscaya gugurlah amalan-amalanmu dan tentulah kamu menjadi orang yang merugi " (az zumar: 65)&lt;br /&gt;2. Murtad&lt;br /&gt;Berdasarkan firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala : " Barangsiapa yang murtad diantara kalian dari agamanya kemudian mati dakan keadaan kafir, mereka itulah yang gugur amalan-amalannya di dunia dan akhirat, dan mereka adalah penghuni neraka serta kekal di dalamnya." (Al Baqarah : 217)&lt;br /&gt;3. Nifaq dan Riya'&lt;br /&gt;Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam" sesungguhnya dari yang saya takutkan terhadapmu adalah syirik kecil, yaitu riya” . Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman (dalam sebuah hadits qudsi) pada hari kiamat, “Jika Allah memberi balasan kepada manusia dari amalan-amalan. Maka pergilah kalian kepada amalan yang kamu berbuat ria di dunia, maka lihatlah apakah kalian mendapatkan padanya pahala" (dikeluarkan oleh Imam Ahmad dan al Baghawi dari hadits Mahmud bin Labid dengan sanad shahih menurut syarat muslim)&lt;br /&gt;5. Mengungkit-ngungkit pemberian&lt;br /&gt;Berdasarkan firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala " Hai orang-orang yang beriman janganlah kalian gugurkan pahala shadaqah kalian dengan menyebut-nyebut (pemberian) dan menyakiti (hati penerima) (Al Baqarah : 264). Dan dari Abu Umamah Radiyallahu 'anhu berkata Nabi shalallahu 'alahi wasallam bersabda: " Tiga perkara yang Allah tidak akan terima penolakan dan penebusan yaitu orng yang durhaka kepada orang tua, pengungkit-ngungkit pemberian dan orang yang mendustakan takdir (dikeluarkan oleh Ibnu Abi Ashim dan Thabrany dengan sanad hasan)&lt;br /&gt;6. Mendustakan Takdir&lt;br /&gt;Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam "Kalau seandainya Allah mengadzab penduduk langit dan bumi niscaya dia akan mengadzabnya sedang Dia tidak sedikitpun berbuat dzalim terhadap mereka, dan seandainya Dia merahmati mereka niscaya rahmat-Nya lebih baik dari amalan-amalan mereka. Seandainya seseorang menginfaqkan emas di jalan Allah sebesar Gunung Uhud, tidaklah Allah akan menerima infaq tersebut darimu sampai engkau beriman dengan takdir, dan ketahuilah bahwa apa yang (ditakdirkan) menimpamu tidak akan menyelisihimu, sedang apa yang (ditakdirkan) tidak menimpamu maka tida akan menimpamu, kalau seandainya engkau mati dalam keadaab mengimanai selalin ini (tidak beriman dengan takdir), niscaya engkau masuk neraka (Dikeluarkan oleh Abu Dawud dan Ibnu Majah dan Ahmad, hadits ini shahih)&lt;br /&gt;7. Meninggalkan shalat Ashr&lt;br /&gt;Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam : “Orang yang meluputkan dari shalat ashar maka seolah-olah dia kehilangan keluarga dan hartanya (yakni tinggal sendirian tanpa harta dan keluarga), (Dari hadits Ibnu Umar, mutafaq 'alaihi), dan juga sabda beliau "Barangsiapa meninggalkan shalat ashr maka sungguh gugurlah amalannya (Bukhari dari hadits Buraidah)&lt;br /&gt;8. At Ta'ly atas Allah Subhanah&lt;br /&gt;Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam " Sesungguhnya seseorang yang berkata, Allah tidak akan mengampuni terhadap si fulan, maka Allah berkata, Barangsiapa beranggapan atas-Ku bahwa Aku tidak akan mengampuni si fulan, maka sungguh Aku telah mengampuni si fulan, dan engkau telah menggugurkan amalanmu, atau sebagaimana beliau katakan (dikelurkan oleh Muslim dari hadtis Jundub bin Abdullah Radhiyallu anhu) At Ta'ly atas Allah yaitu : berkata tentang Allah tanpa ilmu, menyepelekan luasnya rahmat Allah dan bersumpah bahwa Allah tidak akan mengampuni terhadap seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Menyelisihi Rasul shalallahu 'alahihi wasallam -baik ucapan maupun amalan&lt;br /&gt;Berdasarkan firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala : " Hai orang-orang yang beriman janganlah kalian angkat suara-suaramu diatas suara Nabi dan jangan kalian mengeraskan suara kepadanya layaknya seorang diantara kalian terhadap yang lainnya, sehingga akan gugurlah amalan-amalan kalian dalam keadaan kalian tidak menyadari" (Al Ahzab : 2). Dan firman-Nya : " Hai orang-orang beriman taatlah Allah dan Rasul-Nya dan jangan kalian gugurkan amalan-amalan kalian (Muhammad: 33)&lt;br /&gt;10. Berbuat bid'ah dalam agama&lt;br /&gt;Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam " Barang siapa membuat perkara baru dalam urusan kami ini, sesuatu yang tidak ada petunjuk agama padanya, maka itu tertolak (Mutafaq 'alaih dari hadtis Aisyah radhiyallahu 'anha) dalam riwayat Muslim disebutkan " Barangsiapa beramal dengan amalan yang bukan perintah kami maka itu tertolak "&lt;br /&gt;11. Melanggar Ketentuan-ketentuan Allah di waktu sepi&lt;br /&gt;Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam " Sungguh aku mengetahui sebuah kaum dari umatku, mereka datang pada hari kiamat dengan kebaikan semisal gunung ................... putih, kemudian Allah jadikan seperti halnya debu yang berterbangan", berkata Tsauban, " Wahai Rasulullah, sifatkanlah tentang keadaan mereka kepada kami, dan supaya kami tidak termasuk dari mereka, dan sedang kami da;a, keadaan tidak memengetahui", Beliau bersabda "Adapun mereka itu dari saudara kalian seagama, dan dari bangsa kalian, mereka mengambil bagian dari waktu malam sebagaimana juga kalian mengambilnya, akan tetapi mereka itu adalah sebuah kaum yang jika melewati larangan Allah mereka melanggarnya (Dikeluarkan oleh ibnu MAjah dari hadits Tsauban Radhiyallahu 'anhu dan dishahihkan oleh al Mundziri dan Al Baushiri)&lt;br /&gt;12. Gembira dan Bahagia dengan terbunuhnya seorang mukmin&lt;br /&gt;Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam " Barangsiapa membunuh seorang mukmin dan berharap akan terbunuhnya maka Allah tidak akan menerima darinya penolakan (adzab) ataupun penebusan. (dikelurkan oleh Abu Dawud dari hadits Ubadah bin shamit, hadits ini shahih).&lt;br /&gt;13. Menetap di negeri-negeri kafir&lt;br /&gt;Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam : " Allah Azza wajalla tidak akan menerima amalan dari seorang musyrik yang masuk islam sampai memisahkan musyrikin kepada muslimin” (Dikelurkan oleh Nasai dan Ahmad dari Hadits Mu'awiya bin Hayidah radhiyallahu 'anhu dengan sanad hasan)&lt;br /&gt;14 Mendatangi dukun dan tukang ramal&lt;br /&gt;Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam : " Barangsiapa mendatangi tukang ramal kemudian menanyakan tentang sesuatu, maka tidak diterima darinya shalat selama 40 hari (dikeluarkan oleh Muslim) dan sabdanya " Barangsiapa mendatangi tukang ramal atau dukun kemudian membenarkan apa yang dikatakan maka sungguh telah kafir kepada yang diturukan kepada Muhammad (Al Qur'an), (dikelurkan oleh Tirmidzi, Abu Dawud, dan Ahmad, dari hadits Abu Hurairah, sahih)&lt;br /&gt;15. Durhaka kepada kedua orang tua&lt;br /&gt;Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam " Tiga golongan yang Allah tidak akan terima dari mereka penolakan atau penebusan yaitu orang yang durhaka kepada kedua orang tua, pengungkit pemberian, dan pendusta takdir” (telah berlalu takhrijnya dipoint no.5)&lt;br /&gt;16. Pecandu Khamar&lt;br /&gt;Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam " Barangsiapa meminum khamar Allah tidak akan terima darinya shalat empat puluh hari, apabila dia taubat, maka Allah terima taubatnya, apabila dia kembali berbuat maka Allah tidak akan terima lagi shalatnya selama 40 hari, dan apabila dia taubat maka Allah tidak akan terima taubatnya, dan Allah akan memberinya minum dari sungai Khibal", dikatakan kepadanya "wahai Abu Abdiraman , apa sungai khibal tersebut, dia berkata : yaitu sungai dari nanah penduduk neraka (dikeluarkan oleh Tirmidzi dari hadits Abdullah bin Umar, dan dia shahih), dan sabda Beliau Shalallahu Alaihi Wa Sallam "Pecandu khamr, jika mati maka akan menemui Allah seperti penyembah berhala (dikeluarkan oleh Ahmad dan Ibnu Majah dari hadits Ibnu Abbas, dan baginya ada syahid (penguat) dari hadits Abu Hurairah dikeluarkan oleh Ibnu Majah, secara keseluruhannya derajatnya hasan)Berkata Ibnu Hiban : Serupa makna khabar ini dengan " Barangsiapa bertemu Allah dari pecandu khamr dengan anggapan halal meminumnya, seperti penyembah berhala, karena kesamaan keduanya dalam kekufuran.&lt;br /&gt;17. Berkata dusta dan beramal dengannya&lt;br /&gt;Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam "Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan beramal dengannya maka tidak ada kepentingan bagi Allah seseorang meninggalkan makan dan minumnya " (dikeluarkan oleh Bukhari)&lt;br /&gt;18 Memelihara anjing kecuali anjing yang dididik untuk pertanian atau berburu&lt;br /&gt;Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam " Barangsiapa memelihara anjing, maka akan berkurang amalannya setiap hari sebear satu qiroth (dalam riwayat lain dua qiroth), kecuali anjing untuk menjaga kebun atau anjing penjaga ternak (mutafaq alaihi, dan riwayat kedua dari muslim)&lt;br /&gt;19. Budak yang lari dari Tuannya, tanpa karena takut atau keletihan dalam pekerjaan, sampai dia kembali kepada tuannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Istri yang durhaka sampai kembali taat terhadap suaminya&lt;br /&gt;Berkata Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam " Dua golongan yang sungguh sangat merugi yaitu seorang hamba yang lari dari tuannya sampai kembali kepada mereka dan seorang istri yang maksiat terhadap suaminya sampai dia kembali kepadanya (dikeluarkan oleh Hakim dan Thabrany dalam as shaghir, shahih)&lt;br /&gt;21. Pemimpin Yang dibenci Kaumnya&lt;br /&gt;Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam " Tiga golongan yang sangat merugi yaitu seorang budak yang lari dari tuannya sampai dia kembali, seorang wanita yang bermalam dengan suaminya dalam keadaan (suami) murka padanya, dan seorang pemimpin yang dibenci kaumnya” (Dikeluarkan dan dihasankan oleh Tirmidzi) Berkata Tirmidzi : " Sekelompok orang dari ahli ilmu membenci seseorang untuk memimpin sebuah kaum, yang mereka benci padanya. Apabila imam itu tidak dzalim, maka sesungguhnya dosa itu atas yang membencinya. Dinukilkan dari Manshur: Kami bertanya tentang perkara imam, maka dikatakan kepada kami: Pemimpin-pemimpin yang dzalim itu sangat menyusahkan, dan adapun yang menegakkan sunnah maka sesungguhnya dosa bagi siapa yang membencinya.”&lt;br /&gt;22. Seorang muslim memboikot saudaranya muslim tanpa udzur syar'ie&lt;br /&gt;Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam " Dibukakan pintu-pintu surga pada hari Senin dan Kamis dan diampunkan bagi setiap hamba yang tidak mensekutukan Allah dengan sesuatupun kecuali seseorang yang antara dia dan saudaranya ada kebencian” Beliau berkata, " perhatikanlah keduanya oleh kalian sampai mereka kembali rukun, perhatikanlah keduanya oleh kalian sampai mereka kembali rukun, perhatikanlah keduanya oleh kalian sampai mereka kembali rukun.” (Dikeluarkan oleh Muslim dari hadits Abu Hurairah)&lt;br /&gt;Wakhai saudara seislam, ini adalah perbuatan-perbuatan yang dapat menggugurkan amalan-amalan, berada di depanmmu. Dan bahayanya terhadap agamamu sangat jelas, maka jauhilah perkara tersebut dan berhati-hatilah darinya, dan hendaklah hatimu tetap berharap kepada sesuatu yang memberi manfaat kepadamu di dunia dan akhirat, karena setaip hati butuh kepada tarbiyah supaya suci dan terus bertambah suci hingga sampai usia lanjut sempurnalah dan baiklah ia.&lt;br /&gt;Ya Allah yang membolak-balikan hati tetapkanlah hati-hati kami atas agama-Mu, dan janganlah Engkau palingkan kami meskipun hanya sekejap saja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-3227364492234417806?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://religionbenewskp.blogspot.com/2005/10/beberapa-perkara-pembatal-amal.html' title='Beberapa Perkara Pembatal Amal'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/3227364492234417806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/beberapa-perkara-pembatal-amal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/3227364492234417806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/3227364492234417806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/beberapa-perkara-pembatal-amal.html' title='Beberapa Perkara Pembatal Amal'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-4766173522346080908</id><published>2009-01-28T18:45:00.000-08:00</published><updated>2009-01-28T20:23:37.534-08:00</updated><title type='text'>TANAH PERTANIAN DALAM POLITIK EKONOMI ISLAM</title><content type='html'>&lt;div class="entry"&gt;        &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Syariah Publications&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. Pada pidato politik, 31 Januari lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan sebuah rencana besar yakni rencana untuk melaksanakan reforma agraria &lt;em&gt;(land reform)&lt;/em&gt;. Secara tegas SBY mengatakan, mulai tahun ini pemerintah akan membagikan tanah bagi rakyat miskin. Prinsipnya tanah untuk keadilan dan kesejahteraan rakyat. Hal yang melatarbelakangi rencana tersebut ialah bahwa saat ini angka kemiskinan mencapai 39,5 juta, angka pengangguran 11,1 juta, pengangguran terbuka mencapai 29,9 juta. (Data Badan Pusat Statistik).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Rencana program reforma agraria di Indonesia sebenarnya sudah berjalan lama. Hanya perjalanannya mengalami kemandekan. Meski begitu, pemerintah terus berupaya melakukan rencana ini. Terbukti dengan lahirnya TAP MPR RI No IX/2001 yang diperkuat dengan Keputusan MPR RI No 5/2003 bahwa harus diadakan pembaruan agraria. Menurut Deputi Pengaturan dan Penataan Pertanahan Badan Pertanahan Nasional (BPN), Yuswanda A Tamenggung, dengan adanya program ini diharapkan mampu menata ketimpangan yang terjadi dalam penguasaan kepemilikan, mengurangi pengangguran, kemiskinan, serta menyelesaikan konflik sengketa tanah yang hingga kini sudah cukup banyak (Koran Seputar Indonesia, 18 Februari 2007)&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Program ini seolah akan segera merealisasikan ‘mimpi’ petani miskin. Bagaimanakah Islam memandang masalah ini? Dan adakah solusi Islam mengenai masalah pertanahan?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Sejarah Land Reform&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Menurut pakar agraria, Gunawan Wiradi yang kini menjabat sebagai Penasihat Pusat Kajian Agraria Institut Pertanian Bogor (IPB), usia pembaruan agraria sudah mencapai lebih dari 2500 tahun. Kata &lt;em&gt;‘land reform’&lt;/em&gt; yang pertama di dunia, dikenal pada zaman Yunani Kuno, 594 tahun sebelum Masehi. Bahkan, slogan &lt;em&gt;land to the tillers&lt;/em&gt; (tanah untuk penggarap) sudah menggema selama 565 tahun sebelum Masehi.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Selanjutnya, melalui tonggak-tonggak sejarah: &lt;em&gt;‘land reform’&lt;/em&gt; di zaman Romawi Kuno (134 SM), gerakan pencaplokan tanah-tanah pertanian oleh peternak biri-biri di Inggris berlangsung kurang lebih selama lima abad, dan Revolusi Perancis (1789-1799), maka sejak itu hampir semua negara-negara di Eropa melakukan &lt;em&gt;‘land reform’&lt;/em&gt;. Apalagi setelah Perang Dunia Kedua, pembaruan agraria dilakukan dimana-mana, baik di Asia, Afrika, dan Amerika.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Politik Pertanahan Menurut Islam&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Tanah merupakan faktor produksi paling penting yang menjadi bahan kajian paling serius para ahli ekonomi, karena sifatnya yang khusus yang tidak dimiliki oleh faktor produksi lainnya. Sifat itu antara lain tanah dapat memenuhi kebutuhan pokok dan permanen manusia, tanah kuantitasnya terbatas dan tanah bersifat tetap. Sifat lainnya ialah tanah bukan produk tenaga kerja. Segala sesuatu yang lain adalah produk tenaga kerja kecuali tanah. Di dalam masyarakat, permasalahan tanah juga telah menjadi penyebab pertentangan, pertikaian, dan pertumpahan darah di dalam masyarakat atau antar masyarakat. Tanah juga memberi andil besar dalam perubahan struktur dan sistem masyarakat. Sistem ekonomi kapitalisme maupun sosialisme dalam hal ini sedikit banyak dipicu karena kecemburuan sosial terhadap orang-orang yang memiliki tanah karena hak-hak istimewa dan menjadikannya sebagai alat eksploitasi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Pemilikan tanah dianggap sebagai tipe kepemilikan yang &lt;em&gt;par excellence&lt;/em&gt; (paling istimewa) di negara-negara kapitalis. Tanah boleh dimiliki individu seluas-luasnya, bahkan menyewakan kepada masyarakat dengan harga sewa dan harga jual yang dilakukan sewenang-wenang. Akibatnya cukup serius, harga bahan pokok naik dan inflasi terjadi. Bagi negara, tanah menjadi lahan subur bagi perolehan pajak.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Namun pemilikan atas tanah secara individu justru tidak diakui dalam masyarakat sosialis. Para petani dan kaum buruh dilarang mengambil nilai tambah dari hasil kerjanya, dan statusnya semata-mata sebagai buruh tani. Sistem ini secara factual menimbulkan ketimpangan ekonomi dan menjadikan negara-negara sosialis gagal mencapai swasembada pangan pada pertengahan abad kedua puluh. Mereka masih tergantung kepada negara lain untuk memenuhi kebutuhan pangannya. Kebutuhan-kebutuhan Rusia dipasok oleh Amerika Serikat sedangkan kebutuhan China didatangkan dari Australia dan Canada.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Hingga kini persoalan kepemilikan tanah masih tetap belum terjawab oleh ekonom kapitalis dan sosialis. Namun, persoalan ini telah lama mampu dijawab oleh system ekonomi Islam.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Mekanisme Penguasaan Tanah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Hingga kini persoalan kepemilikan dan penguasaan tanah masih menjadi agenda utama perekonomian. Di beberapa negara feodal dimana tanah banyak dikuasai oleh tuan tanah, ketimpangan kepemilikan dipecahkan dengan &lt;em&gt;land reform&lt;/em&gt;. Jepang, Korea selatan dan Taiwan adalah negara yang paling intens dalam sejarah modern yang menjalankan &lt;em&gt;land reform&lt;/em&gt; setelah perang dunia kedua. &lt;em&gt;Land reform&lt;/em&gt; dijalankan dengan tujuan menghapuskan secara psikologis dan materiil tuan-tuan tanah yang menjadi motor penggerak di belakang negara-negara ini untuk mengobarkan perang. Reformasi ini berdampak sangat jauh dalam mempersamakan distribusi pendapatan di pedesaan dan turut menjaga perbedaan pendapatan antara kota dan desa sehingga menjadi lebih sempit daripada negara lain. Akibat reformasi ini, kekuatan kaum feodal menjadi hancur, meniadakan persewaan tanah pertanian dan membatasi kepemilikan tanah garapan.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Sistem ekonomi Islam memandang kepemilikan tanah harus diatur sebaik-baiknya karena mempengaruhi rangsangan produksi. Islam secara tegas menolak sistem pembagian penguasaan tanah secara merata di antara seluruh masyarakat sebagaimana yang menjadi agenda land reform. Namun demikian, Islam juga tidak mengijinkan terjadinya penguasaan tanah secara berlebihan di luar kemampuan untuk mengelolanya. Karena hukum-hukum seputar tanah dalam pandangan Islam memiliki karakteristik yang khas dengan adanya perbedaan prinsiip dengan sistem ekonomi lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Sistem ekonomi Islam mengakui tanah termasuk dalam kepemilikan individu apabila tidak ada unsur-unsur yang menghalanginya seperti terdapat kandungan bahan tambangn atau dikuasai oleh negara. Ketika kepemilikan ini dianggap sah secara syariah, maka pemilik tanah memiliki hak untuk mengelolanya maupun memindahtangankan secara waris, jual beli dan pembelian. Sebagaimana kepemilikan individu lainnya, kepemilikan atas tanah ini bersifat pasti tanpa ada pihak lain yang dapat mencabut hak-haknya. Negara melindungi harta milik warga negara dan melindunginya dari ancaman gangguan pihak lain.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Dengan demikian, kepemilikan atas tanah dapat dilakukan dengan prinsip yang sama dengan komoditas lainnya. Tanah dapat dikuasai dengan waris, hadiah, dan jual beli sebagaimana komoditas lainnya pun dapat dilakukan dengan transaksi ini. Namun demikian, system ekonomi islam juga telah menetapkan mekanisme lainnya dalam penguasaan tanah secara khusus yaitu menghidupkan tanah mati dan pemberian oleh negara.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Menghidupkan Tanah Mati&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Menghidupkan tanah mati (ihya’ul mawat) artinya mengelola atau menjadikan tanah mati agar siap ditanami. Yang dimaksud tanah mati adalah tanah yang tidak tampak dimiliki seseorang, dan tidak terdapat tanda-tanda apapun, seperti pagar, tanaman, pengelolaan, ataupun yang lainnya. Tanah mati yang telah dihidupkan oleh seseorang akan menjadi milik orang yang bersangkutan. Hak kepemilikan ini ditetapkan berdasarkan beberapa hadits Rasulullah saw.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.95cm; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:x-small;"&gt;Siapa saja yang telah mengelola sebidang tanah, yang bukan menjadi hak orang lain, maka dialah yang lebih berhak.” (HR. Imam Bukhari dari Aisyah)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.95cm; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:x-small;"&gt;Siapa saja yang telah memagari sebiidang tanah dengan pagar, maka tanah itu adalah miliknya.” (HR. Abu Daud)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.95cm; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:x-small;"&gt;Siapa saja yang telah menghidupkan sebidang tanah mati maka tanah itu adalah miliknya.” (HR. Imam Bukhari)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Seseorang yang telah menghidupkan tanah mati, maka ia berhak atas kepemilikannya beserta hak-hak lain sebagai konsekuensi kepemilikan. Pemilik tanah berhak memperoleh manfaat tanah, mengelolanya, mendapatkan harga dari hasil penjualannya, melakukan pertukaran atas tanah tersebut, mewariskan kepada ahli warisnya, sebagimana kepemilikan-kepemilikan yang lain.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Mekansime menguasai tanah dengan cara menghidupkan tanah mati tidak memerlukan izin dari negara. Sebab perkara-perkara yang dimubahkan tidak perlu minta izin dari imam (khalifah).&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Pemberian Negara&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Pemberian negara &lt;em&gt;(iqtha’) &lt;/em&gt;adalah memberikan tanah yang sudah dikelola dan siap untuk langsung ditanami, atau tanah yang nampak sebelumnya telah dimiliki oleh seseorang. Dengan kata lain, mekanisme ini hanya berlaku pada tanah yang tidak mati. Pemberian tanah oleh negara juga disertai dengan penganugerahan hak kepemilikan secara utuh. Pemiliknya bebas mengguanakan dan mengalihkan haknya kepada orang lain. Baidhuri melaporkan bahwa pemberian Rasulullah kepada Bilal ibn al Harits oleh Rasulullah telah dijual oleh ahli warisnya kepada Umar. Hal ini memberikan gambaran tentang jangkauan kepemilikan ini.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Pemberian tanah oleh negara dalam pengertian diatas, memiliki pengertian yang berbeda dengan system pemberian tanah &lt;em&gt;(land reform)&lt;/em&gt; dalam system feodalisme. Karena system ini bersifat khas dengan dilandasi semangat sosialisme yang tidak pernah diakui kebenarannya dalam Islam Sistem ini dilakukan negara dengan memberikan tanah kepada orang yang dikehendaki sesuai kebijakan yang tepat pada masa itu. Tentu, prinsip pokok yang harus menjadi pertimbangan adalah mengutamakan kepada orang-orang yang membutuhkan dan memiliki kemampuan untuk mengelolanya.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Pengelolaan Lahan Pertanian&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Konsepsi kepemilikan tanah mengenai tanah mati dan kemudian dapat dimiliki secara Cuma-Cuma bagi siapa saja yang menghidupkannya menyiratkan maksud tanah yang dimanfaatkan lebih disukai dibandingkan tanah yang terlantar. Sistem ekonomi manapun pasti menyadarai hal ini karena peran penting tanah sebagai faktor produksi bahan kebutuhan pokok manusia. Sistem Islam sendiri, dengan merujuk berbagai hokum seputar tanah menunjukkan perhatiannya yang besar tentang hal ini. Bahkan, pemberian tanah pertanian oleh negara dimaksudkan untuk dikelola agar dapat memberikan kontribusi penyediaan pangan dan kebutuhan pokok lainnya yang dapat dihasilkan tanah dan bukan untuk ditelantarkan. Kasus Bilal al Muzni dapat menggambarkan dorongan ini.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.95cm; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:x-small;"&gt;Yunus menceritakan dari Muhammad bin ishaq dari Abdullah bin Abu Bakar berkata: “Bilal bin Al harits Al Muzni datang kepada Rasulullah saw., lalu dia meminta sebidang tanah kepada beliau. Beliau kemudian memberikan tanah yang berukuran luas kepadanya.” Ketika pemerintahan dipimpin oleh khalifah Umar, dia (Umar) berkata kepadanya: “wahai Bilal, engkau telah meminta sebidang tanah yang luas kepada Rasulullah saw. Lalu beliau memberikannya kepadamu. Dan Rasulullah saw, tidak pernah menolak sama sekali untuk dimintai, sementara engkau tidak mampu (menggarap) tanah yang ada ditanganmu.” Bilal menjawab: “Benar.” Umar berkata: “Lihatlah, mana di antara tanah itu yang mampu kamu garap, maka milikilah. Dan mana yang tidak mampu kamu garap, serahkanlah kepada kami, dan kami akan membagikannya kepada kaum muslimin.” Bilal berkata: “Demi Allah, aku tidak akan melakukan sama sekali dan memberikan apa yang diberikan oleh Rasulullah saw.” Umar berkata: “Demi Allah, engkau hendaknya benar-benar menggarapnya.” Kemudian Umar mengambil tanah yang tidak mampu dia garap dari Bilal, lalu dia membagikan kepada kaum Muslimin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Negara sebagai pihak yang mengontrol aktivitas ekonomi warga negaranya akan memaksa para pemilik tanah pertanian untuk mengelola tanahnya secara optimal. Langkah yang dilakukan oleh negara adalah mengambil hak kepemilikan tanah apabila orang yang bersangkutan mengabaikannya selama tiga tahun. Tanah tersebut kemudian akan diberikan kepada pihak yang membutuhkan dan sanggup untuk mengelolanya. Dengan demikian, kepemilikan tanah pada hakikatnya tidak dibatasi waktu tertentu. Tanah masih berhak untuk dimiliki dengan segala hak-hak yang menyertainya selama yang bersangkutan mengelola sesuai dengan kegunaannya. Islam hanya membatasi jangka waktu penelantaran selama masa tiga tahun. System pencabutan hak kepemilikan dan jangka waktunya ini diambil dari hadits-hadits yang berkenaan dengan masalah ini.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Umar bin Khaththab r.a. mengatakan: “Orang yang memagari tanah tidak berhak (atas tanah yang dipagarnya) setelah (membiarkannya) selama tiga tahun.”.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Pengambilan tanah yang ditelantarkan selama jangka waktu tiga tahun berlaku untuk semua jenis tanah pertanian baik yang diperoleh dari pembelian, waris, hadiah, pemberian negara maupun menghidupkan tanah mati. Hal ini karena &lt;em&gt;illat&lt;/em&gt; (sebab hukum) dicabutnya tanah adalah penelantaran selama tiga tahun tanpa memandang tanah tersebut. Jadi, tiap pemilik tanah yang membiarkan tanahnya selama tiga tahun, maka tanahnya akan dicabut dan diberikan kepada orang lain, darimanapun asal pemilikan tanah tersebut. Hal ini tidak bisa dianggap telah mengambil harta orang lain dengan cara yang tidak sah. Sebab, syariah telah menjadikan pemilikan tanah pertanian dengan cara dikelola. Semuanya ini adalah agar tanah tersebut selalu ditanami dan dikelola secara optimal.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Oleh karena itu, seorang pemilik tanah boleh menanami tanahnya dengan alatnya, benih, hewan dan pekerja-pekerjanya. Dia juga boleh mempekerjakan para pekerja untuk menanaminya. Apabila dia tidak mampu untuk mengusahakannya, maka dia akan dibantu oleh negara. Namun, apabila tanah tersebut tidak ditanami oleh pemiliknya, maka tanah tersebut akan diberikan kepada orang lain sebagai pemberian cuma-cuma, tanpa kompensasi apapun, lalu dia menggarapnya. Apabila pemiliknya menggarapnya dan tetap menguasainya, maka dibiarkan selama tiga tahun. Apabila tanah tersebut dibiarkan tanpa dikelola selama tiga tahun, maka negara akan mengambil tanah tersebut dari pemiliknya dan diberikan kepada orang lain. Bagi siapa saja yang membutuhkan (biaya perawatan) akan diberi sesuatu (modal) dari baitul mal, sehingga orang yang bersangkutan bisa mengelolanya secara optimal.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Larangan Sewa Lahan Pertanian&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Seorang pemilik tanah secara mutlak tidak boleh menyewakan tanahnya untuk pertanian. Ia tidak diperbolehkan untuk menyewakan tanah pertanian dengan sewa berupa makanan, atau apa saja yang dihasilkan dari sana, sebab semuanya merupakan ijarah. Menyewakan tanah untuk pertanian itu secara mutlak hukumnya haram. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits:&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.95cm; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:x-small;"&gt;Mereka bertanya kepada Rasulullah, “Kami akan menyewakannya dengan bibit.” Beliau menjawab: “Jangan.” Mereka bertanya: “Kami akan menyewakannya dengan jerami.” Beliau tetap menjawab: “Jangan.” Mereka bertanya lagi: “kami akan menyewakannya dengan rabi’ (danau)”, Beliau tetap menjawab: “Jangan.” Kemudian beliau pertegas dengan sabdanya: “Tanamilah, atau berikanlah kepada saudaramu.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Larangan penyewaan lahan pertanian secara ekonomi dapat dipahami sebagai upaya agar lahan pertanian dapat berfungsi secara optimal. Artinya seseorang yang mampu mengolah lahan harus memiliki lahan sementara siapapun yang tidak mampu dan tidak mau mengolah lahan maka tidak dibenarkan untuk menguasai lahan pertanuian.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Penutup&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Demikianlah pandangan Islam tentang masalah pertanahan menurut tinjauan system politik ekonomi Islam. Seharusnya seluruh kebijakan pemerintah senantiasa berdasarkan aturan Islam. Sebab Islam tidak hanya mengatur masalah ritual ibadah tapi Islam juga mengatur masalah siyasah (politik). Hal ini menunjukkan sempurnanya Islam. Kesempurnaan Islam tidak akan terwujud tanpa adanya system yang sempurna yakni Khilafah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Wallahu a’lam bi ashowab&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Penulis : Med Nurhindarno, S.P.*&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;*Penulis adalah alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB),  Jurusan Agronomi-Hartikultura.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Sekarang bekerja sebagai Pendamping Pertanian, Lembaga Pertanian Sehat Baznas, Dompet Dhuafa, ditugaskan di Bantul, Yogyakarta.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Publikasi : &lt;a href="http://syariahpublications.com/index.php/2007/03/01/tanah-pertanian-dalam-politik-ekonomi-islam/#more-100"&gt;www.syariahpublications.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;              &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-4766173522346080908?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://iqbal.blog.ekonomisyariah.net/2008/12/05/tanah-pertanian-dalam-politik-ekonomi-islam/' title='TANAH PERTANIAN DALAM POLITIK EKONOMI ISLAM'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/4766173522346080908/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/tanah-pertanian-dalam-politik-ekonomi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/4766173522346080908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/4766173522346080908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/tanah-pertanian-dalam-politik-ekonomi.html' title='TANAH PERTANIAN DALAM POLITIK EKONOMI ISLAM'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-9103837105968277242</id><published>2009-01-24T07:24:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T07:13:51.388-08:00</updated><title type='text'>Kejanggihan IT ternyata dapat juga diaplikasikan pada persenjataan tempur lapangan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SXszNNG9IJI/AAAAAAAAACU/b451RV56EUU/s1600-h/iphone-sniper-hero.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SXszNNG9IJI/AAAAAAAAACU/b451RV56EUU/s320/iphone-sniper-hero.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294882088854298770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="file:///C:/WINDOWS/TEMP/moz-screenshot.jpg" alt="" /&gt;Kejanggihan IT ternyata dapat juga diaplikasikan pada persenjataan tempur lapangan, terutama bagi para sniper.Seperti dilansir Telegraph, Rabu (21/1/2009) Runaway App mengembangkan sebuah peranti lunak yang dapat membantu para penembak jitu agar lebih tepat dalam membidik sasaran tembaknya. Aplikasi bernama BulletFlight itu diperuntukkan khusus bagi para pengguna iPhone.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BulletFlight memang bukan aplikasi pertama yang dapat membantu sniper mengukur sasaran tembak. Sebelumnya, iPhone dan iPod memiliki aplikasi serupa bernama, iSnipe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Software yang dibanderol seharga 6,99 poundsterling itu dapat diunduh langsung dari iTunes store. Lewat iPhone para penembak jitu dapat mengukur kondisi angin dan jarak target� di area tempatnya menembak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengetahui kondisi angin dan lingkungan sekitarnya, penembak dapat menyesuaikan dengan jenis peluru yang digunakan untuk mendapat tembakan maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa yang kami berikan adalah suatu solusi yang Anda butuhkan untuk melakukan tembakan," tulis Runaway App dalam halaman iTunes Store. Saat ini, BulletFlight dapat mendukung tiga senjata yakni M110 semi otomatis, KAC PDW dan 14,5 inchi SR16, selain itu pengguna dapat menambahkan tipe senjata jenis lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalkulasi kondisi sekitar didasarkan pada peluru model Sierra Bullet," tulis Runaway App.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;muslimdaily.net&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-9103837105968277242?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/9103837105968277242/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/kejanggihan-it-ternyata-dapat-juga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/9103837105968277242'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/9103837105968277242'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/kejanggihan-it-ternyata-dapat-juga.html' title='Kejanggihan IT ternyata dapat juga diaplikasikan pada persenjataan tempur lapangan'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SXszNNG9IJI/AAAAAAAAACU/b451RV56EUU/s72-c/iphone-sniper-hero.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6656542672449258291.post-3143515979798003916</id><published>2009-01-16T21:27:00.000-08:00</published><updated>2009-01-25T07:11:11.264-08:00</updated><title type='text'>ZIONISME: SEBUAH NASIONALISME SEKULER YANG MENGKHIANATI YUDAISME</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SXFtf9pRscI/AAAAAAAAABU/Ryw7kSS7aSE/s1600-h/62.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 211px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SXFtf9pRscI/AAAAAAAAABU/Ryw7kSS7aSE/s320/62.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292131433028104642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Zionisme dibawa ke dalam agenda dunia di akhir-akhir abad ke sembilan belas oleh Theodor Herzl (1860-1904), seorang wartawan Yahudi asal Austria. Baik Herzl maupun rekan-rekannya adalah orang-orang yang memiliki keyakinan agama yang sangat lemah, jika tidak ada sama sekali. Mereka melihat "Keyahudian" sebagai sebuah nama ras, bukan sebuah masyarakat beriman. Mereka mengusulkan agar orang-orang Yahudi menjadi sebuah ras terpisah dari bangsa Eropa, yang mustahil bagi mereka untuk hidup bersama, dan bahwa penting artinya bagi mereka untuk membangun tanah air mereka sendiri. Mereka tidak mengandalkan pemikiran keagamaan ketika memutuskan tanah air manakah itu seharusnya. Theodor Herzl, sang pendiri Zionisme, suatu kali memikirkan Uganda, dan ini lalu dikenal sebagai "Uganda Plan." Sang Zionis kemudian memutuskan Palestina. Alasannya adalah Palestina dianggap sebagai "tanah air bersejarah bagi orang-orang Yahudi", dibandingkan segala kepentingan keagamaan apa pun yang dimilikinya untuk mereka.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menurut negarawan Israel Amnon Rubinstein: "Zionisme (dulu) adalah sebuah pengkhianatan atas tanah air mereka (Yahudi) dan sinagog para Rabbi".&lt;a href="http://www.tragedipalestina.com/yudaisme.html#15"&gt;15&lt;/a&gt; Oleh karena itu banyak orang-orang Yahudi yang mengkritik ideologi Zionisme. Rabbi Hirsch, salah satu pemimpin keagamaan terkemuka saat itu berkata, "Zionisme ingin menamai orang-orang Yahudi sebagai sebuah lembaga nasional…. yang merupakan sebuah penyimpangan."&lt;br /&gt;&lt;p class="hyg"&gt;Pemikir Islam Prancis yang terkenal Roger Garaudy melukiskan hal ini dalam sebuah pembahasan:&lt;/p&gt;             &lt;a id="17." name="17."&gt;&lt;/a&gt;Musuh terburuk keyakinan Yahudi yang jauh ke depan adalah logika para nasionalis, rasis, dan kolonialis dari Zionisme kebangsaan, yang dilahirkan dari nasionalisme, rasisme, dan kolonialisme abad ke-19 di Eropa. Logika ini, yang menginspirasi semua penjajahan Barat dan semua perang antara satu nasionalisme dengan nasionalisme lainnya, adalah sebuah logika yang membunuh diri sendiri. Tidak ada masa depan atau keamanan bagi Israel dan tidak ada keamanan di Timur Tengah kecuali jika Israel meninggalkan paham Zionismenya dan kembali ke agama Ibrahim, yang adalah warisan bersama, bersifat keagamaan, dan persaudaraan dari tiga agama wahyu: Yudaisme, Nasrani, dan Islam.&lt;br /&gt;         &lt;p class="hyg"&gt;Dengan cara ini, Zionisme memasuki politik dunia sebagai sebuah ideologi rasis yang menganut paham bahwa Yahudi seharusnya tidak hidup bersama dengan bangsa-bangsa lain. Pertama-tama, ini adalah gagasan yang keliru yang menciptakan masalah parah bagi dan tekanan atas orang-orang Yahudi yang hidup dalam belenggu ini. Kemudian, bagi orang-orang Islam di Timur Tengah, paham ini membawa kebijakan Israel tentang pendudukan dan perebutan wilayah bersama-sama dengan kemiskinan, teror, pertumpahan darah, dan kematian.&lt;/p&gt;&lt;p class="hyg"&gt;Pendeknya, Zionisme sebenarnya adalah sebuah bentuk nasionalisme sekuler yang berasal dari filsafat sekuler, bukan dari agama. Akan tetapi, seperti dalam bentuk nasionalisme lainnya, Zionisme juga berusaha menggunakan agama untuk tujuannya sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p class="baslik2_kucuk"&gt;Kesalahan Penafsiran Taurat oleh Para Zionis&lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Taurat adalah sebuah kitab suci yang diwahyukan kepada Nabi Musa. Allah berkata dalam Al-Qur'an:&lt;span class="ayetler"&gt; "Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi)…" (Al-Qur'an, 5:44)&lt;/span&gt;. Al-Qur'an juga berkata bahwa Taurat kemudian akan dikotori oleh perkataan manusia di dalamnya. Inilah kenapa apa yang kita miliki saat ini adalah "Taurat yang menyimpang."&lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Akan tetapi, sebuah penelitian lebih dekat mengungkap adanya kebanyakan kebenaran agama yang terkandung dalam Kitab yang pernah diwahyukan ini, seperti keimanan kepada Allah, penghambaan diri kepada-Nya, bersyukur kepada-Nya, takut kepada Allah, cinta kepada Allah, keadilan, kasih sayang, cinta kasih, melawan kekejaman dan ketidakadilan, yang semuanya ditemukan di seluruh Taurat dan kitab lainnya dari Perjanjian Lama.&lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Terlepas dari ini, perang yang terjadi dalam sejarah dan pembunuhan yang terjadi karenanya juga disebutkan di dalam Taurat. Jika manusia ingin menemukan sebuah dasar, meskipun dengan memutarbalikkan kenyataan, untuk kekejaman, pembantaian, dan pembunuhan, mereka bisa menjadikan bab-bab dalam Taurat tersebut sebagai acuan. Zionisme memilih cara mutlak yang mengesahkan terorismenya, yang sebenarnya adalah sebuah terorisme fasis. Dan, ini sangat berhasil. Misalnya, Zionisme menggunakan bab-bab (dari Taurat) yang terkait dengan perang dan pembantaian untuk mengesahkan pembantaian orang-orang Palestina yang tak berdosa. Padahal, ini adalah sebuah penafsiran menyimpang yang disengaja. Zionisme menggunakan agama untuk mengesahkan fasismenya dan ideologi rasisnya.&lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Para Zionis juga mendasarkan pernyataan mereka pada penafsiran mereka tentang ayat-ayat yang berhubungan dengan "orang pilihan" yang pernah dikaruniakan Allah kepada orang Yahudi suatu kali. Beberapa ayat Al-Qur'an berhubungan dengan persoalan ini:&lt;/p&gt;&lt;p class="ayetler"&gt;Hai Bani Israil, ingatlah akan ni'mat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu dan (ingatlah pula) bahwasanya Aku telah melebihkan kamu atas segala umat45. (Qur'an, 2:47)&lt;/p&gt;             &lt;p class="ayetler"&gt;Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Bani Israil Al Kitab (Taurat), kekuasaan dan kenabian dan Kami berikan kepada mereka rezki-rezki yang baik dan Kami lebihkan mereka atas bangsa-bangsa (pada masanya). (Qur'an, 45:16)&lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Al-Qur'an menerangkan bagaimana pada suatu kali Allah memberkati orang-orang Yahudi, dan bagaimana pada kali lainnya Dia menjadikan mereka berkuasa atas bangsa-bangsa lain. Namun ayat-ayat ini tidaklah menyiratkan "orang pilihan" seperti apa yang dipahami orang-orang Yahudi radikal. Ayat-ayat tersebut menunjukkan kenyataan bahwa banyak nabi-nabi yang datang dari keturunan ini, dan bahwa orang-orang Yahudi memerintah di daerah yang luas pada saat itu. Ayat-ayat tersebut menerangkan bahwa dengan berkat kedudukan kekuasaan mereka, mereka "lebih diutamakan di atas semua manusia lain." Ketika mereka menolak Isa, ciri ini pun berakhir.&lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Al-Qur'an menyatakan bahwa orang yang terpilih tersebut adalah para nabi dan orang-orang beriman yang Allah tunjuki kepada kebenaran. Ayat-ayat ini menyebutkan bahwa para nabi itu telah dipilih, ditunjuki jalan yang benar, dan diberkati. Berikut ini adalah beberapa ayat yang terkait dengan persoalan ini:&lt;/p&gt;             &lt;p class="ayetler"&gt;Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya90 di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh. (Qur'an, 2: 130)&lt;/p&gt;             &lt;p class="ayetler"&gt;Dan Kami lebihkan (pula) derajat sebahagian dari bapak-bapak mereka, keturunan dan saudara-saudara mereka. Dan Kami telah memilih mereka (untuk menjadi nabi-nabi dan rasul-rasul) dan Kami menunjuki mereka ke jalan yang lurus. Itulah petunjuk Allah, yang dengannya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hambaNya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan. Mereka itulah orang-orang yang telah Kami berikan kitab, hikmat dan kenabian Jika orang-orang (Quraisy) itu mengingkarinya, maka sesungguhnya Kami akan menyerahkannya kepada kaum yang sekali-kali tidak akan mengingkarinya. (Qur'an, 6:87-89)&lt;/p&gt;             &lt;p class="ayetler"&gt;Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi ni'mat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis. (Qur'an, 19:58)&lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Namun orang-orang Yahudi radikal, yang mempercayai keterangan menyimpang, melihat "orang yang terpilih" sebagai ciri kebangsaan sehingga mereka menganggap setiap orang Yahudi terlahir unggul dan bahwa Bani Israil selamanya dianggap unggul dari semua manusia lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="hyg"&gt;Penyimpangan kedua yang terbesar dari sudut pandang ini menampilkan anggapan keunggulan ini sebagai "suatu perintah untuk melakukan kekejaman atas bangsa lain." Untuk tujuan ini, para Zionis membenarkan perilaku mereka melalui kebencian-kebencian turun-temurun yang bisa ditemukan dalam beberapa hal pada Yudaisme Talmud. Menurut pandangan ini, hal yang lumrah bagi orang-orang Yahudi untuk menipu orang-orang non-Yahudi, untuk merampas hak milik dan bangunan mereka, dan, ketika diperlukan bahkan membunuh mereka, termasuk wanita dan anak-anak. Kenyataan menunjukkan, semua ini adalah kejahatan yang melecehkan agama sejati, karena Allah memerintahkan kita untuk melestarikan keadilan, kejujuran, dan hak orang-orang tertindas, dan hidup dalam kedamaian dan cinta.              &lt;/p&gt;&lt;p class="hyg"&gt;Lebih jauh lagi, pernyataan anti-non-Yahudi ini bertentangan dengan Taurat itu sendiri, seperti ayat-ayat yang mengutuk penindasan dan kekejaman. Akan tetapi, ideologi rasis Zionisme mengabaikan ayat-ayat seperti itu untuk menciptakan sistem kepercayaan berdasarkan amarah dan kebencian. Tanpa mempedulikan pengaruh ideologi Zionis, beberapa orang Yahudi yang benar-benar percaya pada Allah akan mengetahui bahwa agama mereka mengajarkan mereka untuk tunduk pada ayat-ayat lainnya ini yang memuji perdamaian, cinta, kasih, dan perilaku etis, seperti:&lt;/p&gt;&lt;p class="hyg"&gt;&lt;em&gt;Janganlah kamu berbuat curang dalam peradilan; janganlah engkau membela orang kecil dengan tidak sewajarnya dan janganlah engkau terpengaruh oleh orang-orang besar, tetapi engkau harus mengadili orang sesamamu dengan kebenaran. Janganlah engkau pergi kian ke mari menyebarkan fitnah di antara orang-orang sebangsamu; janganlah engkau mengancam hidup sesamamu manusia; Akulah Tuhan. Janganlah engkau membenci saudaramu di dalam hatimu, tetapi engkau harus berterus terang menegur orang sesamamu dan janganlah engkau mendatangkan dosa kepada dirimu karena dia. (Perjanjian Lama, Imamat, 19:15-17)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;&lt;em&gt;Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut Tuhan dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?'' (Perjanjian Lama, Mikha, 6:8)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;&lt;em&gt;Jangan membunuh. Jangan berzinah. Jangan mencuri. Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu. Jangan mengingini rumah sesamamu … (Perjanjian Lama, Keluaran, 20:13-17)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Menurut Al-Qur'an pun, perang hanyalah khusus sebagai sarana mempertahankan diri. Bahkan jika perang akan diumumkan dalam suatu masyarakat, kehidupan orang-orang tak berdosa dan aturan hukum harus dilindungi. Suatu perintah untuk membunuh wanita, anak-anak, dan orang-orang tua tidak dapat disampaikan oleh agama manapun, kecuali hanya oleh tipu-daya yang berkedok agama. Dalam Al-Qur'an, Allah tidak hanya mengutuk jenis kebencian seperti ini namun juga menyatakan bahwa semua manusia sama dalam pandangan-Nya dan bahwa kelebihan seseorang itu tidaklah didasarkan pada ras, keturunan, atau segala kelebihan keduniaan lainnya, melainkan pada ketakwaan - cinta bagi dan kedekatan kepada Allah. &lt;/p&gt;             &lt;p class="ayetler"&gt;Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (Qur'an, 49:13)&lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Terlepas dari kedok agamanya yang palsu, alasan sesungguhnya dari ketidakmanusiawian dan kekejaman Zionisme adalah hubungannya dengan mentalitas penjajahan Eropa di abad kesembilan belas. Penjajahan bukan semata sebuah sistem politik atau ekonomi; penjajahan juga sekaligus sebuah ideologi. Zionisme, yang percaya bahwa negara-negara industri Barat mempunyai hak untuk menjajah dan menduduki bangsa-bangsa terkebelakang di wilayah ini, melihat ini sebagai akibat alami dari sebuah proses "seleksi alam" internasional. Dengan kata lain, Zionisme adalah sebuah produk Darwinisme Sosial. Dalam kerangka ideologi ini, Inggris menjajah India, Afrika Selatan, dan Mesir. Prancis menjajah Indocina, Afrika Utara, dan Guyana. Karena terinspirasi oleh contoh-contoh ini, para Zionis memutuskan untuk menjajah Palestina bagi orang-orang Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="hyg"&gt;Kolonialisme Zionis menjadi jauh lebih buruk dibanding "rekan-rekannya" Inggris dan Prancis, karena paling tidak mereka (Inggris dan Prancis) mengizinkan daerah pendudukan mereka untuk hidup (setelah menyerah) dan bahkan memberi sumbangan kepada negara pendudukan dengan pendidikan, pemerintahan yang adil, dan prasarana. Namun, seperti yang akan kita lihat nanti, para Zionis tidak mengakui hak-hak orang Palestina untuk hidup; mereka melakukan pembersihan etnis, dan tidak memberi apa pun kepada orang-orang yang mereka jajah. Anda mungkin bahkan berkata mereka tidak memberi satu batu bata pun bagi orang-orang Palestina.&lt;/p&gt;             &lt;p class="baslik2_kucuk"&gt;Pertentangan Zionisme dengan Yahudi&lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Sifat lainnya dari Zionisme adalah kepercayaannya kepada tema-tema propaganda palsu, mungkin yang paling penting adalah semboyan "sebuah tanah tanpa manusia untuk seorang manusia tanpa tanah." Dengan kata lain, Palestina, "tanah tanpa manusia" harus diberikan kepada orang-orang Yahudi, "manusia tanpa tanah." Dalam 20 tahun pertama abad kedua puluh, Organisasi Zionis Dunia menggunakan semboyan ini dengan sepenuh hati untuk meyakinkan pemerintahan Eropa, khususnya Inggris dan rakyatnya bahwa Palestina harus diserahkan kepada orang-orang Yahudi. Pada tahun 1917, akibat kampanye persuasifnya, Inggris mengumumkan Deklarasi Balfour bahwa "Pemerintahan Yang Mulia memandang pentingnya pendirian di Palestina sebuah tanah air nasional bagi orang-orang Yahudi… di Palestina." &lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Kenyataan menunjukkan, semboyan "tanah tanpa manusia untuk manusia tanpa tanah" ini tidaklah benar. Ketika gerakan Zionis dimulai, orang-orang Yahudi tidaklah "tanpa tanah" dan Palestina pun bukannya tanpa manusia… &lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Orang-orang Yahudi tidaklah tanpa tanah karena sebagian besar mereka hidup di berbagai negara dengan damai dan aman. Khususnya di negara-negara industri Barat, persekutuan ibadat Yahudi tidak punya keluhan apa pun tentang kehidupan mereka. Bagi sebagian besar mereka, gagasan meninggalkan negara mereka untuk pindah ke Palestina tidak pernah terlintas dalam benak mereka. Kenyataan ini akan muncul belakangan ketika ajakan Zionis untuk “Pindah ke Palestina” secara luas diabaikan. Dalam tahun-tahun berikutnya, orang-orang Yahudi anti-Zionis yang kita bicarakan ini secara aktif menolak gerakan Zionis melalui ikatan-ikatan yang mereka dirikan sendiri. &lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Menerima dukungan resmi dengan Deklarasi Balfour, para Zionis merasakan dirinya berada dalam keadaan yang sulit ketika banyak saudara-saudara Yahudinya menolak pindah. Dalam hal ini, pernyataan Chaim Weizman sangat menohok:&lt;/p&gt;             &lt;a id="19." name="19."&gt;&lt;/a&gt;Deklarasi Balfour pada 1917 diputuskan di awang-awang… setiap hari dan setiap jam dalam 10 tahun terakhir ini, ketika membuka surat kabar, saya berpikir: kapan hembusan angin surga lainnya datang? Saya terguncang karena takut Pemerintah Inggris akan memanggil saya dan bertanya: “Beritahu kami, apakah Organisasi Zionis ini? Di manakah mereka, para Zionismu?”... Orang-orang Yahudi, mereka tahu, menentang kami; kami berdiri sendiri di sebuah pulau kecil, sebuah kelompok Yahudi yang amat kecil dengan masa lalu yang asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SXFuddYVw1I/AAAAAAAAABc/YuirQnYAUhs/s1600-h/69.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 237px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SXFuddYVw1I/AAAAAAAAABc/YuirQnYAUhs/s320/69.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292132489519022930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Oleh karena itu para Zionis mulai terlibat dalam “kegiatan-kegiatan khusus” untuk “mendorong” pindahnya orang Yahudi ke Palestina, bahkan memaksa jika diperlukan, seperti mengganggu orang-orang Yahudi di negara-negara asalnya dan bekerja sama dengan para anti-Semit untuk meyakinkan bahwa pemerintah akan mengusir orang-orang Yahudi. (Lihat Harun Yahya, Soykirim Vahseti (The Holocaust Violence,), Vural Yayincilik, Istambul, 2002). Dengan demikian, Zionisme mengembangkannya sebagai gerakan yang mengganggu dan menteror rakyatnya sendiri.&lt;br /&gt;Sekitar 100.000 orang Yahudi pindah ke Palestina antara tahun 1920-1929. Jika kita merenungkan bahwa ada 750.000 orang Palestina pada saat itu, maka 100.000 pasti bukanlah jumlah yang kecil. Organisasi Zionis memegang kendali penuh atas perpindahan ini. Orang-orang Yahudi yang menginjakkan kaki di Palestina ditemui oleh kelompok Zionis, yang menentukan di mana mereka akan tinggal dan pekerjaan apa yang akan mereka lakukan. Perpindahan ini didorong oleh pemimpin-pemimpin Zionis dengan berbagai imbalan. Akibat upaya yang giat di seluruh Palestina, Eropa, dan Rusia, penduduk Yahudi di Palestina mencatat pertumbuhan yang pesat dalam hal jumlah dan tempat tinggalnya. Bersamaan dengan adanya peningkatan kekuasaan Partai Nazi, orang-orang Yahudi di Jerman menghadapi tekanan yang semakin meningkat, suatu perkembangan yang semakin mendorong perpindahan mereka ke Palestina. Kenyataan Zionis mendukung penindasan Yahudi ini adalah sebuah fakta, dan masih menjadi salah satu rahasia sejarah yang paling terpendam. (Lihat Harun Yahya, Soykirim Vahseti (The Holocaust Violence), Vural Yayincilik, Istanbul, 2002)&lt;br /&gt;&lt;p class="baslik2_kucuk"&gt;Pertentangan Zionisme dengan Masyarakat Arab&lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Para Zionis tidak diragukan lagi telah melakukan kekejaman terburuk kepada orang-orang yang memiliki “sebuah tanah tanpa manusia”: orang-orang Palestina. Semenjak hari ketika Zionisme memasuki Palestina, para pengikutnya telah berusaha untuk menghancurkan orang-orang Palestina. Untuk memberi ruang bagi para imigran Yahudi, baik dipengaruhi oleh gagasan Zionis maupun takut pada anti-Semitisme, orang-orang Palestina terus ditekan, diasingkan, dan diusir dari rumah-rumah dan tanah mereka. Gerakan untuk menduduki dan mengasingkan ini, yang didorong oleh didirikannya Israel pada tahun 1948, menghancurkan kehidupan ratusan ribu orang-orang Palestina. Hingga hari ini, sekitar 3,5 juta orang Palestina masih berjuang untuk kehidupannya sebagai pengungsi dalam keadaan yang paling sulit. &lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Semenjak 1920an, perpindahan orang Yahudi yang diorganisir oleh Zionis telah dengan mantap mengubah keadaan demografi Palestina dan telah menjadi sebab terpenting berkepanjangannya pertentangan. Statistik yang terkait dengan peningkatan penduduk Yahudi ini secara langsung membuktikan kenyataan ini. Angka-angka ini adalah petunjuk penting tentang bagaimana sebuah kekuatan penjajahan dari luar negeri, kekuatan tanpa hak hukum atas tanah tersebut datang untuk merampok hak-hak penduduk asli. &lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;&lt;a id="21." name="21."&gt;&lt;/a&gt;Menurut catatan-catatan resmi, jumlah imigran Yahudi ke Palestina meningkat dari 100.000 pada tahun 1920an menjadi 232.000 pada tahun 1930an.&lt;a href="http://www.tragedipalestina.com/yudaisme.html#21"&gt;21&lt;/a&gt; Hingga 1939, penduduk Palestina yang jumlahnya 1,5 juta jiwa telah termasuk 445.000 orang Yahudi. Jumlah mereka, yang hanya 10% saja dari jumlah penduduk 20 tahun sebelumnya, sekarang menjadi 30% dari seluruh penduduk. Pemukiman Yahudi juga berkembang pesat, dan per 1939 orang-orang Yahudi memiliki dua kali dari jumlah tanah yang mereka miliki pada tahun 1920an.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;table align="center" bgcolor="#ffffff" border="1" bordercolor="#808080" cellpadding="2" cellspacing="0" width="519"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="baslik3" height="2" width="253"&gt;&lt;div align="center"&gt;TAHUN&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td class="baslik3" height="2" width="252"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;JUMLAH ORANG YAHUDI YANG PINDAH&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td height="2" width="253"&gt;                         &lt;div class="hyg"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;1920  (September-Oktober)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="252"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;5.514&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td height="2" width="253"&gt;                         &lt;div class="hyg"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;1921&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="252"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;9.149&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="253"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;1922&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="252"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;7.844&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="253"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;1923&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="252"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;7.421&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="253"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;1924&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="252"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;12.856&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="253"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;1925&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="252"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;33.801&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="253"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;1926&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="252"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;13.081&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="253"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;1927&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="252"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;2.713&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="253"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;1928&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="252"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;2.178&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hyg" height="4" width="253"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;1929&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td class="hyg" height="4" width="252"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;5.249&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                   &lt;p style="font-style: italic;" class="boxtext" align="center"&gt;Pengumuman resmi Deklarasi Balfour menandai awal perpindahan Yahudi besar-besaran dan cepat ke Palestina. Tabel di kiri memperlihatkan jumlah orang Yahudi yang pindah ke Palestina antara 1920 dan 1929. Selama masa ini, sekitar 100.000 orang Yahudi memasuki Palestina. &lt;/p&gt;&lt;p style="font-style: italic;" class="boxtext" align="center"&gt;British Government, The Political History of Palestine under the British Administration, Palestine Royal Commision Report, Cmd. 5479, 1937, hlm. 279&lt;/p&gt;             &lt;a id="22." name="22."&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Per 1947, ada 630.000 orang Yahudi di Palestina dan 1,3 juta orang Palestina. Antara 29 November 1947, ketika Palestina diberi dinding pembatas oleh PBB, dengan 15 Mei 1948, organisasi teroris Zionis mencaplok tiga perempat Palestina. Selama masa itu, jumlah orang-orang Palestina yang tinggal di 500 kota besar, kota kecil, dan desa turun drastis dari 950.000 menjadi 138.000 akibat serangan dan pembantaian. Beberapa di antaranya terbunuh, beberapa terusir.&lt;br /&gt;Dalam menjelaskan kebijakan pendudukan yang diterapkan Isrel pada tahun 1948, revisionis Israel yang terkenal, Ilan Pappe membuka sebuah rahasia, rencana tak tertulis untuk mengusir orang-orang Arab dari Palestina. Menurut rencana ini, setiap desa atau pemukiman Arab yang tidak menyerah kepada kekuatan Yahudi, yang tidak akan mengibarkan bendera putih, akan dibumihanguskan, dihancurkan, dan orang-orangnya diusir. Setelah keputusan ini dilaksanakan, hanya empat desa yang mengibarkan bendera putih; kota-kota dan desa-desa lainnya pasti akan menjadi sasaran pengusiran.&lt;br /&gt;Dengan cara ini, 400 desa Palestina terhapus dari peta selama 1949-1949. Hak milik yang ditinggalkan orang-orang Palestina dikuasai oleh orang-orang Yahudi, atas dasar Hukum Hak Milik Tak Ditempati. Hingga tahun 1947, kepemilikan tanah orang-orang Yahudi di Palestina adalah sekitar 6%. Pada saat negara Israel resmi didirikan, kepemilikan itu telah mencapai 90% dari seluruh tanah.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SXFvg5SU8SI/AAAAAAAAABk/jGRVcm6csTs/s1600-h/71.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 250px; height: 187px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SXFvg5SU8SI/AAAAAAAAABk/jGRVcm6csTs/s320/71.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292133648061231394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SXFvymwKBCI/AAAAAAAAABs/J1bHi49-eF0/s1600-h/71a.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 250px; height: 187px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SXFvymwKBCI/AAAAAAAAABs/J1bHi49-eF0/s320/71a.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292133952323716130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="boxtext"&gt;Kelompok imigran ilegal yang diorganisir oleh pemimpin Zionis berhasil mencapai Palestina meski&lt;br /&gt;menghadapi hambatan serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="hyg"&gt;Setiap kedatangan orang Yahudi yang baru berarti kekejaman, tekanan, dan kekerasan baru terhadap orang-orang Palestina. Untuk memberi tempat tinggal bagi pendatang baru, organisasi Zionis menggunakan tekanan dan kekuatan untuk mengusir orang-orang Palestina dari tanahnya, yang telah mereka tempati selama berabad-abad, dan pindah ke padang pasir. Joseph Weitz, kepala komite transfer pemerintah Israel pada tahun 1948 menuliskan dalam buku hariannya pada 20 Desember 1940:&lt;/p&gt;             &lt;a id="25." name="25."&gt;&lt;/a&gt;Pasti telah jelas bahwa tidak ada ruang untuk dua rakyat dalam negara ini. Tidak ada perkembangan yang akan membawa kita semakin dekat dengan tujuan kita, untuk menjadi rakyat merdeka dalam negara kecil ini. Setelah orang-orang Arab dipindahkan, negara ini akan terbuka luas bagi kita; dengan masih adanya orang Arab yang tinggal, negara ini akan tetap sempit dan terbatas. Satu-satunya jalan adalah memindahkan orang-orang Arab dari sini ke negara-negara tetangga. Semua mereka. Tidak ada satu desa pun, atau satu suku pun yang harus tertinggal.&lt;br /&gt;&lt;table align="center" bgcolor="#ffffff" border="1" bordercolor="#808080" cellpadding="2" cellspacing="0" width="519"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="baslik3" height="2" width="253"&gt;&lt;div align="center"&gt;TAHUN&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td class="baslik3" height="2" width="252"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;JUMLAH ORANG YAHUDI YANG PINDAH                     &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td height="2" width="253"&gt;                         &lt;div class="hyg"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;1930&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="252"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;4.944&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td height="2" width="253"&gt;                         &lt;div class="hyg"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;1931&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="252"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;4.075&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="253"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;1932&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="252"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;9.553&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="253"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;1933&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="252"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;30.327&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="253"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;1934&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="252"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;42.359&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="253"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;1935&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="252"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;61.854&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="253"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;1936&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="252"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;29.727&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="253"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;1937&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="252"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;10.536&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="253"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;1938&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td class="hyg" height="2" width="252"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;12.868&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hyg" height="4" width="253"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;1939&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td class="hyg" height="4" width="252"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;16.405&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                   &lt;p style="font-style: italic;" class="boxtext" align="center"&gt;Gelombang perpindahan orang-orang Yahudi tetap tak surut selama Palestina ditangani Inggris. Akibat upaya yang dilakukan oleh tokoh-tokoh Zionis, sebanyak 232.000 orang Yahudi bermukim di Palestina antara 1930-1939.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;British British Government, The Political History of Palestine under the British Administration, Palestine Royal Commision Report, Cmd. 5479, 1937, hlm. 279&lt;/p&gt;Heilburn, ketua komite pemilihan kembali Jenderal Shlomo Lahat, walikota Tel Aviv, menyatakan pandangan Zionis tentang orang-orang Palestina dalam kata-kata berikut: "Kita harus membunuh semua orang-orang Palestina kecuali mereka tunduk tinggal di sini sebagai budak."&lt;a href="http://www.tragedipalestina.com/yudaisme.html#26"&gt;26&lt;/a&gt; Banjir kedatangan imigran yang disebabkan oleh pecahnya Perang Dunia II membuat orang-orang Palestina sadar akan apa yang terjadi, sehingga mulai menolak tindakan-tindakan yang tidak adil. Namun, setiap gerakan penolakan dihentikan dengan paksa oleh kekuatan Inggris. Orang-orang Palestina merasakan dirinya berada di bawah tekanan organisasi teroris Zionis di satu sisi, dan tentara-tentara Inggris di sisi lain. Dengan kata lain, mereka menjadi sasaran kepungan dua musuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;             &lt;table align="center" bgcolor="#ffffff" border="1" bordercolor="#808080" cellpadding="2" cellspacing="0" width="520"&gt;               &lt;tbody&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td height="187"&gt;                   &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/72.jpg" height="250" hspace="3" vspace="3" width="189" /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/72a.jpg" height="250" hspace="3" vspace="3" width="255" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="boxtext"&gt;Gambar di kiri menunjukkan orang-orang Yahudi yang pindah ke Palestina pada 1930. Gambar di atas memperlihatkan Yahudi yang tiba pada tahun 1947. Sebelum orang-orang Palestina mengerti apa arti perpindahan ini untuk masa depan mereka, perbandingan penduduk di daerah ini bergeser untuk keuntungan Yahudi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;                                                                              &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/73.jpg" height="288" hspace="3" vspace="3" width="415" /&gt;&lt;span class="resimalti"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1) Negara tempat perpindahan di mulai   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;2) Jumlah Imigran Yahudi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;3) Akhir perpindahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Program perpindahan yang diorganisir oleh para pemimpin Zionis diejawantahkan dengan kecepatan mengejutkan, dimulai pada awal 1900an. Orang-orang Yahudi yang pindah dari Afrika Utara, Uni Soviet, dan berbagai negara Timur Tengah menggeser perbandingan penduduk di Palestina untuk keuntungan orang-orang Yahudi.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="boxtext"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="hyg"&gt;Selama kekuasaan Inggris, lebih dari 1500 orang Palestina yang berjuang untuk kemerdekaannya terbunuh dalam pertempuran yang dilakukan oleh tentara-tentara Inggris. Di samping itu, ada pula beberapa orang Palestina yang ditahan oleh Inggris karena menentang pendudukan Yahudi. Tekanan pemerintah Inggris menyebabkan kekerasan serius terhadap mereka. Namun, terorisme Zionis tak terbandingkan kekejamannya. Kekejaman Zionis, yang pecah begitu berakhirnya Kekuasaan Inggris, meliputi pembakaran desa-desa, penembakan wanita, anak-anak, dan orang tua seolah sebuah hukuman mati; penyiksaan korban-korban tak berdosa,; dan pemerkosaan wanita-wanita dewasa dan remaja. &lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Sekitar 850.000 orang Palestina yang tidak tahan akan kekejaman dan penindasan ini meninggalkan tanah dan rumah mereka dan tinggal di Tepi Barat, Jalur Gaza, serta di sepanjang perbatasan Libanon dan Yordania. Sekitar satu juta orang Palestina masih tinggal di kamp-kamp pengungsian ini, sementara 3,5 juta lainnya tinggal sebagai pengungsi-pengungsi jauh dari tanah air mereka. &lt;/p&gt;             &lt;table align="center" bgcolor="#ffffff" border="1" bordercolor="#808080" cellpadding="2" cellspacing="0" width="550"&gt;               &lt;tbody&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt;                   &lt;div align="center"&gt;                   &lt;table align="center" cellspacing="0" width="238"&gt;                     &lt;tbody&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td width="234"&gt;&lt;span class="baslik2_kucuk"&gt;            Tanah Palestina Dibagi&lt;/span&gt;&lt;span class="baslik2bordo"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;table align="center" cellspacing="0" width="100"&gt;                     &lt;tbody&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/74.jpg" height="600" hspace="3" vspace="3" width="353" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                   &lt;p class="hyg"&gt;&lt;span class="resimalti"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1) Wilayah Inggris&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;2) Wilayah Arab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;3)                    Wilayah Yahudi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;4) Wilayah Internasional&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Ketika Palestina berada di bawah kendali Inggris setelah Perang Dunia I, gelombang besar perpindahan Yahudi ke daerah ini dimulai. Perpindahan ini lambat laun mulai meningkat pesat. Selama masa ini, beberapa badan didirikan untuk menentukan bagaimana orang Yahudi dan Palestina berbagi tanah. Badan yang terkenal adalah the Peel Commission, yang dikepalai oleh bekas Menteri Luar Negeri Inggris untuk India Lord Earl Peel, dan Komisi Morrison-Grady, yang dibentuk melalui kemitraan Amerika-Inggris. The Peel Commission mengusulkan agar pengawasan Inggris ditingkatkan dan daerah ini dibagi antar kedua kelompok, hanya Yerusalem dan Haifa yang tetap di bawah kendali Inggris dan akan terbuka untuk pengamat internasional. Morrison-Grady Plan mengusulkan agar Palestina dibagi atas empat daerah kantong terpisah. Namun, anggota badan ini tidak memperhitungkan bahwa tanah yang sedang mereka bagi ini dimiliki oleh orang-orang Palestina selama berabad-abad, dan tak seorang pun punya hak untuk memaksa mereka membaginya bertentangan dengan kehendak mereka.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;            &lt;table align="right" bgcolor="#ffffff" border="1" bordercolor="#808080" cellpadding="2" cellspacing="0" width="169"&gt;               &lt;tbody&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt;                   &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/76.jpg" height="200" hspace="3" vspace="3" width="166" /&gt;&lt;span class="resimalti"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="boxtext"&gt;Polisi Inggris ikut campur dengan paksa ketika orang-orang Palestina memprotes meningkat pesatnya perpindahan Yahudi. Akibat bentrokan di Jaffa pada 1933, sebanyak 30 orang Palestina tewas dan lebih dari 200 orang terluka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Orang-orang Palestina yang hidup di kamp-kamp pengungsian hari ini menghadapi kesulitan untuk memenuhi kebutuhan yang paling dasar sekalipun. Mereka hanya bisa menggunakan air dan listrik jika orang Israel mengizinkannya, dan berjalan bermil-mil untuk bekerja demi upah yang amat rendah. Bagi mereka yang pergi bekerja atau mengunjungi kerabat yang tinggal di dekat kamp pengungsian, perjalanan itu seharusnya tidak lebih dari 15 menit saja. Akan tetapi, kejadiannya sering berubah menjadi mimpi buruk karena pemeriksaan identitas di tempat-tempat pemeriksaan yang sering dilakukan, di mana para tentara yang bertugas melakukan kepada mereka pelecehan, penghinaan, dan perendahan. Mereka tidak dapat berpindah dari tempat A ke tempat B tanpa passport. Dan karena tentara-tentara Israel sering menutup jalan untuk alasan “keamanan,” orang-orang Palestina sering tidak dapat pergi bekerja, pergi ke tempat yang ingin mereka tuju, atau bahkan untuk menuju rumah sakit ketika mereka jatuh sakit. Bahkan, orang-orang yang hidup di kamp-kamp pengungsian tiap hari hidup dalam rasa takut akan dibom, dibunuh, dilukai, dan ditahan, karena pemukiman orang-orang Yahudi fanatik di sekitar kamp menjadi ancaman sesungguhnya mengingat pelecehan dan serangan yang dilancarkan oleh penduduk Yahudi fanatiknya. &lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Tentu, diusir dari rumah dan dipaksa meninggalkan tanah asal seseorang mengakibatkan banyak kesulitan. Namun, inilah takdir Allah. Sepanjang sejarah, masyarakat Muslim telah terusir dari rumah mereka dan menghadapi berbagai jenis tekanan, penyiksaan, dan ancaman oleh orang-orang yang tak beriman. Para pemimpin yang kejam atau orang-orang yang menggunakan kekuasaan sering mengusir orang-orang yang tak berdosa dari tanah mereka hanya karena keturunan atau keyakinan mereka. Apa yang diderita oleh orang-orang Islam di banyak negara, juga orang-orang Palestina, telah diwahyukan di dalam Al-Qur'an. Namun Allah membantu semua orang yang tetap sabar, menunjukkan akhlak terpuji, dan menolak menakut-nakuti orang laii meskipun mengalami kekerasan. Seperti yang Allah nyatakan dalam Al-Qur'an:&lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman):&lt;span class="ayetler"&gt; "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain259. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik." (Qur'an, 3:195)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Dengan demikian, akan datang suatu hari ketika semua orang-orang Palestina akan hidup dalam kedamaian, keamanan, dan persaudaraan. Tapi ini hanya dimungkinkan dengan menyebarluaskan akhlak Al-Qur'an antar manusia, karena akhlak seperti itu bersifat memaafkan dan toleran; mempertahankan kedamaian; menekankan pada cinta kasih; rasa hormat, dan kasih sayang; dan pengikutnya saling berlomba untuk beramal saleh. Ketika akhlak yang baik mengemuka, penindasan dan gangguan tidak dapat hidup. Dan lebih jauh lagi, ketika akhlak ini ditunjukkan dengan sepenuh hati, persaudaraan Muslim akan meningkat dan mereka akan mendapatkan kekuatan untuk melakukan sebuah perjuangan intelektual melawan kekejaman. Oleh karena itu, menerapkan sistem tata prilaku Qurani akan membawa kita menuju akhir dari kekejaman tidak hanya di Palestina, melainkan juga di seluruh dunia. Kewajiban umat Islam adalah menyebarluaskan tata prilaku tersebut. &lt;/p&gt;             &lt;table align="center" bgcolor="#ffffff" border="1" bordercolor="#808080" cellpadding="2" cellspacing="0" width="550"&gt;               &lt;tbody&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td height="154"&gt;                   &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/77.jpg" height="178" hspace="3" vspace="3" width="165" /&gt;&lt;span class="resimalti"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/77a.jpg" height="178" hspace="3" vspace="3" width="358" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="boxtext"&gt;Imigran Yahudi yang diajarkan dengan semboyan “Setiap orang harus bekerja dengan satu tangan, dan memegang senjata di tangan lainnya” segera mengambil bagian dalam gerakan Zionis. Sementara beberapa orang mengorganisir demonstrasi dengan spanduk bertuliskan “Yerusalem adalah Milik Kami,” lainnya mengebom desa-desa Palestina.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Dalam bab-bab berikut, kita akan membahas lebih dekat rasa sakit dan kesulitan yang dialami selama bertahun-tahun oleh para pengungsi Palestina. Namun sebelum kita ke sana, kita akan melihat teror Zionis dan teknik yang digunakannya untuk mengusir orang-orang Palestina dari rumah-rumah mereka. &lt;/p&gt;             &lt;table align="center" bgcolor="#ffffff" border="1" bordercolor="#808080" cellpadding="2" cellspacing="0" width="552"&gt;               &lt;tbody&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt;                   &lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/78.jpg" height="237" hspace="3" vspace="3" width="172" /&gt;&lt;span class="resimalti"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/78a.jpg" height="237" hspace="3" vspace="3" width="326" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="boxtext"&gt;Akibat kepungan selama 3 tahun oleh kekuatan Israel, kamp pengungsian Bourj al-Barajneh di dekat Beirut hancur total. Foto ini menggambarkan keadaan kamp pada tahun 1988. &lt;/span&gt;&lt;span class="resimalti"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/79.jpg" align="left" height="300" width="299" /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/79a.jpg" height="150" width="250" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/79b.jpg" height="150" width="247" /&gt; &lt;span class="boxtext"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Orang-orang Palestina yang tinggal di kamp-kamp pengungsian di Libanon dan Yordania masih berjuang mengatasi kesulitan besar selama bertahun-tahun. Kelaparan, wabah penyakit, cuaca buruk, dan berlanjutnya rasa takut akan serangan baru Israel menjadi kenyataan hidup mereka. Pemandangan barak yang didirikan oleh PBB menunjukkan parahnya kemiskinan mereka.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p class="hyg"&gt; &lt;/p&gt;             &lt;span class="dipnot"&gt;&lt;a name="15"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="boxtext"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6656542672449258291-3143515979798003916?l=pesmaic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pesmaic.blogspot.com/feeds/3143515979798003916/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/zionisme-sebuah-nasionalisme-sekuler.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/3143515979798003916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6656542672449258291/posts/default/3143515979798003916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pesmaic.blogspot.com/2009/01/zionisme-sebuah-nasionalisme-sekuler.html' title='ZIONISME: SEBUAH NASIONALISME SEKULER YANG MENGKHIANATI YUDAISME'/><author><name>rofieQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07066910910062856999</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_u2WiGqA4rgs/SF2kSmFIxpI/AAAAAAAAAAc/jSu5IpYDhyY/S220/Picture0002.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_u2WiGqA4rgs/SXFtf9pRscI/AAAAAAAAABU/Ryw7kSS7aSE/s72-c/62.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
